Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

TangSel 12/3/2020 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) melalui Bidang Keselamatan dan Pengelolaan Limbah menyelenggarakan Sarasehan Budaya Keselamatan dalam rangka memperingati Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang jatuh pada tanggal 12 Januari 2020 – 12 Februari 2020. Sarasehan Budaya Keselamatan kali ini mengangkat tema nasional “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pegawai PTRR termasuk Kepala PTRR Dr. Rohadi Awaludin yang sekaligus membuka acara sarasehan budkes tersebut. Kegiatan diawali dengan registrasi yang dibarengi dengan mencuci tangan menggunakan desinfektan dan disaksikan oleh narasumber. 

Narasumber utama pada Sarasehan Budaya Keselamatan kali ini adalah dr. Artati Murwaningrum, Sp. PD yang bertugas di Poliklinik Kawasan Nuklir Serpong (KNS) dari Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN). dr. Artati Murwaningrum, Sp. PD yang biasa dipanggil dr. Ai menyampaikan materi yang saat ini sedang ramai dibicarakan, yaitu "Covid-19". Merebaknya virus corona di sejumlah negara di dunia memberikan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat, tak terkecuali di Indonesia. Lalu apa itu Covid-19? Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona tipe baru yang awalnya ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Pada 11 Februari, WHO menyebutkan penyakit Covid-19 adalah kependekan dari Coronavirus Disease yang muncul pada 2019. Menurut WHO, tanggung jawab untuk penamaan penyakit jatuh pada organisasi itu sendiri.

Materi ini sengaja diangkat dalam Sarasehan Budkes kali ini karena Covid-19 di Indonesia telah teridentifikasi sejak tanggal 2 Maret 2020, untuk itu diperlukan himbauan bagi para pegawai PTRR tentang upaya pencegahan penularan virus ini antara lain seperti cara mencuci tangan yang benar, etika di tempat umum  dan etika saat batuk untuk pencegahan dan penatalaksanaan penyebaran virus corona (Covid-19). Selain itu, pada kesempatan itu juga dr. Ai menyampaikan evaluasi hasil medical Check Up pegawai PTRR tahun 2019. Seperti tahun-tahun sebelumnya, seiring bertambahnya usia pegawai kecenderungan untuk penyakit degeneratif juga meningkat. Oleh sebab itu, kedisiplinan untuk menindaklanjuti hasil MCU sangat diperlukan. -Vieirsa-



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id