Workshop Sekretaris Pimpinan

Workshop Sekretaris Pimpinan

Perubahan berkomunikasi dan peningkatan profesionalisme Sekretaris Pimpinan dalam menunjang tugas pimpinan

Penyelamatan Arsip BATAN

PENYELAMATAN ARSIP BATAN

BATAN telah menyerahkan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Capaian Opini WTP

BATAN Capai Opini WTP 6X

Selama 6 tahun sejak 2009 BATAN mendapat penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK atas laporan pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku

Sertifikasi Sistem Majemen K3

Sertifikasi Sistem Manajemen K3

Biro Umum telah menerima sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penghargaan Kinerja Terbaik Kategori Anggaran Rendah

Penghargaan Kinerja Terbaik

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, BATAN mampu menunjukkan kinerja terbaiknya. Ini dibuktikan dengan menerima penghargaan peringkat 1 Untuk Kinerja Lembaga pada kategori pagu rendah.

(Jakarta, 18/03/2021) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melaksanakan vaksinasi COVID-19. Vaksin pertama secara bertahap diberikan untuk para pegawai Kawasan Nuklir Kantor Pusat dan Kawasan Nuklir Pasar Jumat, yang dilaksanakan di area Gedung Utama, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi BATAN, Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta.

Panitia pelaksana vaksinasi COVID-19 BATAN, Heru Prasetio mengatakan, tercatat terdapat 811 pegawai yang dapat mengikuti vaksinasi COVID-19 hari ini, Kamis (18/03).

"Total ada 8 vaksinator hari ini, 2 orang dari BATAN dan 6 orang dari Rumah Sakit Prikasih,” tutur Heru.

Dua hari sebelumnya, para pegawai telah mendapat sosialisasi terkait pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 secara daring. Pelaksanaan vaksinasi ini diantaranya didukung oleh Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit Prikasih, dan Dinas Kesehatan Pemprov DKI.

Lebih jauh Heru menjelaskan, untuk kelancaran pelaksanaan vaksinasi, terdapat pembagian 5 meja, yang terdiri dari meja 0 hingga meja 4.

Tahap pertama, pegawai diarahkan untuk melakukan pendaftaran di meja 0, kemudian melakukan registrasi untuk memeriksa identitas diri di meja 1. Selanjutnya pegawai diarahkan ke meja 2 untuk skrinning kondisi pasien seperti tekanan darah, suhu, saturasi O2 dan melihat kondisi kesehatan pegawai sesuai daftar pertanyaan pada formulir skrinning yang telah diisi sebelumnya. Jika direkomendasikan vaksin dapat diberikan, pegawai selanjutnya diarahkan ke meja 3 untuk dilakukan vaksinasi. Setelah selesai divaksin, pegawai diarahkan ke meja 4 untuk pencatatan dan observasi selama 30 menit. Setelah selesai, pegawai akan menerima kartu vaksinasi COVID-19 dan tautan sertifikat vaksinasi yang dikirim melalui sms sesuai nomor handphone yang terdaftar.

“Meja 1 hingga meja 4 terdiri dari 8 tim untuk menghindari penumpukan peserta dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Heru.

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini merupakan tugas dan kewajiban bersama untuk turut serta menghentikan pandemi COVID-19. Ia mengingatkan bahwa walaupun telah divaksin, protokol kesehatan harus selalu dijalankan.

“Apa yang kita lakukan untuk niat baik membuat negara kita sehat kembali, sehingga apa yang dicita-citakan untuk menjadikan Indonesia negara maju akan segera tercapai. Saya bangga akan divaksin yang pertama,” ucapnya.

Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Kementerian Kesehatan RI, Wiendra Waworuntu yang turut hadir mengikuti jalannya pelaksanaan vaksinasi COVID-19 mengatakan, vaksinasi di seluruh Indonesia dilaksanakan secara bertahap, diantaranya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Diharapkan ASN sebagai pelayan publik, dapat membentuk herd immunity di masyarakat dan bisa memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Total data per tadi malam sudah hampir 5 juta orang yang divaksin. Kalau kita lihat juga akhir-akhir ini terjadi tren penurunan (data COVID-19), namun kita tidak boleh mengira akan menurun secara drastis. Yang kita lihat bukan hanya pemulihan kesehatan tapi juga ekonomi, sehingga kita harus bekerja sama untuk menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.

Para pegawai yang telah menerima vaksin pertama hari ini dijadwalkan akan kembali menerima vaksin kedua setelah 14 hari yang jatuh pada tanggal 1 April 2021, sedangkan bagi pegawai lansia akan menerima vaksin setelah 28 hari yang jatuh pada tanggal 15 April 2021. Para pegawai Kawasan Nuklir Serpong, Bandung, dan Yogyakarta juga direncanakan akan divaksinasi dalam waktu dekat (tnt/an).