• (Jakarta, 05/09/2019) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Forum for Nuclear Cooperation in Asia menggelar workshop on Radiation Processing and Polymer Modification for Agricultural, Environmental and Medical Application di Hotel Ambarukmo, Yogyakarta, 3 s.d. 7 September 2019. Workshop ini diikuti oleh 22 orang peserta yang berasal dari 10 negara anggota FNCA yaitu Bangladesh, China, Indonesia, Jepang, Kazakhstan, Malaysia, Mongolia, Philipines, Thailand, dan Vietnam.

    Penanggung jawab kegiatan, Dharmawan Darwis mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan evaluasi kegiatan di masing-masing negara anggota FNCA. "Tujuan FNCA Worshop ini adalah untuk melakukan diskusi, evaluasi kegiatan masing-masing Negara anggota, tukar menukar pengalaman dan meningkatkan kerjasama antar Negara anggota dalam hal penelitian dan pengembangan aplikasi oligokitosan iradiasi/oligokaraginan sebagai plant growth promoter, plant elicitor, dan aplikasi proses radiasi di bidang lingkungan dan kesehatan," ujar Dharmawan.

  • (Musi Rawas, 03/09/2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyelenggarakan kegiatan evaluasi pelaksanaan Science Techno Park (STP) di Kabupaten Musi Rawas, Selasa (03/09). Kegiatan STP merupakan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2015.

    Wakil Bupati Musi Rawas, Suwarti dalam sambutannya menyambut baik kegiatan evaluasi pelaksaan STP BATAN. Kabupaten Musi Rawas menjadi salah satu daerah yang ditunjuk oleh BATAN sebagai salah satu lokasi STP selain Kabupaten Klaten dan Polewali Mandar.

  • Tugas dan Fungsi
    Bidang Keselamatan Kerja dan Keteknikan (K3) mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan pemantauan keselamatan kerja, proteksi radiasi, dan operasi, pemeliharaan dan pengembangan elektromekanik dan instrumentasi fasilitas penelitian dan pengembangan teknologi nuklir terapan.

    Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, bidang K3 melakukan dan mengembangkan teknik pengendalian dosis radiasi personel; pemantauan dan pengendalian daerah kerja; teknik penanggulangan kecelakaan kerja radiasi dan non radiasi; perencanaan dan pelaksanaan program penanggulangan kedaruratan nuklir dan non nuklir; pengendalian lalu lintas zat radioaktif di lingkungan fasilitas; pengelolaan limbah radioaktif dan limbah B3 dan pengendalian keselamatan lingkungan. Melakukan Operasi dan perawatan mesin produksi Nitrogen cair dan Genset, perawatan dan perbaikan blower ruang asam, mesin pendingin, peralatan elektromekanik, peralatan ukur dan radiasi, konstruksi dan rancang bangun dalam mengembangkan fasilitas penelitian.

    Kesehatan pegawai dipantau secara berkala melalui Medical Check up dan layanan kesehatan oleh klinik.Selain itu, sebagai wujud kontribusi PSTNT kepada masyarakat,bidang K3 mengoptimalkan fasilitas, peralatan dan personel yang ada utk melayani masyarakat seperti : melayani pemeriksaan radioaktivitas dalam berbagai matriks cuplikan, peningkatan pengetahuan masyarakat melalui kunjungan ataupun pelatihan dan nara sumber.

    Personel
    Personel bidang K3 teridiri dari pejabat fungsional Pengawas radiasi, Pranata nuklir dan Pengendali dampak lingkungan yang dalam melakukan pekerjaannya dilengkapi dengan Lisensi dari Bapeten maupun Menaker.

    Pada 2020, jumlah personel bidang k3 beranggotakan 27 orang personel, yang masing-masing tergabung dalam 3 Sub bidang :

    • Sub Bidang Keselamatan kerja dan Proteksi Radiasi
    • Sub Bidang keteknikan
    • Klinik

  • Batan.go.id – Jogja (16/08/2016) – Untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 71, Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA) BATAN menggelar Jalan Sehat dan 6 cabang lomba rakyat. Dalam sambutannya Kepala Bidang Teknologi Proses, Drs. Muhammad Setiaji, MT mewakili Kepala PSTA yang berhalangan hadir mengatakan bahwa selain mengikuti Jalan Sehat dan 6 lomba rakyat, nantinya juga akan dilakukan pemilihan Pegawai Teladan.

