Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Tangerang Selatan 22/8/2020. Setelah sukses dengan penyelenggaraan perdana Webinar Series Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka serta Pemanfaatannya "Status saat ini dan tantangan ke depan" tanggal 4 Agustus 2020 yang diikuti tidak kurang dari 400 peserta (rekaman video Webinar Series 1 dapat klik disini). Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) kembali menyelenggarakan Webinar Series 2 Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka serta Pemanfaatannya dengan Tema "Pendayagunaan 153Sm-EDTMP untuk terapi Paliatif Kanker Tulang".

Pada webinar kali ini sebagai pembicara utama adalah drGani Gunawan, Sp.KN(K), M.Kes. yang merupakan dokter spesialis kedokteran nuklir dan konsultan di RSUP Dr. Kariadi di Semarang yang menyampaikan tema "Penggunaan 153Sm-EDTMP di Rumah Sakit" dan DR. DrKristanto Yuli Yarsa, SpBOnk. dokter Spesialis Bedah dan Konsultan Onkologi Rumah Sakit Moewardi, Solo yang menyampaikan tema "Tatalaksana Penanganan Pasien Kanker di Rumah Sakit". Pembicara ketiga Agus Ariyanto, M.Farm. Kepala Bidang Teknologi Radiofarmaka yang menyampaikan tema "Proses Produksi 153Sm-EDTMP".  Sebagai moderator Apt. Ridho Ekomulyono, S.Si. New Dvelopment Product Manager PT. Kimia Farma, Tbk. Sekitar 448 peserta mengikuti webinar tersebut baik melalui zoom meeting maupun streaming Youtube. Rekaman video Webinar Series 1 dapat klik disini.

(Serpong, 04/08/2020), “Radioisotop dan Radiofarmaka di Indonesia saat ini masih didominasi oleh produk impor, padahal kita memiliki kemampuan untuk memproduksi sendiri.  Inilah yang sedang BATAN upayakan, yaitu agar angka impor yang tinggi bisa kita turunkan,” jelas Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional, Anhar Riza Antariksawan,  saat membuka webinar series Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka – BATAN.

“Reaktor Serbaguna yang kita miliki kapasitasnya lebih besar daripada reaktor yang ada di Australia, tapi Australia menjadi salah satu negara produsen radioisotop terbesar di dunia. Oleh karenanya, saya mengajak para stakeholder untuk bersatu padu bekerja sama untuk mengembalikan kejayaan produksi radioisotop di Indonesia”, tambah Anhar.

Kepala Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka, Rohadi Awaludin mengatakan, pemanfaatan Radiofarmaka didunia saat mayoritas digunakan untuk onkologi (penyakit kanker). Pemanfaatan radiofarmaka untuk kanker besarnya lebih dari 50%,  disusul cardiology (penyakit jantung), kemudian baru pemanfaatan lainnya seperti thyroid, dan lain sebagainya.   

TangSel 4/8/2020 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menyelenggarakan pembukaan Webminar Series Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka serta Pemanfaatannya sekaligus pelaksanaan Webminar Series 1 dengan Tema Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka serta Pemanfaatannya "Status saat ini dan tantangan ke depan". Webminar Series I dimulai pukul 09.000 WIB dan dibuka oleh Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), kemudian dilanjutkan presentasi pembuka oleh Kepala Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR)-BATAN Dr. Rohadi Awaludin dengan topik "Pengembangan dan Pendayagunaan Radioisotop dan Radiofarmaka di Indonesia". Webminar Series I ini juga menghadirkan menghadirkan pembicara yang sangat kompeten di bidangnya diantarnya, dari Kemenristek/BRIN yaitu Yudho Baskoro, S. Sos, M. Si. selaku Kabag. Pemantauan dan Evaluasi Program dan Anggaran-Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menyampaikan topik Strategi umum R&D di Pusat Unggulan IPTEK, pembicara dari Perhimpunan Kedokteran Nuklir Indonesia (PKNI) dr.Eko Purnomo,SpKN-TM(K) Ketua Perhimpunan Kedokteran Nuklir Indonesia (PKNI) menyampaikan topik "Perkembangan kedokteran nuklir dan pemanfaatan radiofarmaka di Indonesia". 

Tujuan dari diselenggarakannya Webinar series Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka serta Pemanfaatannya adalah menjadi saluran komunikasi dan informasi bagi para pelaku litbang, regulator, pengguna, dokter spesialis kedokteran nuklir / rumah sakit dan masyarakat mengenai pemanfaatan Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka. Hadir peserta webinar melalui aplikasi zoom sebanyak 300 peserta dan melalui kanal youtube hadir partisipan sekitar 131 peserta. Antusiasme peserta atau partisipan tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan melalui kolom chat. -AriefIN-

(Jakarta, 28/07/2020) Inovasi layanan Samarium Untuk Terapi Paliatif Kanker (Suntik) dari Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) masuk ke dalam Top 45 Inovasi Layanan Publik dalam kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri PAN RB Nomor 192 tahun 2020 tentang Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dan 5 Pemenenag Outstanding Achievement of Public Service Inovation 2020, Kamis (23/07).

Suntik merupakan salah satu dari 4 inovasi yang diusulkan BATAN untuk mengikuti KIPP. Tiga inovasi lainnya adalah sistem informasi pelayanan iradiasi, produk radioisotop dan jasa analisis (SILARAS), aplikasi internet reactor laboratory sebagai media pembelajaran fisika reaktor (API RELA MEMBARA), dan Learning Innovation on Nuclear for Pusdiklat Ultimate Services (LIONPLUS).

Dari keempat inovasi layanan tersebut, ada 2 layanan yang masuk menjadi top 99 yakni inovasi Suntik dan Api Rela Membara. Tahapan penilaian dari Top 99 ke Top 45 dilakukan dengan presentasi oleh masing-masing pemilik inovasi di hadapan para juri independen.

Tangerang Selatan (29/06/2020) Sebanyak 10 pegawai Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) mengikuti Pelatihan Penyegaran Operator Fasilitas Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR). Pelatihan direncanakan dilaksanakan selama empat hari mulai 29 Juni s.d 2 Juli 2020. Meskipun pelatihan dilakukan secara tatap muka, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id