Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 9 April 2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan BATAN No. 1 Tahun 2019 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai BATAN dan Penyegaran Disiplin Pegawai, di Auditorium PAIR, Selasa (09/04). Kegiatan sosialisasi ini diisi oleh Kepala Bagian Mutasi Kepegawaian, Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (BSDMO),  M. Tamyiz, dihadiri oleh seluruh pegawai PAIR.

Kepala PAIR, Totti Tjiptosumirat dalam sambutan pembukaannya mengatakan, kegiatan ini akan menyampaikan dua topik yang akan disampaikan yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Adanya Peraturan BATAN No. 1 Tahun 2019 memberikan perubahan bahwa pemberian tunjangan kinerja didasarkan pada kinerja pegawai dan kinerja Unit Kerja.

Disiplin terutama berkenaan dengan tertib membuat laporan. Diharapkan tidak hanya menuntut haknya saja tetapi kewajiban harus dipenuhi.  Totti menghimbau dan mengajak seluruh karyawan untuk bersatu, maju dan juara sesuai dengan moto PAIR.

(Serang, 20/03/2019). Varietas mutasi radiasi Banten atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mustaban telah dilepas oleh Kementerian Pertanian pada Desember 2017 lalu. Director of the Joint FAO/IAEA Division of Nuclear Techniques in Food and Agriculture (NAFA), Mr. Qu Liang, dalam rangkaian kunjungan kerjanya berkesempatan menemui dan berdiskusi langsung dengan para penangkar benih dan petani di Desa Kasemen, Serang, Banten. Kedatangan Liang ini bertujuan untuk mendengarkan pengalaman dari penangkar benih dan petani yang menggunakan varietas benih padi unggul BATAN yang ke – 22 tersebut.

Menurut data Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH), Dinas Pertanian, Provinsi Banten, benih pokok tanaman varietas Mustaban yang merupakan perbaikan dari varietas padi lokal asal Banten, yakni Kewal , kini telah ditanam di lahan seluas 36.5 hektar di Provinsi Banten, antara lain di Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang, Banten.

(Jakarta, 18/03/2019). Director of the Joint FAO/IAEA Division of Nuclear Techniques in Food and Agriculture (NAFA), Mr. Qu Liang melaksanakan kunjungan kerja ke Indonesia dalam rangka membahas perkembangan kerjasama di bidang pemuliaan tanaman, dalam kaitan status BATAN sebagai Pusat Kolaborasi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan program pertanian ramah iklim (climate-smart agriculture) dalam kaitan antara program pemuliaan tanaman dan program manajemen air dan tanah. Selain itu, Liang akan bertemu dengan pemangku kepentingan nasional guna mendorong perluasan kontribusi varietas nuklir yang dapat meningkatkan dampak sosial dan ekonomi bagi petani daerah.

Pada hari pertama, Senin (18/03), Liang berkunjung ke Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta. Salah satu pembahasan diskusi adalah mengenai proyek tempe yang melibatkan 3 organisasi internasional sekaligus, yakni IAEA, Organisasi  Pangan dan Pertanian(FAO), dan Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO), serta Kementerian/Lembaga tingkat nasional, yakni BATAN yang berada dalam koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perindustrian.

(Jakarta, 18/03/2019). Director of the Joint FAO/IAEA Division of Nuclear Techniques in Food and Agriculture (NAFA), Mr. Qu Liang melaksanakan kunjungan kerja ke Indonesia dalam rangka membahas perkembangan kerjasama di bidang pemuliaan tanaman, dalam kaitan status BATAN sebagai Pusat Kolaborasi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan program pertanian ramah iklim (climate-smart agriculture) dalam kaitan antara program pemuliaan tanaman dan program manajemen air dan tanah. Selain itu, Liang akan bertemu dengan pemangku kepentingan nasional guna mendorong perluasan kontribusi varietas nuklir yang dapat meningkatkan dampak sosial dan ekonomi bagi petani daerah.

Pada hari pertama, Senin (18/03), Liang berkunjung ke Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta. Salah satu pembahasan diskusi adalah mengenai proyek tempe yang melibatkan 3 organisasi internasional sekaligus, yakni IAEA, Organisasi  Pangan dan Pertanian(FAO), dan Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO), serta Kementerian/Lembaga tingkat nasional, yakni BATAN yang berada dalam koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perindustrian.

Bogor (12/03/2019). Dalam rangka penerapan sinergi Pusat Unggulan Iptek (PUI) Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi  dengan lembaga PUI Kebun Raya Bogor (KRB) – LIPI dan Balai PenelitianTanaman Hias (Balithi) -Kementrian Pertanian, telah dilakukan penyusunan draf  Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada tanggal 12 Maret 2019 bertempat di Kebun Raya Bogor dengan salah satu ruang lingkup kerjasamanya adalah penelitian terkait aplikasi iptek nuklir untuk menghasilkan varietas unggul baru (VUB).