PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Jakarta, 26/07/2020) Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Keong Kencana mitra Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melakukan panen benih varietas padi Mustaban di Desa Sidasari, Kec. Sampang, Kabupaten Cilacap, Rabu (22/07). Varietas padi Mustaban merupakan hasil pemuliaan tanaman dengan memanfaatkan teknologi nuklir yang dilakukan oleh BATAN.

Sukirno, Ketua Gapoktan Keong Kencana menceritakan awal dari ketertarikan menanam varietas padi hasil penelitian BATAN. “Ketertarikan menanam varietas unggul BATAN karena potensi hasilnya tinggi dan bisa ditangkarkan menjadi benih,” ujar Sukirno.

“Di Kabupaten Cilacap sebagian Gapoktan sudah mengenal varietas BATAN dari sejak tahun 2016 melalui kegiatan Promosi Hasil Litbang Iptek Nuklir yang diselenggarakan PDK di Kabupaten Banyumas,” tambahnya.

Sukirno berharap, melalui kegiatan penangkaran diharapkan kebutuhan benih unggul BATAN yang dibutuhkan petani dapat dipenuhi secara mandiri. Kerjasama PDK dengan Gapoktan di Kabupaten Cilacap dapat dilanjutkan untuk memperluas penanaman varietas BATAN, terutama oleh Gapoktan lain.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto mengatakan, benih varietas padi BATAN dapat diterima di wilayahnya. “Pengembangan benih padi di Kabupaten Cilacap, tepatnya di Kecamatan Sampang dapat diterima dengan baik oleh kelompok tani. Diharapkan kerja sama ini terus berlanjut demi meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Cilacap,” kata Supriyanto.

Menurut Supriyanto, Kabupaten Cilacap memiliki prestasi sebagai produsen beras ketiga untuk wilayah Jawa Tengah dan kesepuluh secara nasional. Melalui kegiatan penangkaran varietas BATAN ini diharapkan prestasi tersebut akan dapat terus dipertahankan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Kepala PDK, Eko Madi Parmanto mengatakan, dengan keberhasilan penangkaran oleh Gapoktan Keong Kencana dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan anggota dan juga anggota Gapoktan lain yang tertarik untuk menggunakan.

“Apabila petani di daerah Kabupaten Cilacap menginginkan BATAN dapat menyediakan varietas padi lain yang juga memiliki potensi hasil yang tinggi. Selain varietas padi, BATAN juga memiliki varietas kedelai, kacang hijau, sorghum dan gandum,” jelas Eko. Usai panen benih padi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman kedelai dan diskusi bersama kelompok tani di Gubuk Tani “Guyub Rukun". (msn).