Teknik Perunut di Bidang Pertanian

Teknik Perunut di Bidang Pertanian

Dalam bidang pertanian, teknik perunut digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan tanah dan tanaman, baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung

Selengkapnya...
Reaktor dan Klasifikasinya

Reaktor dan Klasifikasinya

Reaktor nuklir adalah suatu alat untuk mengendalikan reaksi fisi berantai dan sekaligus menjaga kesinambungan reaksi itu

Selengkapnya...
Batang Kendali Pada Reaktor

Batang Kendali Pada Reaktor

Batang kendali berfungsi sebagai pengendali jalannya operasi reaktor agar laju pembelahan/populasi neutron di dalam teras reaktor

Selengkapnya...
Radiasi Ada Dimana-mana

Radiasi Ada Dimana-mana

Disadari atau tidak, ternyara di sekitar kita banyak sekali radiasi. Radiasi ada dimana-mana, di rumah, di kantor, di pasar, di lapangan, maupun di tempat-tempat umum

Selengkapnya...
Asal sumber radiasi alam

Asal sumber radiasi alam

Setiap manusia terkena radiasi dari alam (radiasi latar belakang) yang merupakan bagian terbesar yang diterima oleh manusia yang tidak bekerja di tempat yang menggunakan radioaktif

Selengkapnya...

Batan.go.id - Reaksi fusi D-T (deuterium-tritium) dalam sebuah reaktor nuklir Tokamak membutuhkan deuterium dan tritium. Tritium dibuat dari lithium dalam reaktor fusi, dengan demikian bahan bakar reaktor fusi adalah deuterium dan lithium. Keberadaan deuterium dalam air laut sangat melimpah, dan dapat digunakan untuk pemakaian selama ratusan ribu tahun, bahkan mungkin lebih dari sejuta tahun.

Lithium sebagai bahan baku pembuat tritium cukup banyak terdapat di lapisan bumi, kauntitas cadangan lithium akan mampu memasok reaktor fusi selama beberapa ribu tahun. Tetapi tritium juga dapat dibuat dalam suatu reaktor nuklir, teknik ini akan sangat bermanfaat apabila cadangan lithium telah menipis.

Batan.go.id – Tangerang. Teknologi bahan bakar nuklir terkait dengan aspek kemandirian dalam persiapan reaktor daya, BATAN memiliki instalasi Pilot Conversion Plant (PCP). Hal ini merupakan capaian luar biasa setelah 20 tahun dinanti. Instalasi tersebut berfungsi mengubah bahan baku yellow cake menjadi serbuk UO2 yang akan dibuat pelet dan selanjutnya dirakit menjadi elemen bakar nuklir. Sebelumnya sudah ada instalasi fabrikasi selongsong untuk wadah serbuk tersebut.

instalasi percobaan itu memiliki kapasitas produksi 100 kilogram serbuk UO2 per hari. Selain nantinya untuk bahan bakar reaktor daya, keberadaan serbuk UO2 yang telah memenuhi derajat nuklir dan derajat keramik itu akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemasok UO2 di dunia. PCP BATAN sendiri telah mendapat izin komisioning selama setahun dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir.

Batan.go.id - Ide deteksi keausan mesin muncul pertama kali oleh E. O. Lawrence, pemenang Nobel Fisika tahun 1939, di Berkeley, USA, selama konstruksi pembangunan Siklotron pertama pada tahun 1930. Dahulu disarankan bahwa lokasi dari mesin yang diduga mengalami keausan diberi label radioaktif secara langsung dengan membombardir mesin menggunakan partikel berat bermuatan, yang konsekuensinya mesin akan bersifat radioaktif dan dapat dideteksi dengan mengukur radiasi yang dipancarkan. Pada awalnya teknik ini dihasilkan hampir secara eksklusif dari flux neutron di dalam reaktor nuklir.

Pada tahun 1958, German Forschungsvereinigung Verbrennung skraft maschinen (Research Assosiation for Internal Combustion Engines) meminta Universitas Karlsruhe di Jerman untuk mempelajari apakah teknik isotop dapat digunakan untuk mesin pembakaran internal (internal combustion engines). Dibawah supervise Karl Kollman, professor dan direktur Institut Konstruksi Mesin dan Teknik Otomobil (Institute for Machine Construction and Automobile Engineering) selama kurun waktu 1958 hingga 1969, kontribusi penting terhadap teknik isotop dalam teknik mekanik telah dikembangkan. Usaha ini difokuskan pada pengukuran keausan mesin secara langsung, pengukuran dinamika mesin bergerak pada mesin yang sedang beroperasi dan pengukuran ketebalan film minyak mesin dalam tribosistem (sistem teknologi friksi, lubrikasi, dan keausan mesin).

