HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Jakarta, 31/01/2020) Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek)-Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2020, di Grha Widya Bhakti Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020). Pada Rakornas tersebut, Menteri Ristek-BRIN, Bambang Brodjonegoro, menyampaikan tantangan ristek kedepan yang diselaraskan dengan pangsa pasar industri. Sehingga, peneliti tidak melulu melahirkan karya, namun bisa dipasarkan dan dinikmati masyarakat luas.

Untuk memetakan kebutuhan industri, lembaga peneliti, perguruan tinggi dan pemerintah, Kemenristek-BRIN, merumuskan hasil riset strategis tepat guna. Hasil riset strategis yang terus dilakukan antara lain pembakit listrik tenaga nuklir skala industri, bahan bakar alternatif dari kelapa sawit, kendaraan listrik termasuk di dalamnya baterai litium ion dengan sistem fast charging.

Kemenristek-BRIN, lanjut Bambang, akan mengikuti arahan Presiden Jokowi, untuk menyatukan litbang kementerian/lembaga. Dan lembaga pemerintahan non kementerian di dalam Kemeristek-BRIN.

(Serpong, 22/01/2020). Memasuki tahun anggaran 2020, Biro Perencanaan (BP) melaksanakan koordinasi awal (kick off meeting) 3 agenda Prioritas Riset Nasional (PRN) yang meliputi Pembangunan Prototipe PLTN skala komersial, Sistem Pemantauan Radioaktif untuk Keselamatan dan Keamanan (SPRKK), dan Radioisotop-Radiofarmaka (RI-RF). Bertempat di Ruang Rapat Gamma Lantai II gedung 71 Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir Kawasan Nuklir Serpong,  FGD Pelaksanaan PRN 2020 diselenggarakan pada hari Rabu 22 Januari 2020. Acara FGD dihadiri oleh 50 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) BATAN yang terdiri dari 3 Pimpinan Tinggi Madya, 15 Pimpinan Tinggi Pratama, dan staf teknis terkait PRN.

Acara “FGD Pelaksanaan PRN 2020” dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan Bapak Ir. Ferly Hermana, MM dan dilanjutkan dengan arahan dari Pimpinan Tinggi Madya (Deputi TEN dan Deputi PTN). Dalam arahannya, Deputi TEN menjelaskan pentingnya FGD agar pelaksanaan 3 PRN dimana BATAN sebagai koordinator dapat berjalan baik. Bentuk komitmen dukungan unit kerja yang terlibat dalam pelaksanaan PRN BATAN nantinya akan dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala BATAN. Belajar dari pengalaman Pra Project PLTN Muria, PLTN Bangka dan Reaktor Daya Eksperimental (RDE), pelaksanaan PRN PLTN ini diharapkan dapat berjalan lebih baik sebagaimana keterlibatan Bappenas sejak awal pembahasannya. Arahan Deputi PTN menyebutkan bahwa potensi pendanaan PRN tidak hanya sebatas dari APBN, namun juga dengan memanfaatkan penawaran insentif dari Kemenristek/BRIN maupun pendanaan insentif lainnya.

(Jakarta 15/01/2020). Pada awal pelaksanaan kegiatan tahun 2020, Biro Perencanaan (BP) menyelenggarakan 2 acara rutin awal tahun secara bersamaan yaitu Penelaahan Target PNBP 2021 dan Penelaahan Perjanjian Kinerja 2020. Bertempat di Ruang Rapat Utama Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), acara penelaahan ini diselenggarakan pada hari Rabu-Kamis, 15-16 Januari 2020 dan dihadiri oleh 80 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) BATAN yang terdiri dari  Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Bidang/Bagian TU, dan Kepala Bidang/Bagian teknis terkait. Penelaahan Target PNBP 2021 dan Penelaahan Perjanjian Kinerja 2020 dibuka oleh Kepala BP Bapak Ir. Ferly Hermana, MM.

(Jakarta, 15/01/2020) Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto bersama Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan membahas perkembangan kedokteran nuklir di Indonesia. Pembahasan ini dilaksanakan di ruang kerja Menkes, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (13/01).

Anhar mengatakan, pertemuan ini merupakan upaya tindak lanjut dari pertemuannya dengan Wapres RI pada tanggal 10 Januari lalu. “Sebalumnya kami telah bertemu dengan Wapres yang hasilnya meminta BATAN untuk meningkatkan kerja samanya dengan kementerian dan lembaga. Dan sekarang kami bisa bertemu dengan Pak Meteri Kesehatan,” kata Anhar.

Pada pertemuan ini, Anhar menyampaikan capaian BATAN di bidang kesehatan, khususnya terkait produksi radioisotop dan radiofarmaka. Selama ini BATAN telah memproduksi radiositop dan radiofarmaka bekerja sama dengan pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT. Inuki dan Kimia Farma.

(Jakarta, 10/02/2020), Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin meminta Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk terus meningkatkan kerja sama dengan kementerian atau lembaga lainnya dalam rangka pemanfaatan hasil libang iptek nuklir. Hal ini disampaikan Ma’ruf Amin saat bertemu dengan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan di Istana Wapres, Jl. Veteran, Jakarta, Jumat (10/01).

Pada pertemuan yang berlansung sekitar 1 jam, Anhar menyampaikan kegiatan dan hasil-hasil BATAN yang telah dicapai, diantaranya di bidang pertanian, kesehatan, industri, dan energi. “Selain untuk silaturrahmi, pada pertemuan ini kami menyampaikan hasil-hasil BATAN selama ini,” ujar Anhar.

Di bidang pertanian, Anhar menyampaikan, BATAN telah menghasilkan beberapa varietas tanaman diantaranya padi, kedelai, kacang tanah, sorgum, dan pisang. Sampai saat ini, khususnya varietas padi, telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia.