HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 19 November  2020), Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengetahuan pegawai PAIR dalam bidang Ketatausahaan serta pemenuhan pengembangan Kompetensi Aparatur Siplil Negara 20 jam pelajaran dalam satu tahun, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) yang diprakarsai oleh Bagian Tata Usaha menyelenggarakan Sharing Knowledge Pengelolaan Arsip, Aplikasi Kepegawaian dan Tell Story MC secara virtual selama 2 hari, Rabu (18/11) dan Kamis (19/11) dengan narasumber pegawai PAIR di lingkungan Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah (PKDI). Sebanyak 80 orang pegawai PAIR antusias mengikuti acara ini.

(Jakarta, 23/11/2020). Teknologi nuklir telah dimanfaatkan diberbagai bidang kehidupan. Namun dibutuhkan sinergi dengan stakeholders dari berbagai multidisiplin ilmu dan integrasi dengan teknologi lain untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam era industri 4.0.

“Era 4.0 memiliki ciri perubahan yang sangat cepat. Terlebih situasi pandemi global COVID-19 yang menuntut kita untuk beradaptasi di era new normal. Maka dibutuhkan kolaborasi dengan stakeholders dari berbagai disiplin ilmu, serta bagaimana teknologi nuklir juga dapat terintegrasi dengan teknologi lainnya, bahkan menghadapi era 5.0,” ucap Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan, dalam International Conference on Nuclear Science, Technology, and Applications (ICONSTA) 2020, yang disiarkan melalui Konferensi Video Zoom dan YouTube Humas BATAN, Senin (23/11).

(Jakarta, 12 November 2020), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi menyelenggarakan Sosialisasi Kegiatan Manajemen Pengetahuan Nuklir (MPN) tahun 2020 melalui Video Conference dan diikuti oleh pegawai PAIR. Tujuan diadakan acara ini adalah untuk mensosialisasikan program kerja MPN tahun 2020, Laporan kegiatan MPN dari Bagian/Bidang/Balai/Unit serta Rencana kegiatan MPN tahun 2021.

(Jakarta, 22/10/2020), “Fokus BATAN saat ini adalah memperbanyak hasil litbang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, hasil yang berpotensi untuk dikembangkan lebih banyak lagi agar dapat dilakukan hilirisasi dan dikomersialkan” jelas Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan dihadapan awak media dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Ruang Utama Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi BATAN di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta dan diikuti pula secara daring melalui aplikasi meeting, Kamis (22/10).

“Pertanian menjadi pendukung dari kegiatan Prioritas Riset Nasional yang ada dibawah koordinasi Batan. Oleh karena itu, BATAN dalam lima tahun ini melakukan kegiatan – kegiatan yang sudah diamanatkan dalam Prioritas Riset Nasional, kegiatan utamanya itu namun tetap melakukan kegiatan – kegiatan yang menjadi dasar kompetensi BATAN untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi tersebut”, jelas Anhar.

 “Kegiatan Prioritas Riset Nasional sudah dituangkan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2019. Batan mendapat kehormatan menjadi koordinator dalam tiga bidang dan dibidang-bidang yang lain sebagai pendukungnya” paparnya.

(Jakarta, 12 Agustus 2020). Sterilisasi adalah proses yang sangat krusial dan urgent untuk kesehatan kita semua, terutama pada masa pandemi covid sekarang ini. Sterilisasi dengan metode radiasi adalah teknik yang sudah sangat matang dan establish di berbagai negara termasuk Indonesia. Untuk membahas hal tersebut Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) menyelenggarakan seminar daring  dengan tema “Aplikasi Isotop dan Radiasi untuk Sterilisasi Produk Kesehatan dan Herbal” yang disiarkan live melalui konferensi video Zoom dan Youtube Humas BATAN, Rabu (12/08).

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa aplikasi iptek nuklir untuk sterilisasi produk kesehatan dan herbal di Indonesia memiliki prospek yang sangat bagus, namun masih terkendala dengan ketersediaan fasilitas iradiasi yang saat ini dirasa masih kurang.

“Iradiasi untuk sterilisasi produk kesehatan dan herbal sebetulnya punya prospek sangat bagus, tapi kesempatan untuk semua produk kesehatan dan produk herbal itu bisa diiradiasi agar steril, itu masih sangat sedikit. Kenapa? Karena memang fasilitas iradiasi yang ada di Indonesia juga sangat sedikit,” kata Anhar.