PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

SEMARANG, KOMPAS.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir bertekad untuk mewujudkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Nasir tidak ingin pembangunan PLTN di Indonesia tertunda apalagi batal, sehingga kalah bersaing dari negara-negara seperti Bangladesh dan Vietnam. 

“Kalau tidak bangun sekarang, nanti kalah bersaing. Bangladesh sudah bangun, Vietnam juga bangun. Kalau Indonesia tidak membangun, jadi negara terbelakang,” kata dia usai menghadiri perayaan Dies Natalis Universitas Negeri Semarang di kampus Sekaran, Semarang, Senin (30/3/2015). 

(Jakarta, 24 Februari 2015). Dalam rangka memberikan cakrawala berpikir mengenai teknologi nuklir, MAN Babakan Lebaksiu Kabupaten Tegal berkunjung ke Gedung Perasten, Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) BATAN di Kawasan Pasar Jumat Jakarta Selatan.

Peserta terdiri dari 160 siswa dan 7 orang guru pendamping. Kepala MAN Babakan Lebaksiu, Imam Syafi’i berharap kunjungan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang nuklir yang masih identik dengan sesuatu yang membahayakan. “Dari materi kunjungan ini, siswa mendapat pemahaman tentang teknologi nuklir dan dapat memberikan apresiasi yang lebih sehingga anak – anak kami bisa menjadi lebih paham bagaimana pengembangan teknologi yang lebih baik untuk bangsa ini”. Kata Imam Syafi’i, dalam sambutannya.

Jakarta (04/02/2015). Dalam rangka mensosialisasikan dan memberikan pemahaman terhadap penerapan budaya keselamatan, untuk pertama kalinya Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat K3, Rabu (04/02/2015). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Batan ini diselenggarakan dalam rangkaian acara Lokakarya K3 Batan 2015.

CIAWI BOGOR (26/11/2014). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama Republika Online (ROL) menggelar pelatihan jurnalistik bagi pegawai BATAN, Selasa (25/11). Sebanyak 30 peserta hadir mengikuti pelatihan yang digelar di Jambuluwuk, Ciawi, Bogor.

Jakarta (22/11/14); Sebanyak 142 generasi muda nuklir yang berasal dari 7 negara mengikuti Nuclear Youth Summit (NYS) 2014. 24 peserta berasal dari Australia, Vietnam, Thailand, Philipina, Malaysia dan Bangladesh, sementara 118 peserta dari berbagai Universitas yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan hasil seleksi dari makalah yang dikirimkan.