HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 24 Juni 2020), Setelah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Seri 1 untuk Perbaikan Varietas Padi Lokal kepada daerah-daerah yang kegiatannya masih berada pada tahap awal, yaitu tepatnya populasi tanaman yang ada di lapang masih berada pada generasi M1-M3 (Rabu, 17/6), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali menyelenggarakan  Bimbingan Teknis Seri ke-2 Perbaikan Varietas Padi Lokal untuk 5 (lima) Daerah melalui Video Conference, Rabu (24/6). Bimtek seri ke-2 untuk perbaikan varietas padi lokal, ditujukan kepada daerah-daerah yang sudah mencapai hilir dengan tema “Persiapan Pelepasan Varietas dan Pengadaan Benih Nucleus Seed (NS) dan Breeder Seed (BS)”.

Kelima daerah tersebut yaitu : Tim Perbaikan Varietas Lokal Kabupaten Sijunjung (Sumatera Barat), Tim Perbaikan Varietas Lokal Kab. Musi Rawas (Sumatera Selatan), Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal Kabupaten Kerinci (Jambi), Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal Kabupaten Klaten (Jawa Tengah), Tim Perbaikan Varietas Padi  Lokal Kabupaten Tabanan (Bali). Tim Pemuliaan Tanaman padi PAIR-BATAN kembali menghadirkan 2  nara sumber yaitu  Sobrizal dan  Ita Dwimahyani, dengan moderator  Azri Kusuma Dewi.

Totti Tjiptosumirat dalam arahannya menyampaikan bahwa walaupun dengan kondisi pandemi Covid-19, PAIR-BATAN akan tetap mensupport dan mendampingi kegiatan perbaikan varietas padi lokal hingga sampai kehilirnya yaitu diperolehnya varietas unggul padi lokal yang akan mendukung ketahanan pangan daerah. “Para Peneliti PAIR-BATAN untuk saat ini tidak bisa terjun ke lapangan mendampingi Bapak/Ibu sekalian, namun kami tetap membuka akses melakukan komunikasi secara on-line atau virtual baik koordinasi maupun diskusi,  kata Totti,

Sebelum memulai laporan masing-masing Tim Perbaikan Varietas Lokal tentang kemajuan dan persiapan pelepasan varietas, dalam kalimat pengantarnya Azri sebagai moderator menyampaikan bahwa situasi pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran kepada daerah dari efek samping adanya pemberlalkuan PSBB dan karantina wilayah. Pemerintah Daerah kedepannya harus mempercepat program kemandiriannya, mampu  berswasembada pangan untuk mendukung ketahan pangan daerah masing-masing. PAIR-BATAN melalui program litbangnya sudah lama berkontribusi mendukung hal tersebut melalui perbaikan varietas padi lokal dengan pemuliaan mutasi tanaman.

Acara diawali dengan laporan Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal tiap daerah tentang kemajuan dan persiapan pelepasan varietas. Setiap Tim daerah diberikan kesempatan untuk presentasi selama 15 menit, dilanjutkan dengan diskusi.

Dalam paparannya, setiap daerah menyampaikan kemajuan/progress daerahnya dan persiapannya dalam melepas varietas benih padi. Tim Pemuliaan Tanaman PAIR-BATAN merasa senang dengan kemajuan yang dicapai masing-masing daerah, dan tak lupa memberikan masukan, saran dan bimbingan agar tiap daerah dapat mempercepat kemandiriannya dalam melepas verietas dan pengadaan Benih Nucleus Seed (NS) dan Breeder Seed (BS).  

(anari)