HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 15 Juni 2020), Selama 5 (lima) hari sejak Senin (8/6) hingga Jumat (12/6) , Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) menyelenggarakan sharing knowledge dengan narasumber para Peneliti Ahli Utama. Sharing knowledge kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena melalui aplikasi meeting on-line atau daring. Peserta yang diundang adalah para pejabat fungsional di lingkungan PAIR walau tidak menutup kemungkinan para pegawai di lingkungan PAIR yang berminat dapat mengikutinya. Rata-rata setiap hari peserta yang hadir sebanyak 90 orang.

Hari ke-1, diawali dengan presenter Prof. Dr. Ishak, M.Sc., M.ID, yang memaparkan tentang   “Seleksi Mutan Aromatik Menggunakan “Moleculer Assited Selection” pada Galur Mutan Ciherang”, dengan


Moderator Dr. Winda Puspitasari, M.Si. Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa penerapan biologi molekuler dapat meningkatkan efektivitas dalam program pemuliaan tanaman.

(Jakarta, 8 Juni 2020), Memasuki program Pemerintah dalam masa transisi PSBB menghadapi covid-19, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi-Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR-BATAN) menyelenggarakan Sharing Knowledge yang dilaksanakan oleh Peneliti Ahli Utama mulai tanggal 8 sampai dengan 12 Juni 2020 secara virtual melalui aplikasi Yealink.

(Jakarta, 24/04/2020) Pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia khususnya di bidang kesehatan semakin meningkat dan tak dapat dipungkiri lagi. Berbagai fasilitas nuklir untuk bidang kesehatan telah dimiliki Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), salah satunya adalah Bank Jaringan Riset BATAN (BJRB) yang dapat digunakan untuk menyimpan tulang kranium pasien rumah sakit.

Pada mulanya, BJRB dimanfaatkan untuk mengembangkan amnion liofilisasi steril radiasi yang dapat digunakan sebagai pembalut luka. Amnion merupakan membran yang terdapat pada selaput ketuban (plasenta) bayi yang efektif mempercepat penyembuhan luka bakar, luka terbuka, dan luka akibat bedah caesar.

Peneliti Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) BATAN, Basril Abas menjelaskan, pada perkembangannya BJRB dimanfaatkan untuk menyimpan sebagian tulang kranium atau tempurung kepala pasien. Selama ini ketika melakukan operasi kraniotomi, sebagian dari tulang kranium (batok kepala) pasien harus dikeluarkan karena ada pendarahan di otak akibat strok, kecelakaan, atau tumor.

(Jakarta, 21/04/2020) Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai pahlawan pada era penjajahan Belanda yang memperjuangkan hak-hak perempuan agar mempunyai persamaan dengan kaum laki-laki. Karena itulah Kartini dijadikan simbol emansipasi yang memperjuangkan kesetaraan kaum perempuan dan laki-laki.

Di masa hidupnya, sosok Kartini sangat menjunjung tinggi ilmu pendidikan dan pengetahuan. Membaca dan menulis merupakan kegemarannya, sehingga tak heran bila Kartini memiliki pemikiran yang jauh kedepan.

Dalam sebuah kutipannya, Kartini pernah mengatakan "Dan biarpun saya tiada beruntung sampai keujung jalan itu, meskipun patah ditengah jalan, saya akan mati dengan rasa bahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ketempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri." Ungkapan itulah yang selalu dikenang dan mengajarkan kepada bangsa Indonesia, khususnya wanita memiliki rasa bangga ketika turut serta dalam meciptakan perubahan yang lebih baik untuk negara.

Keberhasilan perjuangan Kartini dapat dirasakan hingga sekarang, dan tak heran bila hari kelahirannya yakni 21 April selalu diperingati sebagai hari Kartini. Kegigihan perjuangannya harus terus diwarisi oleh generasi saat ini hingga masa yang akan datang.

(Jakarta, 11/03/2020) Pemanfaatan teknologi nuklir terus berkembang khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu pemanfaatan teknologi nuklir yang mulai dirasa oleh petani kakao atau coklat adalah teknik serangga mandul, yakni teknik radiasi nuklir yang digunakan untuk memandulkan serangga.

Penanganan secara khusus terhadap buah kakao ini dianggap penting mengingat komoditas kakao di indonesia merupakan satu komoditas penting di dalam dunia industri. Namun demikian, keberhasilan produktivitas kakao sangat dipengaruhi oleh hama yang disebut dengan penggerek buah kakao  (Cocoa Pod Borer).

Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara mengatakan, kasus hama penggerek buah coklat ini tidak hanya dialami oleh negara Indonesia, tapi negara-negara di kawasan regional asia juga mengalami hal yang sama. “Serangan hama penggerek coklat ini juga terjadi di kawasan regional asia seperti di Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang memiliki geografis dan iklim yang sama sebagai sesama negara tropis,” ujar Heru.

Melalui kerja sama teknik yang dimotori oleh Badan Tenaga Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA), empat negara yakni Indonesia, Malaysia, Philippines, dan Vietnam berkumpul membahas permasalahan hama penggerek coklat. Pertemuan yang berlangsung di Makasar selama 5 hari sejak 9 Maret 2020 ini mengusung tema Assessing the efficiency of the Sterile Insect Technique for the Control of the Cocoa Pod Borer.