    “Pengusulan Pegawai Teladan meliputi katagori Peneliti, Pembantu Peneliti, dan Fungsional Umum”, kata Setiaji. Seleksi telah dilakukan sejak awal Agustus melalui masukan dari para kepala bidangnya. Hasilnya akan diumumkan saat upacara hari Kemerdekaan ke 71, 17 Agustus 2016 di halaman kantor.

  • Dalam melaksanakan tugasnya, PDK memiliki ketersediaan  fasilitas peragaan sains dan teknologi dan pusat informasi iptek nuklir yang memadai sebagai infrastruktur  pendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Fasilitas yang saat ini tersedia adalah:

    Kepanjangan dari Peragaan Sains dan Teknologi Nuklir. Di gedung ini dipamerkan semua hasil penelitian BATAN agar manfaatnya juga bisa diketahui dan dirasakan masyarakat. Semua kegiatan dan hasil litbang BATAN disajikan secara visual dalam bentuk foto, diagram, benda peraga, maket instalasi, simulator reaktor, dan contoh2 varietas unggul hasil riset iptek nuklir.

    Tatacara Kunjungan ke gedung Perasten:

    1. Mengajukan ijin kunjungan, dengan menyebut waktu dan jumlah peserta ke Kepala Pusat Diseminasi dan Kemitraan. Jalan Cinere Raya 49, Jakarta. Telpon (021) 7659401, faks. (021) 75913833. Email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. website www.batan.go.id
    2. Jumlah pengunjung maksimal 100 orang untuk satu kali kunjungan. 
    3. Menggunakan seragam bagi kalangan pelajar
    4. Tidak dipungut biaya kunjungan. Tidak disediakan makan dan minum.
    5. Selama kunjungan didampingi pemandu yang ahli di masing-masing bidang riset nuklir.

    Disediakan pula sarana informasi iptek nuklir untuk masyarakat yang lokasinya jauh dari kantor-kantor BATAN. Sarana informasi iptek nuklir yang diberi nama Nuclear Corner ada dibeberapa wilayah Indonesia, seperti :

    1. Zona Nuklir di Taman Pintar Yogyakarta
    2. Pusat Informasi Nuklir - PP Iptek di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta
    3. Nuclear Corner di beberapa SMA di Indonesia seperti di Pangkal Pinang, Muntok, Toboali 
    4. Pusat Informasi Iptek Nuklir di satuan-satuan kerja di BATAN seperti di Jakarta, Serpong, Bandung, dan Yogyakarta.
    5. Laboratorium Edukasi iptek nuklir di Jepara
  • Hasil kegiatan Bidang Sistem Informasi Managemen Nuklir

  • Yogyakarta, 26/07/2018 – “Jangan sampai jadi profesor untuk dirinya sendiri, kita harus mampu memberikan sesuatu kepada masyarakat,” demikian pesan Kepala BATAN Prof. Dr. Djarot S Wisnubroto kepada para peserta Seminar Nasional Iptek Nuklir Dasar dan Terapan di ruang Baiquni PSTA BATAN, jalan Babarsari, Yogyakarta.

    Djarot juga mengatakan tentang keinginan pemerintahan Presiden Jokowi kepada smua masyarakat. ”Mulailah kita berfikir tidak hanya sekedar output tapi juga outcome, dampak bagi masyarakat itu apa?” demikian jelas Djarot. Para peneliti juga diharapkan untuk lebih bervariasi dalam melakukan penelitian, tidak terpaku pada penelitian yang itu-itu saja. “Jangan sampai kita berfikir kalau penelitiannya misalnya zeolit ya zeolit terus. Apa progres yang ingin kita ciptakan dan kelak jadi apa? Ada roadmap yang bisa kita ciptakan dan kelak bisa kita sampaikan ke pihak lain, tidak harus kita sendiri”, demikian tegas Djarot.

  • (Yogyakarta, 30/10/2018), Beberapa definisi mengatakan bahwa muda itu berada dibawah umur 35 tahun. Sementara WHO dengan mempertimbangkan usia harapan hidup manusia di seluruh dunia menyatakan sampai 65 tahun itu termasuk muda.

