HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 7 Juli 2020), Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Totti Tjiptosumirat dan Presiden Direktur PT Umega Maju Bersama , Daswir Lelo, sepakat mengadakan Kerja Sama yang ditandai dengan penandatangan naskah Kerja Sama (PKS), Selasa (7/7) bertempat di Ruang Madya-PAIR. Perjanjian Kerja Sama ini terkait tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Uji Tak Rusak.

(Jakarta, 6 Juli 2020), Dalam rangka penajaman penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK)  Tahun Anggaran 2021, maka Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan KAK Tahun Anggaran 2021, Senin (6/7) bertempat di Gedung Pertemuan Utama PAIR  dengan menghadirkan Narasumber dari Biro Perencanaan Dr. Yogi Sugiawan. Dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan, yaitu setiap peserta yang hadir wajib memakai masker dan jaga jarak, acara ini dihadiri  sebanyak 31 penanggung jawab kegiatan, Kepala Bagian, Kepala Bidang, Kepala Balai.

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, Totti Tjiptosumirat selaku kepala PAIR menyampaikan bahwa tujuan diadakan Bimtek ini adalah agar dalam penyusunan KAK 2021  dapat lebih tajam dan fokus dengan substansi inti Gap Analysis dan Cost Benefit Analysis.  Totti merasa bahwa usulan kegiatan kinerja selama ini masih kurang greget, terutama pada apa yang dilakukan dan dampaknya bagi masyarakat dari kegiatan tersebut. Totti juga mengatakan bahwa penanggung jawab kegiatan harus mampu mengisi Gap Analysis tentang manfaat kepada  masyarakat, juga menyusun butir-butir analisis apa saja sebagai bahan analisis sehingga nantinya dapat menyelesaikan apabila ada timbul masalah. Harus berfikir lebih kritis dalam menyelesaikan masalah, dan pada tahun ini harus segera melaksanakan “akselerasi percepatan kegiatan”, tidak normatif hanya membuat laporan saja,  tetapi bagaimana mengatur strategi sehingga tidak terjadi penumpukan kegiatan, terutama pada Triwulan IV.

Totti berharap capaian target dan pelaksaan dapat terealisasi secara baik dan tajam. Aspek eksternal harus diperhatikan, agar hasilnya dapat bermanfaat untuk masyarakat. Tak lupa Totti mengucapkan terima kasih atas kesediaan Yogi Sugiawan dapat hadir dan memberikan bimbingan kepada para penanggung jawab kegiatan di lingkungan PAIR.

Dengan moderator Irawan Sugoro, Yogi Sugiawan tampil menyampaikan presentasi dengan Bimtek Penajaman Penyusunan KAK tahun 2021 dengan Subtansi Inti Gap Analysis dan Cost Benefit Analysis. Dalam presentasinya Yogi mengatakan bahwa hal yang penting agar KAK kita berkualitas adalah bahwa kegiatan litbang dilaksanakan harus bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu dalam membuat KAK perlu diperhatikan fungsi internal dan eksternal, dan mengubah pola penyusunan dari tahunan menjadi 5 tahunan, sehingga dapat terlihat manfaat untuk masyarakat. “Peneliti harus optimis dalam pencapaian ini, “kata Yogi.

Bimbingan Teknis ini juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menyampaikan masalah dan urun rembuk dalam acara diskusi.

Sebelum menutup acara, Irawan sebagai moderator berharap dengan adanya bimbingan ini kedepannya  perlu penajaman dalam penyusunan KAK dan fokus serta isinya mengalami perubahan dalam pola penyusunan bukan lagi tahunan tetapi 5 tahunan, sehingga kegiatan litbang dapat berkualitas dan tetap optimis. (anari)

 

(Jakarta, 25 Juni 2020), Dalam rangka menindak lanjuti rekomendasi pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir (JF-PTN), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi-Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR-BATAN) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek)  Pengisian Kuesioner Uji Petik JF-PTN tersebut pada Kamis (25/6) bertempat di Gedung Pertemuan PAIR-BATAN. Jumlah peserta dibatasi yaitu setiap bidang/balai/unit di lingkungan PAIR BATAN diwaikili oleh 2 (dua) Pejabat Fungsional Pranata Nuklir Tingkat Ahli. Sesuai dengan protokol tatanan kehdupan normal baru (new normal), setiap peserta wajib menggunakan masker dan menjaga jarak,. Setelah mengikuti kegiatan ini, setiap peserta diharapkan dapat memberikan sosialisasi kepada rekan kerja di bidang/balai/unit masing-masing.

(Jakarta, 24 Juni 2020), Setelah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Seri 1 untuk Perbaikan Varietas Padi Lokal kepada daerah-daerah yang kegiatannya masih berada pada tahap awal, yaitu tepatnya populasi tanaman yang ada di lapang masih berada pada generasi M1-M3 (Rabu, 17/6), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali menyelenggarakan  Bimbingan Teknis Seri ke-2 Perbaikan Varietas Padi Lokal untuk 5 (lima) Daerah melalui Video Conference, Rabu (24/6). Bimtek seri ke-2 untuk perbaikan varietas padi lokal, ditujukan kepada daerah-daerah yang sudah mencapai hilir dengan tema “Persiapan Pelepasan Varietas dan Pengadaan Benih Nucleus Seed (NS) dan Breeder Seed (BS)”.

(Jakarta, 23 Juni 2020), Di saat masa pandemi covid-19, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengikuti pertemuan awal secara daring (Kick-off meeting) Coordinated Research Project-IAEA (CRP-IAEA) Code D32035 tentang Improvement of Diagnostic and Vaccine Tool for Emerging and Re-Emerging Animal Health Threats. Kick-off meeting dimulai tanggal 23 sampai dengan 29 Juni 2020 dan 1 Juli 2020 secara virtual. Pertemuan hanya berlangsung satu jam setiap harinya yang dimulai pukul 14.00-15.00 WIB atau pukul 09.00-10.00 pagi waktu Vienna, Austria. Pertemuan dipimpin oleh Hermann Unger selaku Project Manager Officer (PMO) di Vienna, Austria dan dihadiri oleh Project Coordinator: Aissataou Diddi (Cameroon), Boky Jeanne Tuasikal (Indonesia),