Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Kendal, 26/10/2021) Wajah Simbah Sambi Wiyoto 90 tahun nampak cerah, menyiratkan kebahagiaan saat mengikuti panen raya varietas padi Sidenuk (Aplikasi Dedikasi Nuklir) dan pesta budaya rakyat, sekaligus pengenalan produk UMKM yang digelar pemerintah Desa Pakis, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (26/10). Sidenuk merupakan varietas padi unggul yang dihasilkan oleh peneliti di Pusat Riset Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan memanfaatkan radiasi sinar gamma.

Wiyoto merasa puas menanam padi varietas sidenuk yang ditanamnya dari benih terbaik dan memberikan hasil yang menggembirakan. “Saya bertani sudah 70 tahun dan baru kali ini hasilnya sangat memuaskan,” ujar Wiyoto.

Kepala Desa Pakis, Wibisono mengisahkan perjalanan waktu dari 6 bulan lalu mendapat program pemberian benih Sidenuk, dimana bibit disemai dan tanam di lahan seluas 6 hektar. Hasilnya sangat baik, dan mendukung pengembangan desa Pakis menjadi desa wisata dengan ikon hamparan sawah cantik dan bersih, kesenian rakyat yang terus dilestarikan dan produk lokal yang akan terus ditingkatkan.

Menurut Wibisono, inovasi yang bertumbuh dari keinginan masyarakat menjadi modal besar untuk dapat menjadi harapan penopang perekonomian masyarakat desa setempat, dan sekitarnya. “Saya bangga dan berterimakasih kepada STTN atas program yang dipercayakan, dan acara akan diawali dengan tasyakuran panen untuk yang pertama kali dalam upacara wiwitan,” kata Wibisono.

Wakil Ketua II Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Sugili Putra dalam sambutannya menyampaikan bahwa jika kebanyakan masyarakat mengetahui aplikasi Teknologi Nuklir berkonotasi keburukan, maka terbukti sebaliknya untuk saat ini dengan adanya panen raya yang menggembirakan. “Jika aplikasi ini diterima, insha Alloh program ini akan bisa dilanjutkan bersama,” ujar  Sugili.  

Ia menjelaskan, kegiatan panen raya ini merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), melalui program penanaman padi Sidenuk, pendampingan selama masa tanam, hingga panen. Sikap terbuka pemerintah desa memberikan peluang untuk bekerja sama, bertukar pikiran untuk melihat potensi potensi desa, untuk kemudian seiring berjalannya waktu akan mulai dikembangkan sebagai potensi khas dari desa Pakis.

Letak desa Pakis yang berada di lembah pegunungan, suasana asri, lahan yang masih terjaga, serta budaya tradisional memungkinkan untuk digarap menjadi peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Panen raya dilakukan dengan simbolis pemotongan padi oleh Wakil Bupati Kendal (H. Windu Suko Basuki, SH), Camat Limbangan (Widodo S. Sos) , dan Kepala Desa Pakis (Wibisono) didampingi Wakil Ketua 2 STTN (Sugili Putra, M. Sc).

Pada saat yang sama dilakukan juga penyerahan Surat Ketetapan Bupati Kendal yang menetapkan  Desa Pakis sebagai Desa Wisata diserahkan oleh Wakil Bupati Kendal. Acara berjalan dalam sukacita dan kesyukuran, dihadiri warga masyarakat, petani penanam padi Sidenuk, Aparat/Kepala Desa se Kecamatan Limbangan, dan unsur terkait lainnya.

Acara panen raya juga dimeriahkan dengan penampilan rebana, tarian dan pertunjukan kuda lumping. Keterpurukan ekonomi di masa pandemic seakan terobati dengan gelaran acara ini. Pertanian mencukupkan, wisata memberdayakan, Iptek Nuklir  mensejahterakan.(rtm)