    Selanjutnya Kepala BATAN, Prof. Dr. Djarot S Wisnubroto mengatakan, “Jika kita menggunakan batas usia pensiun 58 tahun, maka yang muda adalah paling tidak masih bisa bekerja 10 tahun lagi di BATAN. Jadi usia muda itu batasnya 48 tahun. Kenapa 10 tahun, masih bisa berkiprah sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya,” demkian menurut Djarot saat memberikan sambutan di depan karyawan BATAN Yogyakarta saat Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 90 di Jalan Babarsari, Yogyakarta (29 Oktober 2018).

  • Laporan Kegiatan tahun 2018 Pusat Pendayagunaan Informatika dan Kawasan Strategis Nuklir ini menguraikan secara singkat hasil kegiatan yang dicapai/dikerjakan selama Tahun Kegiatan dan Anggaran 2018. Laporan kegiatan tahun 2018 ini disusun untuk memenuhi kewajiban dalam rangka pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, sebagai bahan evaluasi agar pelaksanaan kegiatan pada tahun berikutnya lebih baik lagi sesuai dengan target yang telah  direncanakan. Laporan kegiatan tahun 2018 juga diharapkan dapat digunakan sebagai bahan penilaian atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi unt kerja, sehingga dapat diperoleh gambaran umum mengenai pencapaian pelaksanaan tugas dan dapat dipergunakan sebagai masukan dalam pelaksanaan kegiatan tahun berikutnya.

    Untuk selengkapnya........

  • Yogyakarta, 11/12/2018 - Pusat Sains dan Teknologi Akselerator BATAN Yogyakarta membuka kesempatan kepada Warga Negara Republik Indonesia untuk memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk mengisi lowongan Tenaga Kontrak. Pengumuman ini dibuka berdasarkan SK Kepala PSTA BATAN No. 4842 /BATAN/STA/KP 02 01/12/2018 tentang Lowongan Tenaga Kontrak Pusat Sains dan Teknologi Akselerator Badan Tenaga Nuklir Nasional Yogyakarta 2018. Formasi yang dibutuhkan antara lain: 

  • Batan.go.id - Tugas utama keselamatan reaktor adalah mencegah terlepasnya zat-zat radioaktif ke lingkungan baik dalam keadaan operasi normal, gangguan maupun kecelakaan. Tugas ini dilakukan oleh sistem keselamatan raktor. Filosofi keselamatan reaktor adalah “gagal selamat” artinya bila reaktor beroperasi tidak normal sistem keselamatan segera mematikan reaktor dan mengambil tindakan pengamanan secara otomatis. Tujuannya adalah elemen bakar selalu memperoleh pendinginan yang cukup sehingga integritasnya selalu terjaga dan pelepasan zat radioaktif terhindarkan. Oleh karena itu sistem keselamatan reaktor harus mempunyai keandalan yang tinggi. Harus berfungsi setiap saat dan setiap keadaan termasuk keadaan bila terjadi bencana alam seperti gempa bumi.

  • Yogyakarta, 21/02/2019Sebanyak 9 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) PSTA BATAN tahun anggaran 2018 mengunjungi Unit Jaminan Mutu (UJM) di PSTA. Kunjungan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Orientasi Pegawai Baru CASN BATAN tingkat unit yang dilaksanakan pada 12 sampai 21 Februari 2019.

    Kepala Unit Jaminan Mutu, Aris Bastianudin, SST yang menyambut para CASN itu menyampaikan bahwa UJM merupakan salah satu unit di PSTA yang dibentuk sesuai Perpres nomor 46 tahun 2013. Tugas pokok UJM sesuai dengan Perka BATAN nomor 14 tahun 2013 adalah melakukan pengembangan, pengelolaan, pemantauan, pelaksanaan dan audit internal sistem manajemen mutu penelitian serta pengembangan teknologi akselerator.  

