HUT RI tahun 2020
Corona-19
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
korupsi
kedelai
Radiofarmaka
Anti Narkoba 1
Anti Narkoba 2

(Jakarta, 10/05/2020) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengikutsertakan empat inovasinya untuk mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Keiikutsertaan dalam kompetisi ini ditandai dengan mengirimkan berkas proposal secara online yang disaksikan oleh Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan melalui video conference, Sabtu (09/05).

KIPP sebagaimana dimuat di laman Kementerian PANRB merupakan langkah strategis untuk menjaring inovasi pelayanan publlik yang dilahirkan oleh instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D) sejak tahun 2014. Tema KIPP 2020 adalah transfer penguatan untuk percepatan inovasi pelayanan publik dalam rangka mendukung terwujudnya tujuan pembangunan berkelanjutan dan Indonesia Maju.

(Serpong, 08/05/2020). Di tengah situasi pandemi Covid-19, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Anhar Riza Antariksawan melantik dua orang peneliti ahli BATAN di Auditorium Gd. 71 Kawasan Nuklir Serpong, Tangerang Selatan, Jum’at (08/05). Salah satu dari ahli peneliti yang dilantik adalah Hendig Winarno yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi BATAN Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir (PTN) dilantik sebagai Ahli Peneliti Utama bidang Kimia Radiasi, Perunut Isotop dan Kimia Farmasi. Sedangkan satu orang lainnya adalah Jupiter Sitorus Pane yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT) BATAN dilantik sebagai Ahli Peneliti Madya bidang Teknologi Keselamatan Reaktor.

Dalam sambutannya Anhar menyampaikan bahwa pelantikan kali ini istimewa karena dua orang pejabat yang dilantik adalah mereka yang selama ini menduduki jabatan struktural sebagai pejabat tinggi di BATAN yang kemudian sudah saatnya untuk kembali pada jabatan fungsional. “Saya kira hal yang demikian akan terus berlangsung, juga untuk pejabat struktural lainnya pada saatnya nanti,” kata Anhar.

“Perubahan jabatan dari struktural ke fungsional, atau sebaliknya dari fungsional ke struktural adalah sesuatu yang biasa dalam suatu organisasi,” lanjutnya.

(Jakarta, 20/04/2020) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kantor Pusat Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyalurkan bantuan kepada para tenaga medis di Rumah Sakit atau Puskesmas yang berada di sekitar Kantor BATAN, Jl. Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak langsung atas kebijakan penanganan Covid-19.

Pemberian bantuan dilakukan pada Kamis (16/04) kepada para tenaga medis berupa Alat Pelindung Diri (APD) dalam bentuk hand sanitizer, masker N95, masker beda, baju hazmet, face shield, helm, dan sarung tangan. Bantuan berbentuk APD ini disampaikan kepada RSUD Mampang Prapatan, Puskesmas Kelurahan Kuningan Barat, Puskesmas Kelurahan Mampang, dan Klinik Kantor Pusat BATAN.

Selain itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk paket sembako kepada petugas outsourcing atau Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang karena tanggung jawabnya harus berkerja di kantor meskipun telah diterapkan Work From Home (WFH). Paket sembako senilai 200 ribu rupiah dibagikan kepada 49 PPNPN yang bekerja di lingkungan Kantor Pusat BATAN.

(Jakarta, 10/04/2020) Sebanyak 170 pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dilantik menduduki jabatan fungsional tertentu, Kamis (09/04). Pelantikan kali ini merupakan pertama kalinya dilakukan secara daring oleh Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan ditengah wabah Covid-19.

Anhar mengatakan, acara pelantikan kali ini dilaksanakan dengan cara berbeda sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Nasional nomor 10 Tahun 2020 yaitu secara daring atau online. "Acara pelantikan dan pengambilan sumpah ini kita lakukan karena merupakan hak setiap pegawai yang telah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan yang berlaku meskipun harus dilakukan secara online," ujar Anhar.

(Jakarta, 17/03/2020) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sejak Senin (16/03) menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) hingga 31 Maret 2020 mendatang. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Sekretaris Utama Nomor 4 Tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di lingkungan BATAN.

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan mengatakan, kebijakan ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) terkait dengan pencegahan penyebaran COVID-19. “Pada hakikatnya arahan Menpan RB tersebut adalah untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus corona. Oleh karena itu, dimungkinkan menugaskan pegawai untuk bekerja di rumah,” kata Anhar.