Workshop Sekretaris Pimpinan

Workshop Sekretaris Pimpinan

Perubahan berkomunikasi dan peningkatan profesionalisme Sekretaris Pimpinan dalam menunjang tugas pimpinan

Penyelamatan Arsip BATAN

PENYELAMATAN ARSIP BATAN

BATAN telah menyerahkan arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Capaian Opini WTP

BATAN Capai Opini WTP 6X

Selama 6 tahun sejak 2009 BATAN mendapat penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK atas laporan pengelolaan keuangan yang telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku

(Yogyakarta, 4/6/2015). Dalam rangka penyusunan Laporan Keuangan BATAN Semester I Tahun Anggaran 2015 dan evaluasi atas capaian Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan BATAN Tahun Anggaran 2014. dalam hal ini Biro Umum menyelenggarakan kegiatan koordinasi prapenyusunan Laporan Keuangan BATAN Semester I Tahun Anggaran 2015 sekaligus sebagai Evaluasi capaian Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan BATAN Tahun Anggaran 2014.

(Jakarta, 13/06/2015), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kawasan Kantor Pusat yang berlokasi di Jl. Kuningan Barat, Mampang Prapatan - Jakarta Selatan menggelar latihan mengatasi kebakaran (13/06). Latihan ini melibatkan tim pemadam kebakaran BATAN Kantor Pusat yang beranggotakan para petugas pengamanan.

Latihan yang dikomandani oleh Kepala Sub Bagian Pengamanan Dalam yang sekaligus Ketua Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) kawasan kantor pusat, Ferry merupakan kegiatan rutin, setidaknya sekali dalam setahun. Tujuan digelar latihan ini untuk mengetahui kondisi peralatan pemadam kebaran di kawasan kantor pusat. "Latihan semacam ini digelar secara rutin, minimal sekali dalam setahun. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui unjuk kerja peralatan proteksi kebakaran berupa hidrant dan kelengkapannya," jelas Ferry.

(Cipanas, 15/06/2015) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Djarot Sulistio Wisnubroto beserta para eselon I mengikuti sarasehan dengan 50 karyawan BATAN yang akan memasuki masa purna bakti periode 1 Januari s/d 31 Desember 2015 di Wisma BATAN, Cipanas (15/6). Dalam sambutannya Djarot menyampaikan ucapan terima kasih kepada 50 karyawan yang telah mengabdikan dirinya untuk kemajuan BATAN.

"Kita patut berbangga karena mempunyai kesempatan menjadi keluarga nuklir, meskipun sudah tidak lagi mengabdi di BATAN, kami berharap bantuan Saudara sekalian untuk selalu mengenalkan BATAN kepada masyarakat luas," kata Djarot.

(Jakarta, 11/06/15). Dalam rangka peningkatan pemahaman tentang kearsipan khususnya kepada para pejabat fungsional Peneliti, Perekayasa dan Pranata Nuklir jenjang jabatan madya dan utama, Biro Umum selaku Unit Kearsipan I BATAN menyelenggarakan Apresiasi Kearsipan BATAN Tahun 2015, dengan tema “Kewajiban Menyelamatkan Arsip Litbangyasa BATAN”.

Apresiasi kearsipan sangat penting mengingat BATAN selaku lembaga yang mempunyai tugas di bidang penelitian, pengembangan dan perekayasaan pendayagunaan (litbangyasa) iptek nuklir tidak terlepas dari pengelolaan arsiparis litbangyasa.

“Pemeliharaan arsip hendaknya dilakukan sejak awal kegiatan sampai dengan selesai oleh para pencipta arsip, dalam hal ini kepala unit kerja, para pejabat fungsional peneliti, perekayasa dan pranata nuklir jenjang jabatan madya dan utama, dan arsip tersebut harus terpelihara secara utuh, autentik dan kredibel,” kata panitia penyelenggara kegiatan, M. Tamyiz dalam sambutannya.

(Jakarta, 19/5/2015) – Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, sebanyak 13 lembaga Negara menyerahkan arsip statisnya kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penyerahan arsip itu langsung diserahkan kepada Kepala ANRI, oleh perwakilan masing-masing lembaga termasuk Arsip Statis BATAN yang diserahkan oleh Dendang Hermasyah selaku Kepala Biro Umum mewakili Pimpinan BATAN, dan ini merupakan penyerahan ke 5 kali arsip BATAN ke ANRI. Kegiatan ini besamaan dengan Rapat  Koordinasi Penyelamatan Arsip Instansi Strategis (Lembaga Negara) yang diikuti oleh 100 orang peserta dari 41 Kementerian dan Lembaga pada Selasa (19/5).

Kepala ANRI, Mustari Irawan, mengatakan, dengan diserahkannya arsip ini, kementerian/ lembaga telah memenuhi amanat UU 43/2009 tentang Kearsipan. Selain itu,  arsip yang diserahkan ini akan menjadi arsip statis yang menjadi identitas dan jati diri bangsa. Juga sebagai memori, acuan, dan bahan pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.