PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

Polewali (batan.go.id) - Dalam rangka mendukung program Nawacita 6 butir 7 yang digagas oleh Pemerintah Jokowi-JK, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) membangun Agro Techno Park (ATP) di tiga daerah yaitu Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Polewali Mandar.

"Kegiatan ini adalah satu rangkaian acara yang tidak berdiri sendiri dalam konteks program kerja Presiden Jokowi-JK, salah satu program Nawacita yang digagas oleh Presiden dan Wakil Presiden adalah pembangunan 100 STP selama lima tahun di seluruh Indonesia", kata Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir BATAN Anhar Riza Antariksawan saat pembuka acara Pemagangan Pertanian Terpadu di Hotel Ratih Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (01/08/2015).

"Namanya memang secara umum disebut STP, Science and Techno Park, dalam bahasa Indonesia adalah Taman Teknologi dan Ilmu Pengetahuan", lanjut Anhar.

Pembangunan 100 STP ini dianggap penting oleh pemerintah karena di banyak negara maju seperti Korea, peranan STP sudah terbukti sangat besar untuk membantu daerah-daerah maju dalam bidang ekonomi melalui pemanfaatan dan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang diberikan terutama kepada pelaku ekonomi tingkat usaha kecil dan menengah. Di antara 100 STP itu, ada tiga daerah yakni Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Polewali Mandar yang menjadi tanggung jawab BATAN.

Batan.go.id. Bogor 5/6/2015. Workshop selama 2 hari (4-5Juni 2015) ini diikuti oleh 20 peserta yg bertugas sebagai Kasubag PKDI/TU/PTUP di lingkungan BATAN. “Perubahan tidak hanya sebatas fisik tetapi yang paling penting adalah perubahan jiwa, perubahan pola pikir dan emosi, tanpa itu perubahan tidak akan ada artinya. Perubahan itu dari diri kita sendiri, tanpa itu tidak akan ada perubahan” Demikian menurut Bambang Herutomo, Ketua Pokja Manajemen Perubahan Reformasi Birokrasi BATAN, saat membuka Workshop Manajemen Perubahan “Penananam Manajemen Perubahan dan Best Practices” mewakili Kepala BATAN di The 101 Hotel Suryakancana, Bogor.

Selanjutnya Bambang Herutomo menegaskan “Manajemen Of Change” Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik adalah sasaran RB 2015-2019 yaitu Birokrasi yang bersih dan akuntabel, yang efektif dan efisien, serta birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas. Sebagai aparatur negara kita semua adalah pelayan sekaligus pelanggan, maka barang siapa memberikan layanan kepada orang lain dengan kualitas seadanya, itu sama saja artinya dengan menelantarkan kehidupan diri kita sendiri. Untuk penguatan dalam penerapan layanan BATAN diperlukan “Pembelajaran, pembinaan dan lakukan yang terbaik”

Batan.go.id. Yogyakarta.(16/06/2015).   BATAN yang rencananya akan membangun lagi sebuah reaktor daya eksperimental (RDE) berkapasitas 10 MWth (Megawatt thermal), saat ini gencar melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada semua lapisan masyarakat. Tak terkecuali kalangan pegawai di lembaga itu sendiri.

“Rencana pembangunan RDE dan Iradiator harus disosialisasikan, harapannya agar pegawai bisa menjawab, jika ada pihak eksternal yang menanyakan”. Demikian Sutomo Budihardjo, Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir, ketika membuka acara sosialisasi RDE di Auditorium STTN Yogyakarta, Selasa, 16 Juni 2015. Sehingga kekuatiran publik tentang nuklir bisa terhapus dan masyarakat paham akan manfaat besar dari iptek nuklir, demikian lanjut Sutomo.

Heru Santosa, Kepala Bidang Diseminasi BATAN menyampaikan bahwa ada empat program nasional yang diamanatkan BATAN yaitu, litbang RDE, Irradiator, Logam Tanah Jarang, dan Agro Techno Park.

Batan.go.id – Alahan Panjang (27/05/2015) – Kerjasama BATAN dengan Universitas Andalas (Unand) dalam program penelitian yang dilakukan antara lain adalah pemuliaan Padi Lokal Sumatera Barat Landraces. Agar mendapatkan sifat genjah melalui teknik mutasi radiasi. Kerja sama lainnya adalah menentukan karakterisasi agronomi dan potensi produksi beberapa mutan padi beras hitam lokal dari perbaikan genetik melalui mutasi induksi. Tahun 2015 ini adalah penelitian untuk memperbaiki karakter gandum asal Republik Slovakia melalui irradiasi sinar gamma. Saat ini baru pada tahap M1.

Batan.go.id – Tangerang Selatan. (20/05/2015). – Didalam kurikulum pendidikan tingkat SMA, materi nuklir masuk di dalam pembelajaran. Karenanya cara penyampaian kepada para siswa juga tidak boleh keliru. Terlebih selama ini masih banyak orang beranggapan bahwa nuklir sesuatu hal yang sangat menakutkan. Namun ketika mengetahui manfaat besar dari nuklir setidaknya anggapan negatif itu bisa terkikis dengan sendirinya.

Melihat hal tersebut, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama International Atomic Energy Agency (IAEA) membuat program yang diberi nama compendium. Compendium sendiri bersifat seperti ensiklopedia, yaitu kumpulan modul pembelajaran nuklir untuk level SMA yang terbukti sahih, aman dan populer.