Slide item 1

Faktor keselamatan terhadap para pekerjanya selalu menjadi prioritas utama sehingga setiap pekerja wajib menggunakan dosimeter film atau dosimeter termoluminisensi (TLD) saat bertugas

Slide item 2

Faktor manusia serta budaya keamanan adalah faktor yang sangat penting dalam menjamin keamanan di fasilitas, infrastruktur, transportasi bahan nuklir dan keselamatan personil itu sendiri.

(Surabaya, 20/09/2016) Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) - BATAN bekerja sama dengan Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Surabaya - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyelenggarakan Kegiatan Pertemuan Interkomparasi Tahun 2016 bertema “Dengan Interkomparasi Kita Tingkatkan Budaya Keselamatan Radiasi”  pada tanggal 20 - 22 September 2016  di Hotel Santika Premiere - Surabaya. Perka Batan No.123/2013, PTKMR BATAN selaku Laboratorium Dosimetri Standar Sekunder (LDSS) bertugas melakukan pembinaan laboratorium-laboratorium dosimetri tersier, mengembangkan prosedur dan metode kalibrasi alat ukur radiasi, serta melayani kalibrasi alat ukur radiasi dan standardisasi radionuklida.

(Jakarta, 02/09/2016) Pemantauan Penerapan Sistem Manajemen Terpadu adalah salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pusat Standardisasi Mutu Nuklir (PSMN) - BATAN sebagai salah satu bagian dari kegiatan untuk penilaian BATAN Quality Award (BQA). Pemantauan dilakukan dengan mengisi kuesioner yang telah dikirimkan oleh PSMN beserta dengan bukti-bukti tertulis sebagai pendukung. Pemantauan ini dibagi dalam beberapa bagian yaitu kepemimpinan, rencana strategis, sumber daya manusia, kemitraan dan proses yang ada di PTKMR.

kum ptkmr 2016

(Bogor, 25/08/2016) Kaji Ulang Dokumen (KUD) PTKMR – BATAN adalah salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Unit Jaminan Mutu PTKMR sebagai pelaksanaan peningkatan berkelanjutan yang dilakukan oleh PTKMR. Acara tersebut dibuka oleh Kepala PTKMR dan dilaksanakan di Graha Transportasi Kementerian Perhubungan, Cisarua – Bogor pada tanggal 25 Agustus 2016. Selain itu, kegiatan ini adalah sebagai salah satu bagian dari Reformasi Birokrasi di BATAN. Dalam sambutannya kepala PTKMR menyampaikan bahwa Kaji Ulang Dokumen (KUD) PTKMR yang dilaksanakan secara rutin bukan hanya untuk kegiatan rutin biasa tetapi adalah membuat suatu perubahan dan sebagai wadah menyampaikan ide-ide yang akan direalisasikan dalam bentuk dokumen. Sehingga dokumen tersebut menjadi legal dan akan  memudahkan dalam pemeriksaan pihak berkepentingan. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat dokumen baru, dengan dihadiri oleh pembuat Dokumen, pemeriksa dan yang mensahkannya perwakilan dari masing-masing subbidang/bagian/kelompok.

(Bali, 05/09/2016) Nuklir dan sumber radioaktif adalah dua hal yang berbeda. Nuklir dapat diartikan sebagai tenaga atau energi yang dihasilkan dari proses reaksi nuklir, seperti yang terjadi pada reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Sedangkan sumber radioaktif adalah unsur yang bisa memancarkan radiasi karena sifatnya yang tidak stabil.

Sumber radioaktif ada yang bersifat alami dan buatan. Sumber radioaktif alami dapat ditemukan dimana saja, antara lain di udara, lapisan kulit bumi, di dalam makanan dan minuman bahkan di dalam tubuh manusia. Sumber radioaktif alami sudah ada sejak terbentuknya alam, namun karena kandungannya yang kecil, tubuh manusia mampu mengadaptasi, oleh karena itu sumber radioaktif alami tidak banyak berpengaruh terhadap kesehatan meskipun berada di dalam tubuh.

(Jakarta, 03/09/2016) Dengan mengusung tema “Litbang dan layanan Prima untuk Keselamatan Pekerja, Masyarakat dan Lingkungan”, Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) menggelar acara Temu Pelanggan PTKMR 2016 di Auditorium Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Pasar Jumat, Jakarta Selatan (01/09). Menurut ketua panitia penyelenggara, Wahyudi, acara temu pelanggan ini digelar dengan harapan dapat mempererat hubungan antara PTKMR dengan para mitra/pengguna maupun antar sesama mitra/pengguna sehingga mutu layanan yang diberikan oleh PTKMR dapat semakin meningkat.