WBK

Penyimpangan? Awasi, Amati, Laporkan

Jangan tunda, Lapor jika anda mengetahui Korupsi, Gratifikasi, Fraud dan Pelanggaran Kode Etik. Laporkan ke inspektorat@batan.go.id

Portal SIMLIN

Sistem Informasi Manajemen Litbangyasa Iptek Nuklir, Layanan aplikasi Online untuk pegawai BATAN...

Selengkapnya...

Jurnal Atom Indonesia

WINNERS OF "ATOM INDONESIA BEST PAPER AWARD 2014"

ATOM INDONESIA is one of the most highly reputed scientific journals in Indonesia. It is an open access international peer - reviewed journal...

Selengkapnya...
Focus Group Discussion Penyusunan Dokumen Ancaman Dasar Desain Lokal Kawasan Nuklir Serpong Tahun 2015

Focus Group Discussion Penyusunan Dokumen Ancaman Dasar Desain Lokal Kawasan Nuklir Serpong Tahun 2015

Selengkapnya...
gedung 90

Gedung Manajemen

Selengkapnya...
Layanan jaringan Komputer Intranet, Internet dan website

Layanan jaringan Komputer Intranet, Internet dan website

Topologi BATANNet, Pengelolaan website

Selengkapnya...

Serpong(22/03/2017). Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir ( PPIKSN ) sebagai pengelola Kawasan Nuklir Serpong berkewajiban melakukan pengendalian keselamatan pekerja radiasi melalui pemantauan dosis personel dan lingkungan di Kawasan Nuklir Serpong. Untuk melaksanakan tugas tersebut diperlukan sumber daya manusia yang mampu melakukan pengukuran dosis eksternal menggunakan TLD Reader dan membaca rekaman dosis radiasi eksternal data dosis Hp(0.07) dan Hp(10) pada Sistem Informasi Dosis Efektif Personel (SIDEP), pengukuran dosis in-vivo E50 menggunakan Whole Body Counter (WBC) dengan perhitungan dosis menggunakan IMBA (Integrated Modules For Bioassay) dan dosis in-vitro E50 melalui analisis sampel urin dengan Alpha beta counting, serta mampu dalam menganalisis dan mengevaluasi data dosis personel dan lingkungan. Melihat bahwa sumber daya manusia ( SDM ) merupakan pilar terlaksananya program kegiatan teknis dan kemampuan tenaga pemantauan dosis masih rendah dalam kecepatan dan ketepatan menentukan dan menganalisis dosis personel, maka BATAN melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM, diantaranya melalui pelatihan pemagangan (coaching).  Bertempat di Gedung 90 lantai 3, PPIKSN selaku pengelola Kawasan Nuklir Serpong, menyelenggarakan coaching tentang “Pemantauan Dosis Personel”, yang dilaksanakan mulai 6 Maret sampai dengan 22 Maret 2017 dengan tujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan peralatan pemantauan dosis eksternal dan internal yang ada di dalam fasilitas laboratorium pemantauan dosis personel.

(Balikpapan, 23/03/2017) Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir (PPIKSN) Badan Tenaga Nukilr Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menggelar kegiatan yang bertajuk Pengenalan Sistem Informasi Ilmiah Iptek Nuklir di Auditorium ITK, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/03). Kegiatan ini diikuti oleh 74 orang peserta terdiri dari para dosen, mahasiswa, dan pustakawan di lilngkungan ITK.

Deputi Kepala BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir. Hendig Winarno menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak ITK atas digelarnya kegiatan ini. Oleh Hendig Winarno, selain pengelanalan sistem informasi, dimanfaatkan juga untuk diseminasi dan sharing informasi tentang iptek nuklir.

Serpong (02/03/2017), Bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung 90, Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir ( PPIKSN ) Badan Tenaga Nuklir Nasional ( BATAN ) telah dilakukan serah terima Jabatan Kepala PPIKSN dari Pejabat lama, Drs. R. Heru Umbara kepada Pejabat Baru, Ir. Yusi Eko Yulianto. Acara serah terima jabatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 2 Maret 2017 disaksikan oleh Deputi Kepala BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir (PTN ), DR. Hendig Winarno, M.Sc dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural eselon III, IV dan Pejabat Fungsional di lingkungan PPIKSN. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan antara pejabat lama kepada pejabat baru disaksikan oleh Deputi Kepala BATAN Bidang PTN.

(Serpong,  14/12/2016). Sesuai dengan UU No. 10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dan PP No. 54 Tahun 2012 tentang Keamanan dan Keselamatan Instalasi Nuklir, maka pengoperasian reaktor daya eksperimental (RDE) harus dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan dan keamanan, baik bagi pekerja, masyarakat, dan lingkungan di sekitarnya. Atas dasar peningkatan standar keselamatan dan keamanan, dan kenyataan tidak mungkin menghilangkan risiko kecelakaan tersebut, maka disusunlah Dokumen Program Kesiapsiagaan Nuklir (PKN) Reaktor Daya Eksperimental ( RDE ), agar mampu melakukan penanggulangan yang efektif, aman, dan terkendali terhadap konsekuensi radiologi dan non-radiologi jika terjadi kedaruratan  nuklir pada tahap komisioning, operasi, dan dekomisioning RDE.

(Bogor, 6/12/2016). Komisi Proteksi Radiasi Kawasan Nuklir Serpong ( KNS ) merupakan komunitas yang dibentuk untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan terkait proteksi radiasi, keselamatan dan keamanan seluruh satuan kerja di Kawasan Nuklir Serpong. Komisi ini juga sebagai good practice dalam meminimalkan potensi bahaya radiasi baik bagi pekerja radiasi maupun masyarakat di sekitar Kawasan Nuklir Serpong.Untuk meningkatkan koordinasi terkait proteksi radiasi, keselamatan dan keamanan, Komisi Proteksi Radiasi Kawasan Nuklir Serpong ( KNS ) menyelenggarakan