Gedung STTN dan Fasilitas
Sertifikasi Mahasiswa STTN
Pembelajaran di STTN
Kerjasama
Wisuda dan Alumni
Pengabdian Masyarakat

(Yogyakarta, 15/8/21). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi bidang kenukliran, kembali melaksanakan pengabdian masyarakat kepada salah satu perusahaan migas di Surabaya dalam bentuk inspeksi. Inspeksi dilakukan dalam rangka perawatan rutin, untuk menjamin keamanan instalasi dengan mengetahui kondisi instalasi dari hasil inspeksi menggunakan Detector Digital Radiografi (DDR) metode Profiling. Hal ini dilakukan karena metode Profiling dirasa sangat efektif untuk memastikan kondisi instalasi pipa migas, selain cepat prosesnya juga bisa mengetahui ukuran thicknes dari pipa instalasi secara lebih akurat.  Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 24 – 28 Agustus 2021 dan 7 – 9 September 2021 dengan melibatkan 2 pegawai STTN yang telah memiliki sertifikasi radiografi, yaitu Tasih Mulyono, SST (Radiografi L-2) dan Haerul Ahmadi, M. Sc (Radiografi L-1).

(Yogyakarta, 13/09/2021). Pada hari Senin (13/09), menjadi hari yang ditunggu oleh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) tahun akademik 2021/2022. Bagaimana tidak, kuliah perdana dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Sumber Daya Manusia Badan Riset dan Inovasi Nasional (SDM BRIN), Edy Giri Rachman Putra, Ph. D, dan menjadi momen istimewa yang mengantarkan status mahasiswa baru memasuki perkuliahan. Kuliah perdana dalam bentuk kuliah umum menghadirkan narasumber yang juga istimewa yaitu Prof Dr Ir Anhar Riza Antariksawan. Anhar adalah seorang Ahli Peneliti Utama Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional, sebelumnya menjadi Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) periode 2016 - 2021.  Kuliah Umum diikuti oleh sekitar 300 peserta secara daring, yang terdiri dari mahasiswa baru program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), mahasiswa baru regular, dan civitas akademika di STTN.

(Yogyakarta, 11 September 2021). Pada hari Rabu, 1 September 2021, telah dilaksanakan pembahasan perjanjian kerja sama antara Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG-UGM). Pembahasan ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya menjajagi kebutuhan adanya kerja sama diantara kedua pihak. Pembahasan difasilitasi oleh Biro Hukum Humas dan Kerja Sama (BHHK OR TN BRIN), Subkoordinator Kerja Sama Dalam Negeri (V. Dewi Koorag, SH, dan Devina Prajna, SH)

(Yogyakarta, 8/9/21). Dalam rangka memberikan pengetahuan, membangun kesadaran mahasiswa tentang pentingnya penerapan literasi digital saat berkomunikasi di platform digital, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) mengikuti pembekalan literasi digital yang dilaksanakan oleh Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Pusat Studi Kecerdasan Digital (PSKD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dan Siberkreasi. Pembekalan diikuti seluruh mahasiswa angkatan 2018 sampai dengan 2021 secara daring pada hari Rabu, 8 September 2021.

(Yogyakarta, 7/9/21). Pada hari Minggu 29 Agustus 2021, telah dilaksanakan kegiatan silaturahmi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan jajaran Pimpinan Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) dan Pusat Sains Teknologi Akselerator (PSTA), sebagai satu Kawasan Nuklir Yogyakarta (KNY).

Busthomi dari Biro Perencanaan (BP) dalam pengantarnya menyampaikan sekilas sejarah STTN yang pada awalnya merupakan perguruan tinggi kedinasan yang berdiri pada tahun 1985 dengan nama Pendidikan Ahli Teknik Nuklir (PATN). Pada tahun 2001 bertransformasi menjadi STTN. STTN sebagai perguruan tinggi vokasi kenukliran di Indonesia memiliki fasilitas pembelajaran yang lengkap, seperti Iradiator, Betatron, menjadi lebih lengkap lagi dengan didukung fasilitas dari PSTA seperti Reaktor, Akselerator, Mesin Berkas Elektron dan juga yang sedang berkembang adalah pembelajaran jarak jauh dengan Internet Reactor Labolatory (IRL).