Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

(TangSel 31/10/2019) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menyelenggarakan latihan kedaruratan tingkat fasilitas. Latihan kedaruratan kali ini digelar di lingkungan gedung 11 PTRR dengan melibatkan 47 personel termasuk tim pengamanan nuklir dan tim medis dari Poliklinik Kawasan Nuklir Serpong (KNS). Pada latihan kali ini, semua unsur dalam tim kedaruratan PTRR dilibatkan untuk menguji kesiapsiagaan personel kedaruratan. Kejadian diawali dengan tergulingnya forklift pengangkut target sumber radioaktif aktivitas tinggi yang membuat target keluar dari wadahnya. Personil pelaksana melaporkan kejadian kepada petugas pengamanan nuklir. Selanjutnya, informasi diteruskan kepada tim kedaruratan nuklir untuk melakukan penanggulangan. 

Selain itu, latihan ini juga dipantau dan dievaluasi oleh observer dari beberapa satker diantaranya Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG), Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) serta dari unsur Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).-AriefImam-

TangSel 30/10/2019. Dalam rangka peningkatan mutu lulusan, dosen Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) Yogyakarta melakukan kunjungan ke fasilitas Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR). Kunjungan tersebut dalam rangka memperoleh masukan dan penjajakan kerjasama antara STTN sebagai Lembaga Pendidikan dengan PTRR sebagai pelaku litbang (penelitian dan pengembangan) untuk meningkatkan kualitas SDM iptek nuklir. Tidak sedikit pegawai PTRR saat ini merupakan alumni Teknokimia Nuklir STTN. 

Kunjungan dosen STTN yang dipimpin oleh Ketua Jurusan Teknokimia Nuklir (TKN) Ibu Kartini Megasari, M. Eng.  disambut langsung oleh Kepala Bidang teknologi Radiofarmaka Drs. Agus Ariyanto, M.Farm. Dalam kesempatan itu, Drs. Agus Ariyanto, M.Farm.  memaparkan profil terkini PTRR, perkembangan iptek nuklir terutama teknologi radioisotope dan radiofarmaka dan kompetensi SDM yang dibutuhkan di masa depan. Peluang kerjasama untuk meningkatkan mutu lulusan sangat terbuka melalui beberapa skema, diantaranya penelitian bersama, Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa, Penelitian tugas akhir, seminar, kunjungan industry dan banyak lagi. Selain berdiskusi, para dosen STTN juga diajak untuk melihat fasilitas laboratorium yang dimiliki oleh PTRR. Banyak diskusi terjadi selama kunjungan tersebut. Beberapa pegawai PTRR alumni Jurusan Teknokimia Nuklir STTN turut hadir pada kunjungan tersebut. -AmalRezka-

TangSel 30/10/2019 Pemerintah Daerah Kalimantan Barat (Pemda Kalbar) melakukan kunjungan ke fasilitas Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) yang berlokasi di Gd. 11 Kawasan Puspiptek Serpong. Kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya antara Kepala BATAN dengan Gubernur Kalimantan Barat. Pemerintah Kalbar melihat potensi yang besar dari pemanfaatan teknologi nuklir yang dapat diaplikasikan di daerah.

Kunjungan ke PTRR merupakan bagian dari rangkaian kunjungan pemda Kalbar ke BATAN. Selain ke fasilitas PTRR, rombongan juga Iradiator Gamma Merah Putih (IGMP), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), dan Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG). Kepala PTRR Dr. Rohadi Awaludin menyambut langsung kedatangan Pemprov Kalbar yang dipimpin oleh Sektretaris Daerah Provinsi Kalbar Bapak A.L. Leysandri, SH. Pemprov Kalbar merasa sangat tertarik akan pemaparan dari Kepala PTRR terkait aplikasi nuklir di bidang kesehatan dan akan segera menindaklanjuti dan berkonsolidasi dengan pihak terkait untuk membuat fasilitas kedokteran nuklir di Kalbar. -AmalRezka-

International Symposium on Trends in Radiopharmaceuticals (ISTR) dilaksanakan di Vienna Austria, pada tanggal 28 Oktober 2019 – 1 Nopember 2019. Acara ini diikuti tidak kurang dari 450 peserta dari 94  negara. ISTR ini dilaksanakan setiap 4 tahun sekali. Materi  yang disampaikan pada acara ini meliputi produksi radioisotop untuk kesehatan, produksi radiofarmaka SPECT, radiofarmaka terapi, radiofarmaka  PET, QA/QC/Pre-klinik, peraturan mengenai radiofarmaka.

IAEA memberikan grant kepada 113 peserta dari beberapa negara untuk menghadiri acara symposium ini. Peserta symposium ini berasal dari berbagai latar belakang bidang ilmu seperti radiokimia, kimia anorganik, kimia organic, kimia organologam, biokimia, biologi molekuler, farmakologi. Pada tahun ini, PTRR berkesempatan untuk turut serta pada acara tersebut, dengan membawakan makalah yang berjudul “Formulation and Radiolabelling of Ethambutol with Technetium-99m for Detection of Extrapulmonary Tuberculosis”.-WeningLestari-

TangSel 28/10/2019 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) mendapat kunjungan 2 asesor dan 1 orang dari sekretariat Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP). Kunjungan tim dari KNAPPP tersebut dalam rangka surveilen KNAPPP sesuai dengan pedoman KNAPPP 02:2017. Sebagai informasi, PTRR telah terakreditasi KNAPPP sejak 1 April 2011 dan menjadi cikal bakal untuk akreditasi dan sertifikasi sitem mutu lainnya. Secara tidak langsung, akreditasi KNAPPP memberikan pondasi bagi PTRR untuk menjalankan sistem mutu yang terkait langsung dengan kegiatannya. Karena setelahnya, PTRR secara bertahap memperoleh sertifikasi dari beberapa sistem mutu dari berbagai lembaga, diantaranya Sistem Mutu SNI ISO/IEC 17025: 2017 (ISO/IEC 17025:2017) dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajamen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001:2007 dari Sucofindo, dan Sistem Mutu Cara Pembuatan Obat Yang Baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Surveilen direncanakan diselenggarakan selama 2 hari yaitu tanggal 28-29 Oktober 2019 dengan fokus surveilen sesuai dengan lingkup kegiatan PTRR. Pada acara pembukaan turut hadir kepala PTRR Dr. Rohadi Awaludin menyampaikan profil terkini perkembangan PTRR.-AriefImam-



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id