Buku Proteksi Radiasi

Buku Proteksi Radiasi

Buku untuk Negeri

Buku untuk Negeri

Buku Energi

Buku Energi

Serpong (21/12/2017); Rutin melakukan pertemuan, diskusi dan evaluasi semua proses bisnis yang berjalan di BATAN Press (BP), dewan editor dan sekertariat Batan Press adalah upaya meningkatkan performance BATAN Press. Berlangsung di ruang rapat PRFN Sekertariat dan ketua dewan editor melakukan evaluasi dan terobosan untuk kelancaran penerbitan buku berkualitas.

Dalam 2 tahun berdiri BATAN Press telah menghasikan sekitar 15 buku. Tahun 2017 ini sekertariat BP telah mendapatkan 8 buah ISBN (Internasional Series Book Number) dari pernusnas atas buku yang akan diterbitkan tahun 2017 baik untuk cetakan ataupun yang diterbitkan secara digital.

                  Diskusi dibuka dan dipimpin oleh Direktur Pelaksana BATAN Press dan dihadiri oleh ketua dewan editor Anhar Antariksawan dan sekertariat BP. Dalam arahanya Anhar selalu mengingatkan bahwa perbaikan SOP penerbitan buku melalui BATAN Press harus segera dilakukan sementara bisnis prosesnya harus diupayakan lebih singkat, untuk menyongsong akreditasi maka dokumen administrasi untuk segera dilengkapi dan dibuatkan ceklist administrasi setiap buku, seperti: formulir permohonan penerbitan buku, surat pengantar dari kepala Satker, approval dan surat persetujuan (acceptance letter), hasil review, dll ujar Anhar.

                  Dalam diskusi Anhar mengusulkan untuk segera dibuatkan dan disiapkan terlebih dahulu usulan draft perjanjian kontrak dengan penulis dan pihak penerbit, untuk kemudian dikonsultasikan dengan bagian Hukum BHHK-BATAN (rencana PNBP BATAN Press), meliputi : durasi penayangan Ebooks di web, dan apakah dalam bentuk full dowloaded atau hanya parsial.

Dalam proses editing suatu buku melibatkan banyak pihak seperti para reviewer yang juga karena keterkaitan dengan keilmuan akan melibatkan akademisi pihak luar, hal ini sering menjadi hambatan waktu editing yang diperlukan. Menyebabkan molor waktu dalam proses editing yang imbasnya akan menyulitkan dewan editor dalam mengontrol durasi waktu yang harus diselesaikan sesuai jadwal atau prosedur.

Beberapa poin evaluasi adalah Perlu dipertimbangkan kembali pengadaan Sosialisasi BATAN Press untuk meningkatkan kesadaran para fungsional atau penggiat buku untuk menuangkan karyanya melalui media buku. Ini sangat berguna untuk transfer knowledge sebagaimana diagendakan BATAN. Diperbaharui (update) file Formulir Pengajuan Penerbitan Buku BATAN Press yang ada di web batan.go.id dan segera diupload ulang. Status naskah (buku BATAN Press) pada laman batan.go.id/batanpress diganti judulnya dengan “Naskah yang diterbitkan”, sedangkan keterangan “status” disubtitusi menjadi “Institusi” penulis. Reviewer (plus institusinya) dari buku yang sudah diterbitkan, tolong dapat dicantumkan dalam menu “Dewan Editor dan Pengelola BATAN Press” di laman batan.go.id. Sebagai bentuk apresiasi bisa dibuatkan sertifikat untuk Editor dan Reviewer buku BATAN Press segera diselesaikan. (ae-pdk)