Slide item 2

Pertemuan Tingkat Menteri ke-13 FNCA (13th Ministerial Level Meeting) diselenggarakan di Hotel LeMeredien Jakarta, Indonesia pada tanggal 24 November 2012

Slide item 4

BATAN telah mendapatkan puluhan hak PATEN sebagai pengakuan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dalam berbagai karya dan inovasi para penelitinya

Slide item 5

Dirjen IAEA, Yukiya Amano mengunjungi fasilitas laboratorium Non Destructive Investigation (NDI) PAIR - BATAN

Slide item 5

Penyimpangan? Awasi, Amati, Laporkan

Jangan tunda, Lapor jika anda mengetahui Korupsi, Gratifikasi, Fraud dan Pelanggaran Kode Etik. Laporkan ke inspektorat@batan.go.id

Slide item 6

Dengan kerja nyata, bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa maju, menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri dan berbudaya

(Jakarta, 31/01/2020) Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek)-Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2020, di Grha Widya Bhakti Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020). Pada Rakornas tersebut, Menteri Ristek-BRIN, Bambang Brodjonegoro, menyampaikan tantangan ristek kedepan yang diselaraskan dengan pangsa pasar industri. Sehingga, peneliti tidak melulu melahirkan karya, namun bisa dipasarkan dan dinikmati masyarakat luas.

Untuk memetakan kebutuhan industri, lembaga peneliti, perguruan tinggi dan pemerintah, Kemenristek-BRIN, merumuskan hasil riset strategis tepat guna. Hasil riset strategis yang terus dilakukan antara lain pembakit listrik tenaga nuklir skala industri, bahan bakar alternatif dari kelapa sawit, kendaraan listrik termasuk di dalamnya baterai litium ion dengan sistem fast charging.

Kemenristek-BRIN, lanjut Bambang, akan mengikuti arahan Presiden Jokowi, untuk menyatukan litbang kementerian/lembaga. Dan lembaga pemerintahan non kementerian di dalam Kemeristek-BRIN.

(Jakarta, 15/01/2020) Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto bersama Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan membahas perkembangan kedokteran nuklir di Indonesia. Pembahasan ini dilaksanakan di ruang kerja Menkes, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (13/01).

Anhar mengatakan, pertemuan ini merupakan upaya tindak lanjut dari pertemuannya dengan Wapres RI pada tanggal 10 Januari lalu. “Sebalumnya kami telah bertemu dengan Wapres yang hasilnya meminta BATAN untuk meningkatkan kerja samanya dengan kementerian dan lembaga. Dan sekarang kami bisa bertemu dengan Pak Meteri Kesehatan,” kata Anhar.

Pada pertemuan ini, Anhar menyampaikan capaian BATAN di bidang kesehatan, khususnya terkait produksi radioisotop dan radiofarmaka. Selama ini BATAN telah memproduksi radiositop dan radiofarmaka bekerja sama dengan pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT. Inuki dan Kimia Farma.

(Jakarta, 10/02/2020), Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin meminta Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) untuk terus meningkatkan kerja sama dengan kementerian atau lembaga lainnya dalam rangka pemanfaatan hasil libang iptek nuklir. Hal ini disampaikan Ma’ruf Amin saat bertemu dengan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan di Istana Wapres, Jl. Veteran, Jakarta, Jumat (10/01).

Pada pertemuan yang berlansung sekitar 1 jam, Anhar menyampaikan kegiatan dan hasil-hasil BATAN yang telah dicapai, diantaranya di bidang pertanian, kesehatan, industri, dan energi. “Selain untuk silaturrahmi, pada pertemuan ini kami menyampaikan hasil-hasil BATAN selama ini,” ujar Anhar.

Di bidang pertanian, Anhar menyampaikan, BATAN telah menghasilkan beberapa varietas tanaman diantaranya padi, kedelai, kacang tanah, sorgum, dan pisang. Sampai saat ini, khususnya varietas padi, telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Indonesia.

(Tangerang Selatan, 13/12/2019) Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Ka BRIN) Bambang Brodjonegoro mengunjungi fasilitas Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) di Serpong, Tangerang Selatan (13/12).

Fasilitas yang dikunjungi Menteri Bambang terdiri dari Iradiator Gamma Merah Putih (IGMP), Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR), Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR), dan Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG).

Sesuai dengan Rencana Strategis 2020 - 2024 BATAN akan melaksanakan penugasan dari Pemerintah RI sebagai koordinator dalam 3 bidang Prioritas Riset Nasional (PRN), yaitu bidang energi khususnya (i) Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), (ii) Bidang pembangunan sistem pemantau radiasi lingkungan, serta (iii) Bidang radioisotop dan radiofarmaka.

Sehingga dalam kesempatan kunker ini Menristek/Kepala BRIN mengungkapkan apresiasi yang mendalam atas keberhasilan BATAN, dan menyatakan akan ada banyak layanan terkait aplikasi teknologi nuklir untuk maksud damai di BATAN, yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk layanan dari iradiator yang dapat menembakkan radiasi terkontrol yang tidak meninggalkan sisa radiasi berbahaya. Teknologi Iradiasi dapat diterapkan pada proses sterilisasi makanan,  maupun produk organik lainnya, yang mudah membusuk jika tidak dilakukan teknologi pengawetan. Teknologi iradiasi ini dapat menggantikan teknologi pengawetan makanan yang menggunakan bahan kimia biasa.

(Serpong, 10/12/2019). Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Riza Antariksawan menyampaikan bahwa untuk 5 tahun ke depan BATAN ingin lebih membumikan nuklir, nuklir untuk Indonesia berdaya saing dan sejahtera. Demikian disampaikan Anhar saat melakukan internalisasi Renstra BATAN tahun 2020-2024 kepada seluruh pegawai BATAN dan dihadiri pula oleh para mitranya di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan pada Selasa (10/12).

“Untuk tahun 2020 - 2024, BATAN akan melaksanakan penugasan dari pemerintah sebagai koordinator dalam 3 bidang Prioritas Riset Nasional (PRN), yaitu bidang energi khususnya pembangkit listrik tenaga nuklir, bidang pembangunan sistem pemantau radiasi lingkungan, serta bidang radioisotop dan radiofarmaka," tuturnya.