PUSAT DISEMINASI DAN KEMITRAAN
LAYANAN KUNJUNGAN
BEBAS BIAYA TANPA SUAP,PUNGLI DAN NO GRATIFIKASI

(Bogor, 14/08/2019) Program Promosi Hasil Litbang Iptek Nuklir (PHLIN) yang dilaksanakan di kabupaten Bogor merupakan kerjasama antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sejak tahun 2013 yang lalu. Pada tahun ini, penyebaran varietas unggul BATAN yaitu Inpari Sidenuk dalam program PHLIN tersebut sebagian dilaksanakan oleh Kelompok Tani Jaya Mukti yang berlokasi di Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor seluas 25 hektar.

Panen varietas Inpari Sidenuk di Desa Sirnarasa tersebut telah dilaksanakan sejak 2 minggu yang lalu dan memperoleh hasil yang cukup tinggi dengan produktivitas mencapai 12,5 ton/hektar. Umur tanaman juga lebih pendek yaitu paling cepat 88 hari saja yang biasanya hingga 105 hari. Walaupun tanaman terkendala oleh kurangnya pengairan karena musim kemarau yang melanda sebagian besar wilayah Jawa, namun hal tersebut malah menguntungkan petani karena memaksimalkan hasil panen yang diperoleh serta mengurangi serangan hama pada tanaman karena tingginya intensitas sinar matahari.

Menurut Ketua Kelompok Tani Jaya Mukti, Bapak Suhanda, varietas ini memiliki keunggulan sehingga menguntungkan petani, “ Biasanya kami hanya panen 8 kuintal saja per 1000 meter, sekarang bisa dapat 12,5 kuintal, rasa berasnya pun enak”, sambung Suhanda. Bapak Tatang Mulyadi, Kepala UPT Pertanian XII Kabupaten Bogor menambahkan, bahwa panen kali ini yaitu varietas Inpari Sidenuk hasilnya sangat memuaskan para petani terutama Kelompok Tani Jaya Mukti dan seharusnya dapat dibuatkan seremonial panen raya untuk memamerkan hasilnya kepada pejabat pemda setempat serta masyarakat luas sehingga varietas ini dapat lebih dikenal. Beliau berharap varietas ini dapat semakin tersebar di kalangan petani yang lain di kecamatan Tanjungsari dan sekitarnya. (indri)