Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Tangerang Selatan (22/1102020) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) telah menyelenggarakan Pelatihan Penyegaran Proteksi Radiasi tahun 2021 bagi Pegawai PTRR yang merupakan agenda rutin dari bidang Keselamatan dan Pengelolaan Limbah setiap tahunnya dengan mengacu pada peraturan Bapeten mengenai pelatihan proteksi radiasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 (empat) hari mulai tanggal tanggal 11 – 14 Oktober 2021 di PTRR dan diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari 4 (empat) orang pegawai administrasi (Tata Usaha), 6 (enam) orang dari Bidang Teknologi Radioisotop, 6 (enam) orang dari Bidang Teknologi Radiofarmaka, 5 (lima) orang dari Bidang Pengelolaan Fasilitas Proses Radioisotop dan 2 (dua) orang dari pekerja Outsourcing. Pelatihan diselenggarakan dengan metode blended learning yaitu memadukan antara pembelajaran melalui tatap muka dan pembelajaran secara daring. Kegiatan dalam pelatihan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19 dengan membagi peserta kedalam dua kelompok yang kemudian melaksanakan kegiatan tatap muka secara bergantian yaitu dengan sistem offline dan online.

 Materi yang diberikan dalam pelatihan ini sangat beragam mulai dari pengantar keselamatan, peraturan perundangan ketenaganukliran Bapeten, P3K kesehatan pekerja radiasi, efek biologi radiasi, pengendalian daerah kerja hingga pengelolaan limbah serta praktikum pada hari terakhir. Dalam pelatihan kali ini, terdapat pula kegiatan Sarasehan Budaya Keselamatan yang diadakan di PTRR dan diikuti oleh seluruh pegawai pada tanggal 13 Oktober 2021 dengan menghadirkan dua pembicara yaitu Bapak Dwi Pudjiarso, Direktur dan HSE Consultant and facilitator PT.Indo SHE dan Ratna Dini Haryuni, PhD, Pegawai tugas belajar PTRR di University of Toyama Jepang. Kegiatan ini sangat menarik bagi seluruh pegawai PTRR yang dapat dilihat dari besarnya antusias dalam diskusi dan tanya jawab bersama pembicara.

 Kegiatan Pelatihan Penyegaran Proteksi Radiasi ini diselenggarakan untuk menyegarkan pengetahuan tentang proteksi radiasi serta meningkatkan kualifikasi pegawai pekerja di lingkungan radiasi bagi pegawai di PTRR sehingga mampu bekerja secara selamat berdasarkan asas proteksi radiasi dan keselamatan radiasi, mampu memahami perkembangan proteksi radiasi di Indonesia melalui peraturan-peraturan yang berlaku dan mampu menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja di PTRR.

Tangerang Selatan (20/09/2021) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) menyelenggarakan Pelatihan Penyegaran Operator Fasilitas Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka bagi Pegawai PTRR Tahun 2021 pada tanggal 20 September – 01 Oktober 2021 di PTRR. Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta Bidang Teknologi Radioisotop dan Bidang Radiofarmaka. Pelatihan diselenggarakan dengan metode pembelajaran jarak jauh melalui e-learning dan video conference. Terdapat 2 kegiatan pembelajaran dalam pelatihan ini yaitu materi dan praktikum. Kegiatan praktikum dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 24 dan 27 September 2021 secara tatap muka. Tanpa mengabaikan pandemi Covid-19, kegiatan tatap muka dalam pelatihan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.
Kegiatan Pelatihan Penyegaran Operator Fasilitas Produksi ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam rangka menyegarkan pengetahuan tentang tata cara proses produksi, teknologi produksi serta kendali kualitas produk radioisotope dan radiofarmaka bagi pelaksana proses di PTRR. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pelatihan bagi pegawai baru yang terdiri dari 6 peserta yang merupakan CPNS PTRR yang saat ini masih berkedudukan sebagai observer sehingga pada nantinya mereka akan diproses lebih lanjut untuk memperoleh Surat Izin Bekerja (SIB) Operator Fasilitas Produksi Radioisotop dan Radiofarmakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).

