HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 17/07/2020). Tahukah kamu, varietas mutan komersial pertama di dunia dihasilkan di Indonesia? Varietas itu bernama Clorina, varietas tembakau asal Klaten yang ditemukan oleh peneliti dari Belanda, D. Tollenaar. Varietas Clorina berasal dari varietas Kinari yang diiradiasi dengan sinar X pada tahun 1934. Pada tahun 1936, tanaman ini telah mengisi 10 persen areal penanaman tembakau di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh peneliti Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Sobrizal, pada Seminar Daring bertajuk “Perbaikan Varietas Padi Lokal dengan Teknik Mutasi Radiasi”, yang disiarkan melalui video konferensi Zoom dan live di Youtube, Jumat (17/07).

“Tetapi ini tidak tidak berlangsung lama, karena pada tahun 1942 terjadi Perang Dunia II, sehingga pasar tembakau di Eropa terganggu dan gairah tanam tembakau di Indonesia juga berkurang,” jelas Sobrizal.

(Jakarta, 17/07/2020). Perbaikan varietas padi lokal saat ini menjadi salah satu fokus kegiatan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Hal ini bertujuan untuk memperbaiki varietas padi lokal yang umumnya memiliki umur tanam yang panjang dan bentuk padi yang tinggi sehingga mudah rebah, namun memiliki aroma dan rasa yang disukai masyarakat setempat. Salah satu varietas terbaru yang telah berhasil dilepas bernama Lampai Sirandah, yang merupakan perbaikan varietas lokal padi Lampai Kuniang dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Kepala Seksi Pemerintahan dan Kependudukan Kec. IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Hendra, mengatakan, kerjasama antara BATAN dengan Pemda Sijunjung dirintis sejak tahun 2015, ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BATAN dengan Kabupaten Sijunjung. Ia mengatakan, padi lokal Lampai Kuniang disukai masyarakat setempat dengan tekstur nasi yang pera, namun dalam pengembangannya terkendala umur tanam yang panjang dan mudah rebah.

“Perbaikan kedua kelemahan ini kami lakukan bersama dengan BATAN melalui pemuliaan mutasi,” ungkapnya dalam Seminar Daring yang bertajuk “Perbaikan Varietas Padi Lokal dengan Teknik Mutasi Radiasi”, yang disiarkan melalui video konferensi zoom dan live di Youtube, Jumat (17/07).

(Jakarta, 15 Juli 2020), Dalam rangka pembuatan Laporan Kegiatan pada Aplikasi SIPL 2019,  Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek)   Pelaporan Kegiatan pada Aplikasi SIPL 2019 dengan menghadirkan narasumber dari Biro Perencanaan Fachrul Sukma Sari Refra, S.Si., ME. Melalui Video Conference. acara ini diikuti pegawai PIR yang terdiri dari Penanggung Jawab Kegiatan, Kepala Bidang, Kepala Balai, Kepala bagian Tata Usaha, dan staf PKDI.

(Jakarta, 14 Juli 2020), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) didukung oleh Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK)-BATAN dan Humas BATAN  menyelenggarakan Seminar Daring Aplikasi Teknik Nuklir pada Bidang Pertanian dengan tema “Teknik Nuklir dalam Bidang Pertanian untuk mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan”, yang diadakan selama 4 hari yaitu pada tanggal 14, 17, 21 dan 24 Juli 2020. Selasa (14/7), Seminar Daring Aplikasi Teknik Nuklir pada Bidang Pertanian dimulai dan dibagi menjadi 2 Seri, yaitu Seri ke-1 Kelompok Penelitian Entomologi dengan topik Pengendalian Hama dan Organisme Pengganggu pada Produk Pertanian di pagi hari dari jam 08.30 - 11.30 WIB. Seminar yang dibuka secara umum ini pada Seri ke-1 menampilkan 4 pembicara yaitu Dr. Murni Indarwatmi, M.Si. dan Hadian Iman Sasmita, M.Si. (PAIR-BATAN), Ir. Turhadi Noerahman, M.Si. (Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian), dan Dr. Saputa (Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultasi Pertanian UGM).

(Jakarta, 7 Juli 2020), Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Totti Tjiptosumirat dan Presiden Direktur PT Umega Maju Bersama , Daswir Lelo, sepakat mengadakan Kerja Sama yang ditandai dengan penandatangan naskah Kerja Sama (PKS), Selasa (7/7) bertempat di Ruang Madya-PAIR. Perjanjian Kerja Sama ini terkait tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Uji Tak Rusak.