    Saat ini PSTA BATAN telah menerapkan 7 (tujuh)  sistem manajemen yaitu dengan menerapkan sistem manajemen untuk meningkatkan layanan dan mutu kepada pemangku kepentingan. Penghargaan dari lembaga yang berkompeten telah didapatkan, yaitu:

  • (Yogyakarta, 24/03/2020). Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA) BATAN tengah melakukan upaya untuk mendukung pemerintah menekan penyebaran wabah virus Corona atau biasa disebut Covid-19. Salah satu upaya yang baru saja dilakukan adalah memberikan bantuan kepada RSUD Kota Yogyakarta, di jalan Wirosaban No. 1.  Bantuan yang diberikan PSTA berupa 30 set Coverall, kelengkapan APD (alat pelindung diri) seperti 1 dos masker, 1 dos sarung tangan, penutup kepala, dan shoes cover. Serah terima bantuan dilakukan di kantor PSTA BATAN Yogyakarta, jalan Babarsari. (24/03/2020)

    Eko Yudho Pramono selaku Kepala Bagian Tata Usaha PSTA, saat menyerahkan bantuan mengatakan, “PSTA, walaupun juga harus menyediakan stock untuk antisipasi kedaruratan, namun harus tetap bisa berbagi dengan RSUD, yang saat ini lebih membutuhkan untuk menangani pasien,” kata Eko.

  • Yogyakarta, 11/02/2019 – Negara kembali menyerap kekayaan hasil lelang Barang Milik Negara (BMN) jauh diatas nilai limit yang ditawarkan dari hasil lelang PSTA BATAN Yogyakarta yang ditutup Senin (11/2) bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

    Penawaran yang masuk sebesar Rp 105.777.999. Penawaran ini naik 500% dari nilai limit awal yang hanya Rp 20 jutaan. Imam Turmudzi yang beralamatkan di Umbulharjo berhasil memenangkan penawaran tertinggi di pelelangan tersebut untuk dirinya sendiri. Pemenang kedua Moh. Tohir dengan penawaran sebesar Rp. 79.100.000,00. Tempat ketiga adalah Abdul Aziz dengan penawaran sebesar Rp. 75.125.000,00.

    Petugas KPKNL memfasilitasi proses lelang online ini melalui situs web www.lelang.go.id yang terbuka bagi masyarakat Indonesia, memberikan data jumlah peserta yang telah mengikuti lelang BMN PSTA BATAN Yogyakarta ini yaitu sejumlah 17 peserta.

  • Yogyakarta,28/01/2019 – Semua pihak termasuk seluruh pegawai di kawasan nuklir Yogyakarta memiliki tanggung jawab kongkrit untuk melaksanakan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) menjadi budaya bersama.  Bulan K3 Nasional tahun 2019 ini mengambil tema “Wujudkan kemandirian masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional.”

    Dalam keterangannya Kepala Bagian Tata Usaha, Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA), Eko Yudho Pramono, ST mengatakan bahwa BATAN Yogyakarta sudah menerapkan K3. Hal ini dibuktikan dengan sertifikat SMK3 (Sistem Manajemen K3) oleh Komisi Standardisasi BATAN. Sejak tahun 2019 ini BATAN telah menerapkan Sistem Manajemen BATAN yang didalamnya termasuk SMK3 yang telah disertifikasi oleh Sucofindo tahun 2018 lalu.

  • Batan.go.id – Jogja (05/10/2016) – Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten) bekerja sama dengan Forum for Nuclear Cooperation in Asia (FNCA) akan menyelenggarakan pertemuan. Pertemuan yang membahas tentang peningkatan capacity building nuclear security ini dilakukan di hotel Melia Purosani Yogyakarta (04/10/2016). Diikuti oleh 10 negara yaitu Indonesia, Bangladesh, China, Kazakhtan, Republik Korea, Malaysia, Mongolia,Thailand, Vietnam, Jepang, dan Badan Tenaga Atom Internasional.

    Pertemuan yang dibuka oleh Kepala Bapeten Prof. Dr. Jazi Eko Istiyanto ini berlangsung sehari saja. Dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas nuklir BATAN di Yogyakarta. Kunjungan diterima oleh Kepala Pusat Sains dan Teknologi Akselerator Dr. Susilo Widodo yang menjelaskan hal teknis tentang bahan bakar yang digunakan di reaktor Kartini Yogyakarta. Selain itu juga dijelaskan tentang pemanfaatan iptek nuklir dalam bidang lainnya di Indonesia.