HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 17 Juni 2020), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) hari ini Rabu (17/6) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Seri 1 Perbaikan  Varietas Padi Lokal untuk 4 (empat) Daerah melalui Video Conference. Ke-4 daerah tersebut adalah: Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal Kota Solok (Sumatera Barat), Tim Perbaikan Varietas Padi  Lokal Kabupaten Sijunjung (Sumatera Barat), Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal Kabupaten Landak (Kalimantan Barat) dan Tim Perbaikan Varietas Padi Lokal Kabupaten Buleleng (Bali). Tim Pemuliaan Tanaman padi PAIR-BATAN menghadirkan 2  narasumber yaitu  Dr. Sobrizal dan Ir. Ita Dwimahyani.

Ita Dwimahyani mewakili Kepala PAIR dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini sangat baik, agar kegiatan koordinasi dengan mitra daerah tetap berjalan baik ditengah pandemik Covid 19 yang tengah melanda Indonesia, sehingga kemajuan kegiatan perbaikan padi lokal serta kesulitan yang mungkin dihadapi di masing-masing daerah dapat terpantau dan dikomunikasikan,  untuk selanjutnya diberikan arahan dan solusi yang baik. Kesulitan dan kemajuan kegiatan perbaikan varietas padi lokal dimasing-masing daerah diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lainnya. Ita juga menyampaikan permintaan maaf bahwa Kepala PAIR tidak dapat hadir dalam acara ini karena ada kegiatan lain yang harus dihadiri.

Bimtek Seri 1 untuk perbaikan varietas padi lokal ini ditujukan kepada daerah-daerah yang kegiatannya masih berada pada tahap awal yaitu tepatnya populasi tanaman yang ada di lapang masih berada pada generasi awal yaitu generasi M1-M3.

Manfaat diadakan acara ini adalah bisa melihat progress kegiatan di masing-masing lokasi dan sekaligus sebagai wadah untuk evaluasi dan diskusi terhadap perkembangan kegiatan dan apa yang menjadi kendala dimasing-masing lokasi. Semoga setiap lokasi dapat menghasilkan varietas padi lokal unggul baru yang ikut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan daerah, demikian harapan Ita.

Dengan moderator Azri Kusuma Dewi, acara diawali dengan laporan Tim Perbaikan Varietas Padi lokal tiap daerah tentang kegiatan dan perkembangannya. Setiap Tim daerah diberikan kesempatan untuk presentasi selama 15 menit, dilanjutkan dengan diskusi.

Dalam paparannya, setiap daerah menyampaikan kemajuan/progress daerahnya dan kendala yang dihadapinya. Selanjutnya dalam diskusi Tim Pemuliaan Tanaman PAIR_BATAN memberikan masukan, dan saran dalam mengatasi masalah tersebut.  Tiap daerah ikut terlibat dalam diskusi ini, sehingga apabila ada kendala yang sama, maka setiap daerah sudah memahami tindakan yang dapat dilakukan untuk kelancaran kegiatan.

Kedepan, acara secara virtual ini sepakati bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkala. (anari)