Buku Proteksi Radiasi

Buku Proteksi Radiasi

Buku untuk Negeri

Buku untuk Negeri

Buku Energi

Buku Energi

“Yang penting hasilnya buku itu dibaca oleh semua kalangan, baik buku ilmiah maupun ilmiah populer dan juga komik ilmiah, untuk Buku llmiah harus yang spesifik, tidak boleh salah”, demikian disampaikan Deputi Jasa Ilmiah LIPI Mego Pinandito saat membuka Workshop Pembelajaran Interaktif Penerbitan Ilmiah LIPI Pres, Senin 23 Oktober 2017 di Gedung Balai Kartini. Kegiatan workshop rangkaian dari kegiatan Indonesia Science Expo 2017 yang diselenggarakan oleh LIPI.

“Tantangan sekarang yaitu buku komik ilmiah, jadi substansinya penting ngga boleh salah, keren orang yang baca komik bagus gambarnya tapi kalo baca komik ilmiah yang susah malah ngga laku. Jadi peran dan strategisnya sebuah buku diliat dari proses penerbitannya yang menjadi sangat penting dan juga bagaimana hasil daripada buku tersebut bisa diinspirasikan bisa dimanfaatkan dan dibaca oleh khalayak ramai”, demikian tutur Mego.

Sementara itu Kania Kushadiani dalam presentasinya menyampaikan pengenalan LIPI Press, bagaimana LIPI menjamin kualitas terbitannya, apa kelebihan LIPI Press, kemudian jumlah Dewan Editor di LIPI Press berjumlah 13 orang yang berasal dari berbagai bidang, contohnya bidang hayati, informatika dsb.

Lingga, presenter kedua juga menyampaikan tentang E Learning Publishing yang telah dilakukan oleh LIPI Press, dimana posisi peringkat Indonesia dalam publishing Internasional berada pada posisi ke empat dibawah Thailand. Pentingnya akreditasi bagi penerbit ilmiah, kemudian bagaimana proses penerbita buku. Presenter terakhir Fadly menyampaikan tentang anatomi buku, jenis-jenis terbitan buku dan perbedaan struktur buku/naskah pada KTI dan Bunga Rampai kepada peserta.

Kegiatan workshop dihadiri dari berbagai instansi dan kalangan edukasi yang berjumlah lebih kurangnya 75 orang. Acara diskusi yang diselingi dengan kuis untuk para peserta dengan hadiah buku cetakan LIPI Press. Setiap peserta juga mendapatkan buku-buku dengan berbagai judul. Kepala LIPI Press Rahmi Lestari Helmi turut memberikan penjelasan kepada peserta yang memberikan pertanyaan.

Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan tentang penerbitan buku ilmiah, bunga rampai maupu buku populer bagi peserta, khususnya bagi BATAN Press yang selalu mengacu kepada LIPI Press untuk penerbitannya. Diharapkan BATAN Press bisa lebih berjaya dengan terbitan buku-buku ilmiah maupun populer, selain itu dapat memberikan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang dilakukan peneliti BATAN kepada masyarakat luas. (trisni)