Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....

(Tangerang Selatan, 20/06/2017) Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), M. Nasir meluncurkan produk litbang Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) berupa radioisotop dan radiofarmaka yang berguna bagi dunia kesehatan di Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR), Kawasan Nuklir Serpong, Puspiptek, Tangerang Selatan, Senin (19/06). Peluncuran produk ini merupakan upaya hilirisasi produk inovasi BATAN kepada masyarakat.

(Serpong, 28/04/17) Lima produk radiofarmaka BATAN siap digunakan untuk kebutuhan diagnosis dan terapi medis. Kelima produk tersebut untuk menjawab banyaknya kebutuhan masyarakat yang membutuhkan diagnosis dan penyembuhan beberapa penyakit, terutama penyakit degeneratif seperti jantung, kanker, dan ginjal.

Kepala Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) BATAN, Siti Darwati saat konferensi pers di Gedung 11, PTRR BATAN, Serpong menerangkan, semua produk yang dihasilkan PTRR telah mengikuti aturan-aturan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM). BATAN telah menerima sertifikasi CPOB pada tahun 2012.

(TangSel, 11/4/2017) Program penghematan yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui pemotongan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L), juga berdampak terhadap minimnya anggaran kegiatan litbang (penelitian dan pengembangan). Hal itu pula yang dirasakan oleh para peneliti di Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR). Terbatasnya kegiatan litbang akibat minimnya anggaran akan berdampak terhadap menurunnya output Karya Tulis Ilmiah terpublikasi yang merupakan salah satu indikator kinerja lembaga litbang, pengembangan karir peneliti dan pranata litbang lainnya, tertinggalnya teknologi kita dari negara lain, dan banyak lagi. Ketimbang menyerah dengan situasi yang kurang menguntungkan tersebut, PTRR justru giat mencari cara untuk mendapatkan pendanaan riset dari sumber lain, salah satunya dengan memanfaatkan peluang-peluang melalui program-program insentif riset.

TangSel 11/4/2017. Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) mendapat kunjungan sebanyak 26 orang dari University of Applied Sciences and Arts Nortwestern Switzerland (FHNW) School of Bussiness, Swiss. Ketiga puluh orang tersebut terdiri dari dosen, pembimbing, project team dan sebagian besar mahasiswa. Kedatangan rombongan dari Swiss tersebut, diterima oleh Kepala Bidang Teknologi Radiofarmaka DR. Rohadi Awaludin. Pada kunjungan tersebut, dalam presentasi singkatknya Rohadi menyampaikan tentang kegiatan, hasil litbang dan potensi bisnis dari produk radiofarmaka.

(TangSel 3/4/2017) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menyelenggarakan pelatihan penyegaran proteksi radiasi bagi para pekerja radiasi di lingkungan PTRR. Pelatihan akan diselenggarakan selama 3 hari yaitu mulai tanggal 3 s/d 5 April 2017. Pelatihan penyegaran proteksi radiasi merupakan kegiatan rutin setahun sekali yang dilaksanakajn oleh Bidang Keselamatan dan proteksi Radiasi PTRR. Tujuan diselenggarakannya pelatihan penyegaran penyegaran proteksi radiasi adalah untuk menumbuhkembangkan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja.

Pada pelatihan penyegaran proteksi radiasi kali ini, peserta akan menerima materi peraturan K3, materi dasar K3, motivasi kerja, demo K3 dan praktikum. Dengan dilaksanakannya pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan K3 yang mendorong tumbuh kembang budaya keselamatan di PTRR. Semoga !-Arief IN-

Visitor Counter