HUTRI76
Slide_wbk
Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 21 Juni 2021). Dalam rangka memberikan pemahaman lebih awal di dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri SIPIL (PNS), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi-Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR-BATAN) menyelenggarakan “Sosialisasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenpanRB) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja  PNS”, pada tanggal 21 Juni 2021 yang dihadiri oleh 127 pegawai.

(Jakarta, 19 April 2021). Dalam rangka keberlanjutan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dan pencanangan Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi-Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR-BATAN) menyelenggarakan “Workshop dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi” pada tanggal 15 Juni 2021. Acara diselenggarakan dengan menghadirkan Narasumber Wuryono Prakoso, Plh. Direktur Sosialisasi Kampanye dan Anti Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kriswanto, SE, Inspektur BATAN, dengan  dimoderatori oleh Dr. Hendig Winarno, M.Sc  dan acara ini diikuti oleh 211 peserta yang terdiri dari pegawai PAIR, beberapa Pimpinan Tinggi Pratama dan pegawai dari beberapa Unit Kerja di BATAN.

(Jakarta, 11/06/2021) Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Mahmud bersama jajarannya melakukan kunjungan ke Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Jumat (11/06). Kunjungan ini dimaksudkan, selain dapat melihat secara langsung pemanfaatan iptek nuklir di bidang pertanian, Bupati juga, menerima Surat Keputusan Menteri Pertanian terkait pelepasan calon varietas padi yakni Dayang Muratan 1 dan Dayang Muratan 2.

Kedua varietas padi unggul ini merupakan hasil perbaikan dari varietas lokal dengan nama dayang windu. Melalui kerja sama antara PAIR dengan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, varietas padi dayang windu yang sangat digemari oleh masyarakat Musi Rawas menjadi lebih unggul.

Bupati Musi Rawas menyatakan bahwa padi dayang windu merupakan padi lokal yang sangat disukai oleh masyarakat khususnya di Sumatera Selatan karena berasnya wangi dan pulen. “Saya sudah mengenal padi dayang windu sejak kecil, dan memang sangat terkenal di lingkungan masyarakat Musi Rawas,” kata Ratna.

Padi dayang windu menurut Bupati, batangnya tinggi sehingga kalau ada angin kencang mudah rebah. Selain itu, umur tanamnya juga relatif lama yakni sekitar 6 bulan, sehingga dalam satu tahun, petani hanya dapat memanen padi dayang windu paling banyak dua kali.

(Jakarta, 9 Juni 2021), Dalam rangka memperkaya ilmu pengetahuan bagi pegawai Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), pada hari Rabu tanggal 9 Juni 2021, Tim Manajemen Pengetahuan Nuklir (MPN) PAIR menyelenggarakan Sharing Knowledge PAIR-BATAN 2021 dengan tema “Sharing Knowledge PAIR Lestari“. Acara ini diselenggarakan dengan menghadirkan 4 orang Narasumber yang telah menyelesaikan program belajar S-2 dan S-3, yaitu : Hadian Iman Sasmita, M.Sc, Dr. Teguh Wahyono, M.Si, Dr. Rahmawati, M,Si, dan Dr. Dien Puji Rahayu, M.Farm, dengan  dimoderatori oleh Dr. Irawan Sogoro dan Dr. Nunung Nuryanthi, dan acara ini diikuti oleh 130 peserta dari PAIR, PDK, PSTBM, PTKMR, PSTNT dan Universitas Mulawarman melalui zoom dan 212 orang melalui YouTube.

(Jakarta, 20/05/2021) Penanganan sampah plastik di Indonesia masih menjadi permasalahan yang serius.  Terkait hal itu Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) siap mengimplementasikan Nuclear Technology for Controlling Plastic Pollution (NUTEC Plastic) untuk menekan sampah plastik di Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri LHK, Siti Nurbaya pada International Atomic Energy Agency (IAEA) Round Table Discussion for The Asia and the Pacific Region “NUTEC Plastic: Atoms Contributing to the Search for Solutions to Plastic Pollution” yang dilaksanakan secara virtual pada Selasa, (18/5/2021). Siti Nurbaya mengatakan, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) telah menyiapkan dokumen rencana implementasi NUTEC Plastic.

"Melalui program ini diharapkan penggunaan iradiasi (polimerasi) dalam daur ulang limbah plastik dapat dikembangkan lebih lanjut melalui sektor industri pada skala ekonomi," ujar Siti Nurbaya

Kendati demikian, lanjut Siti Nurbaya sebagaimana dilansir pada Suara.com, Rabu (18/05), pengimplementasian NUTEC Plastic bukanlah perkara mudah, KLHK akan mengkaji dan melakukan penelitian terlebih dahulu. Khususnya, terkait pengembangan komposit plastik yang terbuat dari komposit serat selulosa dan mikroplastik radio-trace serta radioekologi akuatik. Pengkajian dan penelitian ini dilakukan mulai tahun 2020 hingga 2024.