Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

TangSel 18/11/2019 Sebanyak 100 mahasiswa Universitas Nusa Bangsa Bogor berkunjung ke fasilitas Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR). Kedatangan rombongan disambut oleh petugas layanan informasi PTRR. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkaya pengetahuan para guru mengenai perkembangan dan pemanfaatan iptek nuklir di Indonesia salah satunya di bidang kesehatan. Bagi beberapa peserta ini merupakan pengalaman kali pertama mereka mengunjungi dan melihat langsung instalasi nuklir.

Pada kunjungan tersebut para peserta dijelaskan mengani produk litbang PTRR, kegiatan penelitian dan fasilitas yang dimiliki oleh PTRR. Tak lupa peserta diajak untuk melihat fasilitas laboratorium yang dimiliki PTRR terutama fasilitas hotcell. Selama kunjungan banyak terjadi diskusi antara peserta dengan pemandu.-AriefIN-

Oarai, Japan 14/11/2019 Dalam rapat bersama JAEA (Japan Atomic Energy Agency) dan CTC (Chiyoda Technol Corporation) di Kantor CTC Oarai, hadir peserta fellowship Chaidir Pratama, SST. mewakili Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR).  Chaidir Pratama saat ini sedang melaksanakan fellowship di Japan Atomic Energy Agency (JAEA). Dia menjadi salah satu peserta dari program Nuclear Researchers Exchange Program by MEXT  yang merupakan salah satu program pertukaran peneliti dari berbagai negara di Asia, dengan total peserta 30 orang. Program ini dilaksanakan pada periode 30 September sampai 20 Desember 2019, dengan tema penelitaian “High Production Mo-99/Tc-99m with Activation Neutron Method”. Selama program ini berlangsung, peserta melakukan penelitian tersebut di Waste Management and Decomissioning Technology Devlopment Center, Oarai Research & Development Institute, Japan Atomic Energy Agency (JAEA).

Dalam rapat bersama tersebut, dibahas mengenai produksi radioisotop Mo/Tc-99m dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut MEK. JAEA menyampaikan laporan terkait eksperimen yang telah dilakukan di fasilitas JAEA dan rencana untuk eksperimen yang akan datang, sedangkan pihak CTC juga menyampaikan laporan hasil pengembangan teknik produksi Mo/Tc-99m dengan MEK, dan peluang bisnis untuk masa depan. Keterlibatan Chaidir dalam pertemuan tersebut merupakan salah satu bagian dari partisipasinya dalam penelitian yang dilakukan untuk mempelajari teknik dan metode baru yang dapat dikembangkan di PTRR-BATAN. Penelitian dan pengembangan tentang teknik ekstraksi menggunakan pelarut MEK, telah dilakukan di fasilitas laboratorium JAEA (cold experiment), dengan hasil yang baik. Namun, ada beberap parameter yang harus di improve agar menjadi lebih optimal. Pada tahapan selanjutanya hasil eksperimen di laboratorium akan di scale up (hot experiment) dengan bahan sasaran MoO3  yang di irradiasi menggunakan fasilitas KUR (Kyoto University Reactor). Semua hasil eksperimen yang dilakukan selama fellowship di JAEA akan di presentasikan pada tanggal 17 Desember 2019 (final presentation) dengan dihadiri oleh member dari BATAN-JAEA-CTC-KAKEN. Hasil tersebut akan di follow up untuk percobaan senjutnya di fasilitas PTRR-BATAN, pada tahun 2020.-ChaidirPratama-

Hongaria 9/11/2019 Tim peneliti dari Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) yang saat ini sedang melaksanakan Tailor Made Course di Institute of Isotope, Co. Ltd, Hongaria melalui Program Risetpro Non Gelar Kemenristekdikti, menyempatkan diri berkunjung ke rumah dinas duta besar Indonesia untuk Hongaria A.H. Dimas Wahab.

