Raker

Rapat Kerja BATAN merupakan agenda tahunan yang sangat penting.

Raker 2017

Rapat Kerja Merupakan Agenda Tahunan yang Sangat Penting

Slide item 3

Biro Perencanaan melakukan kegiatan Sosialisasi Laporan Kinerja Sestama/Deputi guna menghasilkan Lakin yang Berkualitas

(Jakarta, 29/03/2018) Petani di Desa Balun Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mendapat penjelasan tentang pemanfaatan teknologi nuklir untuk pertanian dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Rabu (28/03). Kegiatan ini dikemas dalam bentuk sosialisasi dan diseminasi hasil litbang iptek nuklir dengan menyerahkan benih padi Sidenuk kepada 150 petani.

Sekretaris Utama BATAN, Falconi Margono mengatakan, Kabupaten Lamongan dipilih sebagai lokasi sosialisasi dan diseminasi litbang nuklir karena selama ini produksi padinya memberi kontribusi yang cukup signifikan bagi Jawa Timur. “Hasil produksi pertanian di Kabupaten Lamongan, khusunya padi, pada tahun 2017 sebesar 1 juta ton lebih. Sehingga Kabupaten Lamongan berkontribusi sebesar 7-10% untuk Jawa Timur,” kata Falconi.

Menurut Falconi, saat ini BATAN telah menghasilkan 23 varietas padi unggul dan salah satunya yakni Sidenuk. Varietas yang satu ini banyak digemari oleh masyarakat karena rasanya enak dan mempunyai produksi yang tinggi, hingga 9 ton/ha dan sudah tersebar luas ke hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Kegiatan sosialiasi ini dianggap penting karena masyarakat dapat mengetahui produk riset BATAN, sehingga masyarakat memahami pemanfaatan iptek nuklir tidak hanya untuk senjata nuklir melainkan juga untuk kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan sosialisasi dan diseminasi ini bertujuan ingin meningkatkan kesejahteraan petani dengan memanfaatkan benih Sidenuk,” lanjutnya.

Kepada anggota komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Falconi berharap dapat memberikan dukungan yang baik kepada BATAN. “Diharapkan para wakil rakyat memberikan dukungan yang baik kepada BATAN agar kegiatan riset dapat terus ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Sehingga hasil penelitian tersebut memberi kontribusi langsung kepada program pemerintah untuk menurunkan kemiskinan dan meningkatkan daya saing produk melalui pemanfaatan teknologi nuklir,” tambahnya.

Bagi masyarakat, kegiatan sosialisasi dan diseminasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan terhadap BATAN sebagai penghasil teknologi nuklir. Diharapkan masyarakat dapat menjadi agen promosi kepada masyarakat lainnya sehingga BATAN menjadi institusi yang dikenal dan produknya dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. (Pur)