Tangerang Selatan (6/09/2021) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) telag menyelenggarakan Pelatihan Petugas Perawatan Fasilitas Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka. Meskipun sempat tertunda karena adanya kenaikan angka kasus penyebaan Covid-19, kegiatan ini tetap terlaksana pada tanggal 6 – 17 September 2021 di PTRR selama dua minggu. Pelatihan ini diikuti oleh 13 peserta pegawai PTRR bidang keteknikan. Pelatihan diselenggarakan secara blended learning dengan memadukan pembelajaran tatap muka dan daring, dimana terdapat 2 pemateri yang melakukan pembelajaran melalui daring/zoom. Pada pembelajaran tatap muka, peserta tetap wajib memperhatikan protokol kesehatan ketat. Terdapat 2 jenis kegiatan dalam pelatihan ini, yaitu materi dan praktikum. Materi dilaksanakan pada minggu pertama, sedangkan untuk praktikum dilaksanakan pada minggu kedua. Adapun materi pembelajaran yang diangkat pada pelatihan ini meliputi pengenalan fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka, K3 laboratorium, perawatan fasilitas hingga praktikum tata udara/VAC Central.

Kegiatan Pelatihan Petugas Perawatan Fasilitas Produksi Radioisotop dan Radiofarmaka ini merupakan salah satu program pelatihan tahunan bidang keteknikan PTRR yang bertujuan untuk membekali pengetahuan tentang pemahaman cara perawatan dan manajemen fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi salah satu syarat untuk memperoleh Surat Izin Bekerja (SIB) perawatan fasilitas bagi pegawai PTRR.

Tangerang Selatan 18/08/2021, Tepat satu hari setelah peringatan kemerdekaan Indonesia ke-76, Rabu 18 Agustus 2021 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) resmi melaksanakan Produksi Perdana Kit Etambutol atau TB-SCAN pasca mendapatkan nomor ijin edar (NIE) dari BPOM. Produksi perdana ini merupakan salah satu bentuk kontribusi PTRR untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya dalam penanganan penyakit tuberkulosa (TB). Dengan bekerjasama bersama Kimia Farma,Tbk, pelaksanaan produksi perdana Kit Etambutol dimulai dengan acara Seremonial Produksi Perdana yang dilaksanakan secara daring dan juga diwakili oleh dua tim Kimia Farma yang hadir secara langsung di PTRR.

Sekitar 30 peserta mengikuti seremonial secara online yang terdiri dari tim Kimia Farma, Tbk dan PTRR. Produk Kit Etambutol/TB Scan Kaef merupakan hasil litbang PTRR yang berfungsi untuk mendiagnosa Mycobacterium tuberculosis (bakteri penyebab TBC) di paru dan ekstra paru (diluar paru).

“Masih dalam nuansa peringatan hari kemerdekaan ini satu karya kebanggaan anak bangsa Indonesia pada hari ini siap diproduksi secara perdana. Kit Etambutol ini sebagai kit untuk melakukan deteksi dini TB diluar paru yang saat ini masih susah sulit untuk ditentukan. Sehingga dengan kit radiofarmaka karya dari PTRR dan PSTNT BATAN ini, maka dalam  waktu yang relative singkat, dokter sudah bisa menentukan titik mana yang menjadi penyebab TB. Dan ini menjadi satu-satunya produk di dunia yang sudah mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE). Kita semua berusaha agar produk Etambutol ini sukses berkontribusi dalam pencegahan dan pengobatan TB di Indonesia. Suatu kebanggaan bagi Kimia Farma bisa dipercaya untuk memasarkan produk ini”. Ungkap Evi Fairuz, S.Si selaku General Manager Marketing PT. Kimia Farma,Tbk.

Tangerang Selatan (12/08/2021) Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) bekerjasama dengan Pusdiklat BATAN menyelenggarakan Pelatihan Ketidakpastian Pengukuran Alat Ukur Radiasi pada tanggal 12 – 13 Agustus 2021 di PTRR. Pelatihan ini diikuti oleh 34 peserta pegawai PTRR dari beberapa bidang. Pelatihan diselenggarakan melalui daring dengan menghadirkan Drs.Gatot Wurdiyanto, M.Eng. Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai narasumber. Terdapat 2 jenis kegiatan dalam pelatihan ini, yaitu materi dan penjelasan praktikum. Materi dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2021, sedangkan untuk penjelasan praktikum dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2021. Keduanya dilaksanakan secara daring dari tempat masing-masing peserta.

Kegiatan Pelatihan Ketidakpastian Pengukuran Alat Ukur Radiasi ini merupakan salah satu program pelatihan dari Laboratorium Uji Radioisotop dan Radiofarmaka (LURR) – PTRR tahun 2021 yang bertujuan untuk membekali pengetahuan tentang ketidakpastian pengukuran bagi pegawai di PTRR sehingga mampu memahami mengenai beberapa ketidakpastian pengukuran yang adapada masing-masing alat  agar hasil pengukuran yang didapatkan pada saat pengujian lebih tepat._Mariska_



Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id