Buku Proteksi Radiasi

Buku Proteksi Radiasi

Buku untuk Negeri

Buku untuk Negeri

Buku Energi

Buku Energi

(Jakarta, 11/4/18), Dengan spirit ingin terus belajar dan memperbaiki kinerja, kru sekertariat BATAN Press bertandang ke saudara seniornya dalam penerbitan KTI yaitu LIPI Press. Maksud kunjungan ini guna melihat dari dekat bagaimana pengelolaan penerbitan dan diskusi mengenai kendala teknis.. Rombongan di terima di Ruang Rapat Besar Kantor LIPI Press dan disambut oleh Pimpinan beserta empat staf editor. Sekertariat BATAN Press diantaranya Direktur Pelaksana, designer, lay-outer dan tatausaha tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan diskusi dan sharing.

Prapti Kepala Seksi Penyiapan Bahan dan Produksi LIPI Press mengingatkan bahwa komunikasi baik formal dan informal dengan editor dan penulis harus intens dilakukan untuk kelancaran proses editing. Semua kanal komunikasi baik WAG, email, japri dan disusul dengan komunikasi formal sangat efektif termasuk melakukan pendekatan pesonal. Hal Ini sangat ampuh sebagai pendekatan persuatif dengan para editor maupun mitra bestari.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana BATAN Press, Heru Santosa mengatakan “Kami optimis dengan keterbatasan sumber daya kami tetap ingin menyiapkan dan melakukan yang terbaik. Secara struktur organisasi, BATAN Press belum menjadi unit tersendiri, tetapi berada dalam pengelolaan Subbid Produksi Media. Studi banding ini merupakan salah satu upaya BATAN Press untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan penerbitan ilmiah,” tegasnya.

Eko Purwito Sekertaris BATAN Press menambahkan bahwa kunjungan kali ini lebih difokuskan pada eksplorasi teknis pengelolaan buku, bagaimana meminimalisir kendala dalam lay-out dalam program in design, pengarsipan juga pengadministrasian. Itulah sebabnya dia membawa seluruh kru sekertariat BATAN Press untuk terus belajar.

Sementara itu, Kepala LIPI Press Rahmi Lestari Helmi, menyambut baik pertemuan ini. “Kami sangat membuka diri untuk sharing dalam hal pengelolaan penerbitan ilmiah sehingga kita dapat tumbuh bersama dalam menghadapi regulasi terkait pengelolaan terbitan ilmiah yang terus berkembang,” sambungnya.  

LIPI Press dengan produktifitas sekitar 60-70 buku per tahun dengan berbagai disiplin ilmu memang berbeda dengan BATAN Press baik secara struktrural ataupun bidang kajian. Sejak kelahiranya tahun 2016 BATAN Press telah menghasilkan 11 buku.

Setelah diskusi terkait teknis pengelolaan naskah, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke bagian-bagian penyiapan bahan dan produksi LIPI Press, untuk melihat secara langsung proses pengelolaan dan penanganan naskah, mulai dari bagian sekretariat, editorial hingga kebagian desain dan produksi. Kemudian acara ditutup dengan foto bersama. (ae-Pdk)