WBK

Penyimpangan? Awasi, Amati, Laporkan

Jangan tunda, Lapor jika anda mengetahui Korupsi, Gratifikasi, Fraud dan Pelanggaran Kode Etik. Laporkan ke inspektorat@batan.go.id

Portal SIMLIN

Sistem Informasi Manajemen Litbangyasa Iptek Nuklir, Layanan aplikasi Online untuk pegawai BATAN...

Selengkapnya...

Jurnal Atom Indonesia

WINNERS OF "ATOM INDONESIA BEST PAPER AWARD 2014"

ATOM INDONESIA is one of the most highly reputed scientific journals in Indonesia. It is an open access international peer - reviewed journal...

Selengkapnya...
gedung 90

Gedung Manajemen

Selengkapnya...

(Serpong, 04/02/2021) Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) tepat berusia 7 tahun pada tahun 2021. Acara HUT PPIKSN kali ini berbeda dari biasanya, karena diadakan secara daring sehingga walaupun di tengah pendemi tetap dapat diikuti oleh seluruh pegawai baik yang sedang Work From Office (WFO) ataupun Work From Home (WFH).

Kepala PPPIKSN, Roziq Himawan dalam sambutannya mengatakan “Walaupun dalam kondisi keterbatasan namun kita masih bisa melaksanakan acara HUT ini secara daring. Terimakasih kepada panitia khususnya meskipun hanya punya waktu kurang dari 10 hari bisa merencanakan dan melaksanakan event yg sangat penting ini dan terlaksana dengan baik. Acara ini diadakan dengan gotong royong, dari kita dan untuk kita semuanya, dan ini tentu menggembirakan bagi kita semua”

(Jakarta, 25/11/2020) “International Nuclear Information System (INIS) merupakan sebuah platform sumber informasi yang sangat penting, INIS memudahkan kita untuk memperoleh informasi sebanyak – banyaknya mengenai iptek nuklir dalam satu wadah. Sangat baik untuk dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang ingin mengetahui tentang iptek nuklir, maupun teman – teman peneliti, perekayasa dan semua yang melakukan riset didalam iptek nuklir,” ungkap Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan saat membuka webinar International Nuclear Information System (INIS) dan Literasi Iptek Nuklir Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh BATAN, Rabu (25/11).

(Jakarta, 18/11/2020), “Nuklir merupakan bagian dari energy baru, meskipun dalam kebijakan energy nasional energy nuklir menjadi pilihan terakhir namun bukan berarti bahwa energy nuklir hanya akan dipakai setelah sumber energy lain sudah tidak ada lagi. Energy nuklir akan dipertimbangkan untuk dapat dipakai jika berbagai kondisi telah memungkinkan. Diantaranya masalah keamanan pasokan energy dalam skala besar, memenuhi persyaratan keamanan yang ketat, mengurangi emisi karbon, dan tentunya nilai dari ke-ekonomiannya,” ungkap  Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro saat memberikan sambutan pada pembukaan tiga Seminar Daring yang diselenggarakan oleh BATAN sebagai rangkaian dari kegiatan BATAN Nuklir Expo (NEXPO) 2020, (18/11).

“Persiapan introduksi PLTN tetap harus dilanjutkan, dengan beberapa hal pertama menyelesaikan studi kelayakan, sesuai yang sudah ditugaskan pada Prioritas Riset Nasional; Kedua melanjutkan litbangjirap dan inovasi teknologi nuklir untuk penguasaan teknologi terkini, khususnya teknologi yang berpotensi diterapkan di Indonesia dan Ketiga adalah menjawab isu yang menjadi pertimbangan energy nasional dan perhatian public, terutama mengenai kekhawatiran masyarakat atas letak geografis Indonesia yang berada di ring of fire yang berpotensi membahayakan keberadaan PLTN,”jelasnya.

(Jakarta, 08/07/2020). Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) sepakat menjalin kerja sama dengan Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk Pemanfaatan Sumber Informasi Bersama (Inter Library Loan). Kerja sama ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kerja sama oleh Plt. Kepala PDDI-LIPI Hendro Subagyo dengan kepala PPIKSN yang diwakili oleh Plt. Kepala Bidang Sistem Informasi Manajemen Nuklir di Kantor PDDI LIPI Jakarta yang juga disaksikan oleh perwakilan dari Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BATAN dan Biro Kerjasama Hukum dan Humas LIPI.

Tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama tersebut, ruang lingkup kerja sama meliputi 6 poin kegiatan, yakni pertama, pemanfaatan sumber daya informasi bersama (tukar menukar katalog elektronik; sumber informasi yang dilanggan), kedua, pelayanan data Repository Ilmiah Nasional (RIN), ketiga, pembuatan produk pengetahuan dan informasi (pembuatan kemasan informasi, kajian, dll), keempat, peningkatan kompetensi SDM (knowledge sharing, webinar, seminar, workshop, dll), kelima publikasi bersama dan yang terakhir adalah pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki para pihak. 

(Jakarta, 05/04/2020) Wabah virus corona di Indonesia hingga kini belum juga reda, setiap hari pasien positif terjangkit terus bertambah. Pemerintah terus berupaya menangani penyebaran virus corona, salah satunya dengan memutus rantai penyebarannya melalui social distancing.

Ditengah upaya penanganan virus corona, persediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis terus menipis, bahkan di beberapa daerah sempat mengalami kekurangan. Untuk itulah, para pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) khususnya di Kawasan Nuklir Serpong, memberikan bantuan berupa APD kepada para tenaga medis.

Bantuan ini merupakan wujud dari gerakan “Sisihkan Rp 100.000,- dari Gajimu Bulan Depan Untuk Penanganan Covid-19” yang viral di lingkungan instansi pemerintah. Melalui gerakan ini, dari seluruh pegawai BATAN di Kawasan Nuklir Serpong (KNS) terkumpul dana sebesar 150 juta rupiah.