Batan.go.id - Ford pada tahun 1950-an telah mengembangkan konsep mobil yang yang dinamakan Ford Nucleon. Mobil ini didesain berdasarkan asumsi bahwa reaktor nuklir dimasa depan akan berukuran lebih kecil, lebih aman, lebih ringan dan portabel. Desain kapsul bahan bakar nuklir terletak di bagian belakang mobil. Namun hingga saat ini Ford baru sebatas mengembangkan model mobil. Mengingat tantangan dan krisis energi serta kondisi iklim saat ini, ide mobil bertenaga nuklir layak dipertimbangkan, sebab ketika diproduksi dengan baik, energi nuklir relatif aman, bersih dan terjangkau.

Salah satuk kemungkinan bentuk bahan bakar nuklir untuk mobil yaitu hidron berbahan bakar nuklir (nuclear fueled hydrogen), artinya bahan bakar hidrogen diproduksi dengan menggunakan energi nuklir yang bersih, aman dan terjangkau. Reaktor nuklir selain untuk pembangkit listrik juga dapat digunakan untuk mengisi baterai kendaraan bermotor dengan sangat efisien. Manfaat yang akan diraih bila kita memproduksi mobil bertenaga nuklir yaitu efisien dalam pengisian bahan bakar, kemungkinan pengisian bahan bakar terjadi setiap 3 sampai 5 tahun sekali, volume bahan bakar yg lebih sedikit, sebagai perbandingan 1 pon uranium dapat menggerakkan sebuah kapal induk atau kapal selam, tidak menghasilkan emisi. Hal yang masih menjadi kendala hinnga saat ini adalah bagaimana desain kapsul bahan bakar nuklir tersebut dikemas agar aman dan tahan terhadap tekanan mekanis, gempa dan risiko kecelakaan.

Riset Batan ikut termasuk soal radiografi industri untuk pengujian material hingga logam tanah jarang yang digunakan oleh banyak industri di dunia.

Penggunaan energi nuklir sebenarnya telah masuk ke berbagai bidang industri. Jadi tidak hanya untuk masalah energi saja seperti pembangkit tenaga listrik. Batan dengan berbagai litbangyasa yang dimilikinya telah banyak melayani permintaan dunia industri di tanah air seperti yang dicontohkan dalam uraian berikut.

RADIOGRAFI INDUSTRI
aplikasi teknik nuklir khususnya sinar gamma di dunia industri antara lain untuk keperluan non destructive testing atau uji tak rusak bagi obyek ter tentu. Penger tian uji tak rusak di sini yaitu metode pengujian atau pemeriksaan terhadap bahan-bahan atau material-material produk industri dengan tidak menimbulkan kerusakan bagi material yang diperiksa tersebut.

Teknik uji tak rusak sudah mapan, terstandardisasi dan mendunia. Manfaat uji tak rusak yaitu untuk menjamin kepastian mutu, kehandalan komponen, dan keselamatan operasi instalasi di seluruh sektor industri.

Sinar gamma memiliki karakteristik antara lain mampu menembus benda atau material ter tentu. karena itu dapat dipakai melihat dan mengecek sistem beton ber tulang pada gedung dan bangunan lainnya, memindai komponen mesin industri, pengelasan dan lainnya.

Selain dapat menembus material, tingkat keselamatan dalam penggunaan sinar gamma terhadap manusia juga dapat diatur. Radiasi diatur sekecil mungkin yaitu di bawah batas ambang.

Selain itu digunakan metode radiografi dengan sinar X. Misalnya untuk memeriksa material non logam seper ti kayu, plastik, aluminium dan lainnya. aplikasinya juga dapat untuk memeriksa komponen pesawat terbang, reaktor nuklir dan lainnya.

Selain radiografi, masih ada teknik uji tak rusak lainnya seper ti tes ultrasonik, tes magnetik, tes penetrasi, tes kebocoran, tes emisi akustik dan lainnya. Masing-masing saling melengkapi satu sama lain.

BATAN memiliki peralatan radiografi neutron untuk meneliti dan menguji bahan dengan memanfaatkan berkas neutron yang dihasilkan oleh reaktor riset. awalnya peralatan tersebut memakai film untuk merekam gambar. Dalam perkembangannya berganti dengan tomografi neutron yangmemakai kamera sebagai pengganti film sehingga hasilnya lebih presisi.

"Sinar gamma dapat dipakai mengecek sistem beton bertulang pada gedung atau memindai komponen mesin industri."

"Tersedia peralatan radiografi neutron untuk meneliti bahan dengan memanfaatkan berkas neutron."