Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Yogyakarta 22/11/21). Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pengalaman belajar bagi mahasiswa serta wujud implementasi kerja sama Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) dengan Rosatom Technical Academy, telah diselenggarakan 4 (empat) kali kuliah umum secara daring pada tahun 2021. Kuliah umum diselenggarakan dengan menghadirkan narasumber dari RosatomTech yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Kuliah umum pertama dilaksanakan tanggal 16 September 2021 (14.00 – 18.00 WIB), dengan judul Nuclear Radiation Safety and Protection in Industry dengan narasumber Dr. Oksana Alexandrova dan Dr. Elena Onischuk. Kuliah umum diikuti sekitar 64 mahasiswa Poltek Nuklir yang sedang mengikuti Pelatihan Proteksi Radiasi Industri Tingkat I. Materi yang disampaikan meliputi basic concept, terminology and definitions, dose functional, radiation risk, dan overview of nuclear security. Diharapkan, dari materi yang disampaikan pemahaman mahasiswa calon petugas proteksi radiasi semakin bertambah serta dapat melengkapi materi pelatihan yang telah dilakukan.

Kuliah umum ke dua dilaksanakan pada 23 September 2021 (14.00 – 18.00 WIB), dengan judul Radioactive Waste and Environtmental Management Technologies in Russia. Narasumber pada kuliah ini adalah Dr. Artem Nikolaev. Kuliah umum wajib diikuti mahasiswa Poltek Nuklir program studi Teknokimia Nuklir, tetapi juga terbuka untuk mahasiswa program studi yang lain. Kuliah umum diikuti oleh sekitar 60 orang mahasiswa. Mahasiswa terlihat cukup antusias mengikuti kuliah ini terlebih materi pengolahan limbah radioaktif dan manajemen lingkungan ini terkait langsung dengan salah satu matakuliah mereka dan dapat melihat apa yang telah dilakukan oleh negara Rusia terkait permasalahan ini.

Kuliah umum ke tiga dilaksanakan pada 7 Oktober 2021 (14.00 – 18.00 WIB), dengan judul Reactor/Nuclear Facilities Maintenance Technology and Aging Management. Kali ini, kuliah umum disampaikan oleh Dr. Alexander Antonov. Kuliah umum ini wajib diikuti oleh mahasiswa program studi Elektro Mekanika dan diikuti sekitar 40 mahasiswa. Pada bagian pertama, Dr. Antonov menjelaskan tentang pentingnya Aging Management di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Program Resource Management, sebagai salah satu program untuk memenuhi unsur kehandalan di PLTN juga dijelaskan. Bagian kedua menjelaskan pengaruh sistem pemantauan dan kontrol aging (penuaan) terhadap penurunan operabilitas dan keandalan pada fasilitas nuklir. Beberapa contoh program pengendalian aging juga diberikan, yang dikategorikan menjadi dua bagian utama: pemeliharaan preventif dan pemeliharaan diagnostik.

Kuliah umum ke empat dilaksanakan pada 20 Oktober 2021 (14.00 – 18.00 WIB), dengan judul The Aplication of Radiation and Nuclear Technologies to Ensure Public and Environtmental Health. Kuliah ini disampaikan oleh Prof. Yuri Anokhin yang merupakan Lead expert of International Activity, Rosatom Tech. Kuliah umum ini wajib diikuti mahasiswa prodi Teknokimia Nuklir, dan diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa. Disampaikan oleh Yuri, bahwa ada tiga 3 (tiga) teknologi iradiasi yang utama yaitu dari e-beam, x-ray, dan sumber gamma. Lebih lanjut, Yuri menjelaskan terkait dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing teknologi serta pemanfaatannya dalam bidang industri dan kesehatan, termasuk dalam memerangi pandemic Covid-19.

Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kuliah umum ini. Salah satunya adalah Wahyu Setia Murti, mahasiswa Poltek Nuklir yang ingin mengetahui lebih lengkap terkait dengan cara sterilisasi dengan teknologi radiasi.  “Bagaimana cara sterilisasi peralatan medis untuk melawan virus corona di Rusia dengan teknologi radiasi dan fasilitas yang seperti apa, apakah tidak berpengaruh pada sifat/karakter material?” ungkapnya. Yuri menjelaskan, bahwa barang yang akan disterilisasi dibawa ke fasilitas irradiator, kemudian diradiasi pada dosis tertentu sesuai dengan material yang digunakan, sehingga radiasi tidak merusak material tersebut.

Diharapkan, dengan diselenggarakannya kuliah umum ini dapat menambah wawasan dan semangat mahasiswa dan civitas Poltek Nuklir untuk membumikan Iptek Nuklir di Indonesia demi kemaslahatan umat manusia. (fn/rn/ed:tek)