Teknik Perunut di Bidang Pertanian

Teknik Perunut di Bidang Pertanian

Dalam bidang pertanian, teknik perunut digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan tanah dan tanaman, baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung

Selengkapnya...
Reaktor dan Klasifikasinya

Reaktor dan Klasifikasinya

Reaktor nuklir adalah suatu alat untuk mengendalikan reaksi fisi berantai dan sekaligus menjaga kesinambungan reaksi itu

Selengkapnya...
Batang Kendali Pada Reaktor

Batang Kendali Pada Reaktor

Batang kendali berfungsi sebagai pengendali jalannya operasi reaktor agar laju pembelahan/populasi neutron di dalam teras reaktor

Selengkapnya...
Radiasi Ada Dimana-mana

Radiasi Ada Dimana-mana

Disadari atau tidak, ternyara di sekitar kita banyak sekali radiasi. Radiasi ada dimana-mana, di rumah, di kantor, di pasar, di lapangan, maupun di tempat-tempat umum

Selengkapnya...
Asal sumber radiasi alam

Asal sumber radiasi alam

Setiap manusia terkena radiasi dari alam (radiasi latar belakang) yang merupakan bagian terbesar yang diterima oleh manusia yang tidak bekerja di tempat yang menggunakan radioaktif

Selengkapnya...

Batan.go.id - Ide deteksi keausan mesin muncul pertama kali oleh E. O. Lawrence, pemenang Nobel Fisika tahun 1939, di Berkeley, USA, selama konstruksi pembangunan Siklotron pertama pada tahun 1930. Dahulu disarankan bahwa lokasi dari mesin yang diduga mengalami keausan diberi label radioaktif secara langsung dengan membombardir mesin menggunakan partikel berat bermuatan, yang konsekuensinya mesin akan bersifat radioaktif dan dapat dideteksi dengan mengukur radiasi yang dipancarkan. Pada awalnya teknik ini dihasilkan hampir secara eksklusif dari flux neutron di dalam reaktor nuklir.

Pada tahun 1958, German Forschungsvereinigung Verbrennung skraft maschinen (Research Assosiation for Internal Combustion Engines) meminta Universitas Karlsruhe di Jerman untuk mempelajari apakah teknik isotop dapat digunakan untuk mesin pembakaran internal (internal combustion engines). Dibawah supervise Karl Kollman, professor dan direktur Institut Konstruksi Mesin dan Teknik Otomobil (Institute for Machine Construction and Automobile Engineering) selama kurun waktu 1958 hingga 1969, kontribusi penting terhadap teknik isotop dalam teknik mekanik telah dikembangkan. Usaha ini difokuskan pada pengukuran keausan mesin secara langsung, pengukuran dinamika mesin bergerak pada mesin yang sedang beroperasi dan pengukuran ketebalan film minyak mesin dalam tribosistem (sistem teknologi friksi, lubrikasi, dan keausan mesin).

Batan.go.id - Ford pada tahun 1950-an telah mengembangkan konsep mobil yang yang dinamakan Ford Nucleon. Mobil ini didesain berdasarkan asumsi bahwa reaktor nuklir dimasa depan akan berukuran lebih kecil, lebih aman, lebih ringan dan portabel. Desain kapsul bahan bakar nuklir terletak di bagian belakang mobil. Namun hingga saat ini Ford baru sebatas mengembangkan model mobil. Mengingat tantangan dan krisis energi serta kondisi iklim saat ini, ide mobil bertenaga nuklir layak dipertimbangkan, sebab ketika diproduksi dengan baik, energi nuklir relatif aman, bersih dan terjangkau.

Salah satuk kemungkinan bentuk bahan bakar nuklir untuk mobil yaitu hidron berbahan bakar nuklir (nuclear fueled hydrogen), artinya bahan bakar hidrogen diproduksi dengan menggunakan energi nuklir yang bersih, aman dan terjangkau. Reaktor nuklir selain untuk pembangkit listrik juga dapat digunakan untuk mengisi baterai kendaraan bermotor dengan sangat efisien. Manfaat yang akan diraih bila kita memproduksi mobil bertenaga nuklir yaitu efisien dalam pengisian bahan bakar, kemungkinan pengisian bahan bakar terjadi setiap 3 sampai 5 tahun sekali, volume bahan bakar yg lebih sedikit, sebagai perbandingan 1 pon uranium dapat menggerakkan sebuah kapal induk atau kapal selam, tidak menghasilkan emisi. Hal yang masih menjadi kendala hinnga saat ini adalah bagaimana desain kapsul bahan bakar nuklir tersebut dikemas agar aman dan tahan terhadap tekanan mekanis, gempa dan risiko kecelakaan.

batan.go.id - Wahana luar angkasa Rover Curiosity milik NASA, menegaskan tentang apa yang selama ini ilmuwan telah perkirakan, yaitu astronot yang tergabung dalam misi Mars, berisiko menerima dosis radiasi yang melebihi batas normal. Rover Curiosity telah menghitung jumlah partikel angkasa berenergi tinggi yang beredar selama 8 bulan perjalanannya ke Mars perhitungan ini bahkan belum termasuk jumlah radiasi yang diterima selama berada di permukaan planet Mars. Semakin lama waktu yang digunakan untuk menjelajahi luar angkasa, dosis radiasi yang diterima semakin besar. Hal ini akan meningkatkan risiko kanker yang dapat mempengaruhi karier astronot.

Batan.go.id - Masih ingatkah anda dengan kasus kematian agen rahasia Rusia KGB Alexander Litvinenko di Inggris pada tanggal 23 November 2006 akibat keracunan unsur radioisotop?. Para dokter telah memastikan bahwa Alexander Litvinenko telah diracuni radioisotop Polonium 210 dengan dosis letal, yang terdeteksi melalui urinnya sebelum ia meninggal. Sejak saat itu, pihak berwenang telah menemukan jejak radioisotop Polonium 210 pada sepuluh tempat yang telah dikunjungi korban sebelum ia mulai sekarat pada 1 November 2006.Selain itu, para ilmuwan telah menemukan jejak radiasi dalam 2 pesawat jet British Airways yang terbang dengan rute London dan Moskow dalam minggu-minggu sebelum kematian Litvinenko. Gelombang kekhawatiran telah menyebar di seluruh Inggris mengenai kemungkinan terkontaminasinya puluhan ribu orang yang berada di gedung atau pesawat jet pada waktu kejadian.