HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

SIBAJA adalah sistem informasi pengadaan barang dan jasa merupakan sarana penunjang komunikasi dan koordinasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) satker di lingkungan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP), dalam mengajukan tender terkait pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, jasa lainnya diatas Rp.200.000.000,00 (dua ratus juta) dan jasa konsultansi di atas Rp.100.000.000,00 (seratus juta). Aplikasi ini juga sebagai monitoring pejabat dalam proses pelaksanaan tender.

Sistem Informasi Manajeman Arsip Inaktif di buat untuk memenuhi kebutuhan organisasi akan penyajian informasi dari arsip yang tercipta di BATAN khususnya arsip dinamis inaktif. Aplikasi ini berisi informasi-informasi arsip dinamis inaktif yang di simpan pada Unit Kerja BATAN. SIMAI dikembangkan untuk mendukung kerja organisasi dalam mengelola arsip inaktifnya dan sebagai sarana temu balik arsip.

Biro Umum memiliki fasilitas kesehatan berupa ruangan klinik yang memilik ruang rawat dan konsultasi. Ruangan klinik juga memiliki beberapa alat kesehatan seperti alat USG, Dental Unit dan lain lain

Gedung Arsip BATAN dibangun pada tahun 2006 di atas tanah seluas 700 m dengan bangunan seluas kurang lebih 1200 meter, kegunaannya adalah untuk menyimpan arsip dinamis yang memiliki masa retensi inaktif dari unit pengolah dari Unit Kerja yang ada pada Kantor Pusat BATAN dan arsip-arsip yang nantinya berketerangan permanen akan diserahkan ke ANRI.

Gedung Arsip BATAN terdiri dari 2 lantai, lantai pertama terdapat ruang layanan, ruang pengelolaan arsip, ruang simpan arsip dan kamar mandi, sedangkan lantai kedua terdIri ruang simpan arsip. Ruang simpan arsip pada lantai pertama berisikan berkas-berkas fungsional dari Unit pengolah BSDMO, sedangkan ruang arsip di lantai 2 berisikan berkas-berkas kepegawaian, berkas penelitian dan arsip-arsip yang berketerangan permanen serta arsip-arsip in aktif lainnya dari Unit Kerja di Kantor Pusat BATAN.

Gedung Arsip BATAN mampu menampung sekitar 1,500 meter lari arsip, gedung ini dilengkapi AC split, alat pemadam kebakaran, Roll o Pack sebanyak 52 lemari, alat pengukur kelembaban udara (hidrometer) dimasing-masing lantainya, mesin pemotong serta mesin penghancur kertas.

(Jakarta, 26/09/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menggelar Seminar Kearsipan dengan tema “Penyelamatan Arsip Negara dan Penegakan Perundang-Undangan Kearsipan” yang diselenggarakan di kantor BATAN Kawasan Nuklir Pasar Jum’at, Jakarta. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pegawai BATAN bahwa arsip mempunyai nilai informasi yang berguna dan strategis bagi negara dan masyarakat umum. Kesadaran ini perlu terus ditingkatkan agar pegawai BATAN dapat mengelola arsipnya dengan baik.

Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir (PTN) BATAN, Hendig Winarno, dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai dengan UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dinyatakan bahwa, arsip yang tercipta dari kegiatan lembaga negara dan kegiatan yang menggunakan sumber dana negara dinyatakan milik negara. “Karena milik negara, maka itu menjadi aset negara, harus dikelola dengan baik. Ada sanksi hukum, baik administrasi maupun pidana bagi yang lalai dalam mengelola arsip atau tidak mengelola arsipnya dengan baik, jadi hati-hati,“ kata Hendig.