Slide item 1

Slide item 2

Pembangunan Iradiator Gamma MP
RPM Non Spektroskopi
Reno & Thyroid
Iradiator Gamma Merah Putih
Perekayasaan Perangkat Sinar-X Digital

Perekayasaan Perangkat Sinar-X Digital

Sejak ditemukan lebih dari satu dekade yang lalu, sinar-x sudah dimanfaatkan diberbagai aspek kehidupan masyarakat. Pemanfaatannya mulai dari industri, analisis material, inspeksi, keamanan, kesehatan dan sebagainya.

Manajemen
Slide item 9 Ucapan HUT RI

(Bandung, 09/08/2017) Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peran Renograf Menuju Kemandirian Alat kesehatan (Alkes), Rabu (9/8). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyukseskan program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya terhadap gangguan fungsi ginjal.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendengarkan paparan langsung dari spesialis ginjal, urolog dan nefrolog dalam pemanfaatan perangkat renograf, selain mendengarkan masukan dari para pengguna renograf, dukungan kementerian kesehatan, serta stake holder terkait lainnya.

Dilatar-belakangi oleh keprihatinan perekayasa PRFN Batan  atas minimnya kehadiran perangkat kesehatan buatan dalam negeri yang kualitasnya sama dengan perangkat kesehatan impor. Selain itu, semakin besarnya jumlah masyarakat Indonesia yang berpotensi penyakit ginjal, belum lagi besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk pemeriksaan ginjal dengan menggunakan perangkat impor.

(Serpong, 14 Agustus 2017). Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan sangat tertarik dengan teknik nuklir, khususnya penggunaan iradiator untuk meningkatkan nilai jual hasil panen lada serta hasil laut di daerahnya. Hal ini disampaikan Erzaldi saat berkunjung ke Iradiator Gama yang dibangun oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Senin (14/08).

Erzaldi menyampaikan, saat ini produk unggulan Provinsi Bangka Belitung, seperti lada dan hasil laut kurang dapat bersaing dengan produk dari negara lain karena kurang awet atau cepat rusak. “Sangat naif rasanya, Bangka Belitung sebagai daerah penghasil lada, dimana lada tersebut dibeli oleh Malaysia atau Singapura dengan harga 100 ribu kemudian dijual oleh mereka ke pasaran internasional dengan harga 300 ribu, hanya karena mereka mempunyai teknologi yang bisa membunuh bakteri di dalam lada tersebut sehingga kualitas lada meningkat, menjadi lebih awet,” ujar Erzaldi.

(Tangerang, 14/06/2017) Pembangunan fasilitas Iradiator gamma merah putih di Kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan segera rampung. Fasilitas yang dibangun sejak 2014, saat ini telah memasuki tahap akhir dengan datangnya sumber radioaktif cobalt 60 sebagai komponen utama fasilitas iradiator. Sumber radioaktif yang berkapasitas 300 kilo currie ini didatangkan langsung dari Rusia akan memancarkan sinar radiasi gamma yang dapat dimanfaatkan untuk pengawetan bahan makanan, bahan obat serta sterilisasi alat kesehatan (13/06).

(Tangsel, 16 Mei 2017) Bertempat di ruang rapat B Lantai II dilaksanakan acara sharing Knowledge pegawai PRFN Tugas Belajar dan Training luar Negeri dibuka oleh Ka. PRFN Dr. Ir. M. Dhandhang Purwadi, MT. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat diperlukan bagi pegawai PRFN, agar para pegawai tersebut dapat membagikan Ilmu dan pengalamannya selama mereka melaksanakan tugas kepada pegawai PRFN yang lainnya. Bahkan kata belaiu di negara Jepang bagi pegawai yang tugas belajar atau dinas luar diimbau atau wajib untuk membawa kamera agar bisa mendokumentasikan kegiatannya.

Sharing Knowledge dilanjutkan dengan pemaparan presentasi oleh pegawai yang tugas belajar dan training luar negeri dengan Moderator Ir. Tri Harjanto, Dr. Ir. Achmad Suntoro,M.Eng., Dipl. Ing. Ari Satmoko, DEA., Drs. Rony Djokorayono.

(Tangsel, 26 -04-2017) Biro Sumber Daya Manusia  dan Organisasi (BSDMO) Bekerjasama dengan Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN), Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju  (PSTBM) Dan  Pusat Teknologi dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN) melaksanakan Kegiatan presentasi ilmiah Jabatan Peneliti   Sanda,ST.,  Dra. Deswita dan Drs. Hery Adrial, MT. di ruang Auditorium 71 PRFN – BATAN Serpong.