PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Jakarta, 20/08/2019). Pusdiklat BATAN belum lama ini menggelar Temu Pelanggan 2019 di Arosa Hotel Jakarta. Pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga relasi, memberikan apresiasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BATAN. Kegiatan Temu Pelanggan ini dihadiri oleh 50 orang perwakilan instansi/perusahaan yang telah mengikutsertakan karyawannya dalam pendidikan dan pelatihan di Pusdiklat BATAN. Forum ini secara khusus dilaksanakan untuk mensosialisasikan Standar Layanan Pusdiklat BATAN yang telah diterbitkan pada Juli 2019, dan sekaligus mendapatkan saran bagi perbaikan kualitas layanan pendidikan dan pelatihan.

Sekretaris Utama BATAN Falconi Margono, menyebutkan bahwa BATAN memiliki misi penting untuk mendukung berkembangnya industri nuklir di Indonesia. Dalam hal ini, BATAN sebagai pelaksana kegiatan implementasi teknologi nuklir, bekerja bersama-sama dengan BAPATEN selaku badan pengawas. 

“Sebagai lembaga, kita mempunyai misi yang sama, bagaimana membangun industri nuklir di Indonesia, karena ke depannya industri nuklir merupakan bagian penting yang akan berkembang. Kita lihat di beberapa negara maju, teknologi nuklir menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan di bidang pertanian, kesehatan, industri, energi, dan sebagainya” ujar Falconi.

Falconi juga menyebutkan, BATAN melalui Pusdiklat, akan membangun birokrasi yang bersih dan melayani. Oleh karena itu, kegiatan semacam ini perlu diadakan secara berkelanjutan, sehingga kualitas layanan dapat terus ditingkatkan dan kepuasan pelanggan tetap terjaga. 

Pada gelar Temu Pelanggan tersebut, Kepala Pusdiklat BATAN, Sudi Ariyanto, juga menjelaskan layanan baru yang disebut dengan Layanan Nol Rupiah. Layanan ini memberikan kemudahan bagi para peserta pelatihan yang gagal dalam ujian pelatihan PPR. Peserta tidak perlu datang untuk mengikuti ujian tulis ulang di Jakarta, dan hanya perlu melakukan 3 (tiga) kali ujian tulis secara daring, serta ujian lisan melalui fasilitas video call. Jika peserta telah dinyatakan lulus, maka sertifikat akan dikirimkan melalui pos. Meskipun tanpa biaya, Pusdiklat BATAN tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi para pelanggannya.

Sudi menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan Pusdiklat BATAN yang selalu mengirimkan SDM mereka untuk mengikuti pelatihan di Pusdiklat BATAN. Selain Jakarta, Pusdiklat BATAN juga berencana mengadakan forum yang sama di dua wilayah lain, yakni Surabaya dan Cikarang. (trisni)