Kunjungan ini selain sebagai silaturahmi, juga dalam rangka mengenalkan mengenai penggunaan radioisotop untuk keperluan medis di Indonesia dan misi yang sedang dijalankan melalui training yang dilakukan di Izotop Budapest Hongaria. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatan kapasitas pembuatan radioisotop dan radiofarmaka yang sejak lama telah digeluti oleh PTRR. Para peneliti PTRR akan melaksanakan pelatihan mulai tanggal 4 s/d 15 November 2019. Pada Kesempatan tersebut  Dubes  Hongaria memberi pesan bahwa semua kegiatan yang dilakukan Hongaria bisa bermanfaat di Indonesia dan beliau berpesan bahwa kita sebagai Bangsa Indonesia harus Bangga dengan Indonesia karena secara kemampuan kita tidak kalah.-UmiNS-

TangSel 6/11/2019 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menerima kunjungan dua auditor dari PT Kimia Farma, Tbk (persero). Kedatangan dua auditor tersebut dalam rangka audit maklooner tahun 2019. Sejak tahun 2011 PTRR telah bermitra dengan PT Kimia Farma dalam bidang pendayagunaan hasil litbang radioisotop dan radiofarmaka. Audit maklooner dilakukan oleh industri dalam hal ini PT Kimia Farma terhadap mitranya yaitu PTRR. Tujuan audit maklooner adalah memastikan mitra melaksanakan sistem manajemen mutu secara konsisten sesuai dengan ketentuan. Fokus audit maklooner seperti pada umumnya audit mutu yaitu memastikan semua persyaratan mutu terpenuhi secara konsisten.

Audit maklooner dilaksanakan selama satu hari. Audit dimulai dengan pemeriksaan kelengkapan dokumen, pemeriksaan lapangan dan wawancara/diskusi. Kerjasama antara PTRR sebagai lembaga litbang dengan PT Kimia Farma sebagai mitra industri berjalan baik sampai sejauh ini karena kedua pihak memiliki komitmen yang sama dalam melaksanakan sistem mutu sesuai dengan peraturan yang berlaku. Banyak produk hasil litbang yang telah dihasilkan PTRR mampu dipasarkan oleh PT Kimia Farma dan telah digunakan oleh masyarakat.-Ariefimam-

Hongaria 4/11/2019 Sebanyak 5 pegawai Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) mendapat kesempatan mengikuti training ke Hongaria. Hongaria merupakan sebuah negara di Eropa tengah yang terletak pada Basin Carpathia dan berbatasan dengan Austria di sebelah barat, Slowakia di sebelah utara, Ukraina di sebelah timur, Rumania di sebelah tenggara, Kroasia dan Serbia di sebelah selatan, Slovenia di sebelah barat daya. Para peneliti PTRR tersebut berkunjung ke hongaria dalam rangka Tailor Made Course di Institute of Isotope, Co. Ltd, Hongaria melalui Program Risetpro Non Gelar Kemenristekdikti. Hongaria menjadi negara tujuan para peneliti PTRR tersebut untuk menimba ilmu dalam rangka rangka peningkatan kapasitas pembuatan radioisotop dan radiofarmaka. Institute of Isotope, Co. Ltd merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan radioisotop dan radiofarmaka yang telah dimanfaatkan di berbagai negara di dunia. Para peneliti akan melaksanakan pelatihan  mulai tanggal 4 s/d 15 November 2019. 

Materi pelatihan meliputi, otomatisasi pembuatan radioisotop dan radiofarmaka, Good Manufacturing Practice, Product Released dan uji biodistribusi serta kunjungan ke beberapa fasilitas seperti fasilitas pembuatan Cobalt-60, Iridium-192, reaktor, laboratorium QC, fasilitas clean room untuk pembuatan radiofarmaka dan fasilitas pembuatan kit radiofarmaka. Setelah dilaksanakan pelatihan ini, pihak perusahaan melalui CEO Mr. Mihaly Lakatos juga membuka peluang untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai radioisotop dan radiofarmaka.-UmiNS-



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id