HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 23 Juni 2020), Di saat masa pandemi covid-19, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengikuti pertemuan awal secara daring (Kick-off meeting) Coordinated Research Project-IAEA (CRP-IAEA) Code D32035 tentang Improvement of Diagnostic and Vaccine Tool for Emerging and Re-Emerging Animal Health Threats. Kick-off meeting dimulai tanggal 23 sampai dengan 29 Juni 2020 dan 1 Juli 2020 secara virtual. Pertemuan hanya berlangsung satu jam setiap harinya yang dimulai pukul 14.00-15.00 WIB atau pukul 09.00-10.00 pagi waktu Vienna, Austria. Pertemuan dipimpin oleh Hermann Unger selaku Project Manager Officer (PMO) di Vienna, Austria dan dihadiri oleh Project Coordinator: Aissataou Diddi (Cameroon), Boky Jeanne Tuasikal (Indonesia),

Martin Kiogora Mwirigi (Kabete), Molalegne Bitew (Ethiopia), dan Muhammad Salahud Din Shah (Pakistan). Pembukaan hari pertama, Selasa (23/6), Hermann Unger, menyampaikan presentasi yang berjudul “Novel Animal Vaccine Formulation Enhancing Mucosal Immunity”. Selain Boky, selaku Project Coordinator D32035, hadir mengikuti pembukaan meeting pada hari pertama Totti Tjiptosumirat (Kepala PAIR) dan Tri Handayani (Peneliti) sebagai salah satu perwakilan anggota Tim Peneliti Pelaksana-Indonesia.

Hari kedua dan ketiga (24 – 25 Juni) akan disampaikan paparan oleh Molalegne Bitew (Ethiopia), tentang “Fowl Cholera Vaccine”, yang dilanjutkan pada hari berikutnya paparan program kerja Indonesia oleh Boky Jeanne Tuasikal (Indonesia) yang berjudul "Enhancing The Effectiveness of Gamma Irradiated Mastitis Vaccine Through Microparticle-Based Carrier Delivery, dan dilanjutkan oleh Martin Kiogora Mwirigi (Kabete) tentang “Goat and Sheep Pox Vaccine. Pada hari berikutnya, 26 Juni, pemaparan akan berlanjut dari negara Pakistan dan Cameroon tentang “Peste Des Petits Ruminants (PPR) Vaccine”. Penutupan kegiatan Kick-off meeting akan diselenggarakan pada hari Rabu, 1 Juli 2020 yaitu penyampaian kesimpulan dan kegiatan tahun pertama oleh PMO, Hermann Unger. CRP-IAEA ini merupakan kegiatan konsorsium antar unit kerja di BATAN yang melibatkan keilmuan veteriner, biomaterial, dan biologi molekuler. Peneliti yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Tri Handayani, Dadang Priyoatmodjo, Afi Chandra Trinugaraha, Darmawan Darwis, Farah Nurlidar, Devita Tetriana, dan Sofiati Purnami. (bamsu).