Slide item 1

Rapat Kerja BATAN merupakan agenda tahunan yang sangat penting. Namun Raker BATAN 2014 kali ini sedikit berbeda karena BATAN telah melakukan reorganisasi

Slide item 2

Sosialisasi pengisian SIPL (Sistem Informasi Perencanaan Litbangyasa) untuk mensosialisasikan perubahan-perubahan fungsi di dalam SIPL sesuai dengan yang tertera di dalam RKAKL

Slide item 3

Biro Perencanaan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan penelitian semua satker yang ada di batan.Tujuan monev untuk memantau hasil kegiatan dan penelitian yang sedang berjalan.

Slide item 4

Penandatangan berita acara pengiriman hasil PMPRB oleh Kepala BATAN dan Koordinator PMPRB serta beberapa asesor PMPRB BATAN, di Ruang Kepala BATAN lantai 2 Gedung Kantor Pusat BATAN

Pada tanggal 1-2 April 2016, BATAN bekerjasama dengan HIMPENINDO PC BATAN menyelenggarakan Workshop di IPB International Convention Center, Bogor. Peserta workshop adalah para ketua KPTF dan anggota dari semua SATKER yang ada di lingkungan BATAN dalam rangka merumuskan berbagai strategi untuk mewujudkan peningkatan kualitas SDM.

Dalam mewujudkan visi “BATAN unggul di Tingkat Regional, Berperan dalam Percepatan Kesejahteraan Menuju kemandirian Bangsa”, sebagaimana yang tertuang di dalam Renstra BATAN tahun 2015-2019, diperlukan ketersediaan SDM yang cukup dengan tingkat kemampuan profesionalisme sesuai dengan kebutuhan beban kerja. SDM adalah asset utama dari suatu organisasi dan penataannya haruslah dilakukan secara terus-menerus sesuai dengan perkembangan organisiasi untuk mencapai target yang dicanangkan. Pola regenerasi SDM BATAN yang cukup lambat, serta kurang terintegrasinya kegiatan fungsional antar Satker di BATAN, mendorong diperlukannya pemetaan kembali fungsional dan permasalahan di BATAN, agar diperoleh solusi yang baik. Oleh karena itu berbagai upaya harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas SDM.

(Bogor,26/02/2016). Diantara keterbatasan sumberdaya yang dimiliki kita harus melakukan terobosan yang tepat guna mewujudkan visi yang sudah ditetapkan organisasi. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memiliki visi “Unggul di tingkat regional berperan dalam percepatan kesejahteraan menuju kemandirian bangsa”. Untuk mewujudkan visi tersebut perlu ada keberanian yang besar dalam menetapkan fokus program kedepan dan harus meninggalkan pola-pola lama yang hanya sekedar mampu menyelesaikan kegiatan sesuai dengan rencana. Demikian beberapa hal yang ditekankan Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto pada saat memberikan arahan pada rapat kerja (Raker) BATAN yang diselenggarakan di Bogor.

(Jakarta, 05/01/2016). Hasil survei jajak pendapat yang diselenggarakan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan lembaga independen, Sigma Research akhir Desember tahun lalu menunjukkan, 75 persen masyarakat menerima PLTN sebagai salah satu alternatif penyedia kebutuhan listrik di Indonesia. Angka tersebut naik dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya, yaitu 72 persen. Namun hal itu tidak berpengaruh pada anggaran yang diterima BATAN tahun 2016, buktinya pada tahun 2015 BATAN menerima anggaran sebesar 856 miliar, di tahun ini justru menurun menjadi 814 miliar.

Kepala Biro Perencanaan, Budi Santoso menjelaskan, penyerapan anggaran tahun 2015 per 15 Desember 2015 mencapai 93,49 persen. BATAN juga meraih predikat sangat baik dengan nilai 70,46 atas penilaian Laporan Kinerja (LAKIN) Kementerian/Lembaga oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Di antara Lembaga di bawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, BATAN adalah Lembaga dengan penilaian tertinggi,” ungkapnya saat acara Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2016, di Kantor Pusat BATAN, Jakarta.

(Pasar Jumat, 13/11/15) –  Sejak pagi hingga esok hari ini (13-14/11) para eselon I dan II di lingkungan kerja Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengikuti kegiatan Pra Rapat Kerja di Ruang Rapat Utama, Gedung PAIR, Kawasan BATAN Pasar Jumat. Pra rapat kerja ini secara resmi dibuka oleh Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto

Djarot dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang besar kepada Tim Kecil BATAN yang telah bekerja keras menyiapkan dokumen sehingga  pada tahun 2015 peningkatan kinerja BATAN dapat diimbangi dengan kenaikan tunjangan kinerja para pegawai.

“Kenaikan tunjangan kinerja bukanlah rejeki yang didapat secara cuma-cuma, tetapi sebagai tantangan kita kedepan agar dapat menjadi lebih baik lagi,” pesannya. Kegiatan ini membahas capaian BATAN pada tahun 2015, evaluasi hasil capaian selama 2015 serta menyiapkan rencana kerja pada tahun 2016.

Pra Raker ini dihadiri oleh dua nara sumber yaitu Direktur Dana Kegiatan Pendidikan, LPDP Kemenkeu, Abdul Kahar dan Ketua Tim Senior Auditor Badan Pemeriksa Keuangan, Luthfi Hani.

Dokumen Draft Standardisasi Jenis Output BATAN disusun dalam rangka memberikan suatu pengertian yang sama kepada semua pihak yang berkepentingan terhadap penggunaan istilah baik dalam melakukan kegiatan litbangyasa maupun kegiatan administrasi pendukungnya.

Dokumen Draft Standardisasi Jenis Output BATAN diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam penataan program dan kegiatan menjadi lebih baik dan memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan, antara lain memudahkan dalam menentukan tingkat kesiapan dan mempetakan hasil litbangyasa, untuk melihat potensi dan prospek kegiatan litbangyasa BATAN di masa yang akan datang.

Unduh (download) Draft Standardisasi Jenis Output Kegiatan BATAN disini

Artikel Selanjutnya...