Teknik Perunut di Bidang Pertanian

Teknik Perunut di Bidang Pertanian

Dalam bidang pertanian, teknik perunut digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan tanah dan tanaman, baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung

Selengkapnya...
Reaktor dan Klasifikasinya

Reaktor dan Klasifikasinya

Reaktor nuklir adalah suatu alat untuk mengendalikan reaksi fisi berantai dan sekaligus menjaga kesinambungan reaksi itu

Selengkapnya...
Batang Kendali Pada Reaktor

Batang Kendali Pada Reaktor

Batang kendali berfungsi sebagai pengendali jalannya operasi reaktor agar laju pembelahan/populasi neutron di dalam teras reaktor

Selengkapnya...
Radiasi Ada Dimana-mana

Radiasi Ada Dimana-mana

Disadari atau tidak, ternyara di sekitar kita banyak sekali radiasi. Radiasi ada dimana-mana, di rumah, di kantor, di pasar, di lapangan, maupun di tempat-tempat umum

Selengkapnya...
Asal sumber radiasi alam

Asal sumber radiasi alam

Setiap manusia terkena radiasi dari alam (radiasi latar belakang) yang merupakan bagian terbesar yang diterima oleh manusia yang tidak bekerja di tempat yang menggunakan radioaktif

Selengkapnya...

Reaktor nuklir fisi yang saat ini beroperasi sebagian besar menggunakan bahan bakar dari bahan fisil U-235. Dari 436 unit reaktor yang beroperasi pada tahun 2009 (data Power Reactor Information System IAEA, Maret 2009), 434 diantaranya memanfaatkan U-235 sebagai bahan bakarnya. Hanya ada dua reaktor pembiak yang dapat memanfatkan bahan fertil U-238. Pemanfaatan bahan bakar thorium masih belum populer di dunia. Uranium tergolong sebagai logam tanah jarang, karena itu proses produksi bahan bakar uranium mirip dengan proses produksi logam tanah jarang sejenisnya. 

Gambar di atas menjelaskan produksi bahan bakar uranium dari bijih uranium (uranite) menjadi senyawa U3O8 yang berbentuk tepung berwarna kuning (yellow cake). Biji uranium banyak terdapat di USA Barat, Kanada, Australia, Afrika Selatan, Rusia dan Zaire.

Di dalam reaktor nuklir, reaksi fisi diharapkan akan berlangsung secara kontinu dan terkendali. Yang dimaksud dengan terkendali dalam hal ini adalah jumlah reaksi fisi dapat dinaik-turunkan dengan mantap dan stabil sesuai dengan kebutuhan energi. 

Bahan bakar reaktor fisi adalah radioisotop yang dapat berfisi (fisil), yang dapat diperoleh di alam. Tetapi karena beberapa bahan fisil dapat dibuat dari bahan dapat membiak (fertil), maka beberapa jenis bahan fertil yang dibutuhkan sebagai bahan baku pembuat bahan fisil juga digolongkan sebagai bahan bakar reaktor fisi. Bahan fisil U-233, U-235, Pu-239 dan Pu-241 serta bahan fertil Th-232 dan U-238 adalah bahan bakar dari beberapa tipe reaktor fisi yang telah dikembangkan hingga awal abad 21 ini.

Batan.go.id - Reaksi fusi D-T (deuterium-tritium) dalam sebuah reaktor nuklir Tokamak membutuhkan deuterium dan tritium. Tritium dibuat dari lithium dalam reaktor fusi, dengan demikian bahan bakar reaktor fusi adalah deuterium dan lithium. Keberadaan deuterium dalam air laut sangat melimpah, dan dapat digunakan untuk pemakaian selama ratusan ribu tahun, bahkan mungkin lebih dari sejuta tahun.

Lithium sebagai bahan baku pembuat tritium cukup banyak terdapat di lapisan bumi, kauntitas cadangan lithium akan mampu memasok reaktor fusi selama beberapa ribu tahun. Tetapi tritium juga dapat dibuat dalam suatu reaktor nuklir, teknik ini akan sangat bermanfaat apabila cadangan lithium telah menipis.

Batan.go.id – Tangerang. Teknologi bahan bakar nuklir terkait dengan aspek kemandirian dalam persiapan reaktor daya, BATAN memiliki instalasi Pilot Conversion Plant (PCP). Hal ini merupakan capaian luar biasa setelah 20 tahun dinanti. Instalasi tersebut berfungsi mengubah bahan baku yellow cake menjadi serbuk UO2 yang akan dibuat pelet dan selanjutnya dirakit menjadi elemen bakar nuklir. Sebelumnya sudah ada instalasi fabrikasi selongsong untuk wadah serbuk tersebut.

instalasi percobaan itu memiliki kapasitas produksi 100 kilogram serbuk UO2 per hari. Selain nantinya untuk bahan bakar reaktor daya, keberadaan serbuk UO2 yang telah memenuhi derajat nuklir dan derajat keramik itu akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemasok UO2 di dunia. PCP BATAN sendiri telah mendapat izin komisioning selama setahun dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir.

Nuklir merupakan salah satu sumber energi pembangkit listrik. Di dalam reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terdapat reaksi berantai yang berlangsung secara terkendali. Inilah yang membedakannya dengan bom atom. Meski terkendali, jika terjadi kebocoran akan berbahaya juga

Selain kondisi normal, PLTN juga dapat mengalami kondisi tidak normal (kecelakaan). Dalam hal ini disebut kondisi darurat nuklir. Tingkat kedaruratan nuklir berdasarkan IAEA diklasifikasikan sebagai berikut: