HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 26/02/2019) Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyelenggarakan Sharing Knowledge dengan tema “Metode Terkini dalam Bidang Pemuliaan Tanaman”, Selasa (26/2) bertempat di Gedung Pertemuan PAIR dengan dimotori Tim CAMAT. Sharing knowledge kali ini menampilkan pembicara dari pegawai PAIR yang telah menyelesaikan pendidikan S3-nya bidang Pertanian, dan diharapkan dapat berbagi ilmu dan pengalaman mereka selama menempuh pendidikan S3. Sebanyak  82 pegawai PAIR khususnya pegawai yunior hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara ini, Suhirman selaku Plh. Kepala PAIR menegaskan bahwa sharing knowledge ini diadakan dalam rangka memelihara kompetensi yang ada di PAIR sehingga tidak hilang atau terputus dan dapat diwariskan kepada yunior-yuniornya. Selain itu memberikan/membuka wawasan setiap pegawai PAIR, sehingga setiap pegawai mampu berperan sebagai agen informasi kegiatan-kegiatan yang ada di PAIR. Diakhir sambutannya,  Suhirman berharap agar peserta yang hadir dapat menyerap ilmu yang disampaikan para pembicara dan memanfaatkannya sesuai dengan tugas pokoknya.

Dengan moderator Ania Citraresmini, acara presentasi diawali  Winda Puspitasari yang membagi pengalaman dan ilmu yang diterima saat menempuh S3 di University of Goettingen Jerman, lulus tahun 2017. Judul yang disampaikan adalah “Association Analysis of Genetically Study Seed Quality Feature of Faba Bean (Vicia faba L.)”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Association Analysis untuk mengetahui asosiasi antara marka molekuler dengan karakter kandungan vicin convicin pada biji faba bean dan menghasilkan satu marka AFLP yang signifikan terasosiasi dengan kandungan vicin-convicin pada meteri genetik yang digunakan, yaitu genotipe fababean yang mengandung vicin-convicine (wild type). Dilanjutkan Sherly Rahayu yang telah menyelesaikan studi S3 di Institut Pertanian Bogor tahun 2018. Judul yang dibawakan adalah “Keragaman Genetik dan Pewarisan Sifat Karakter Malai Padi”. Keragaman malai padi dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan dimana keragaman gentik malai ini merupakan modal bagi pemulia tanaman untuk meningkatkan potensi hasil padi.

Terakhir Sasanti Widiarsih yang telah menyelesaikan studi S3 di University of Goettingen Jerman tahun 2017, memberikan materi tentang “Inheritance of Seed Quallity Germination and Seed Longevity in Three Dobled-Haploid Population of Oilseed Rape”, yaitu mengenai studi pewarisan karakter berkecambahan, perkecambahan biji setelah penyimpanan jangka panjang (seed longervity) dan sifat-sifat kualitatif benih oilseed rape. Ditemukan 2 candidate gene yang mungkin mengendalikan karakter tersebut dan berkaitan juga dengan karakter serat biji dan warna biji. Acara ditutup dengan diskusi. (anari)

(Jakarta, 10/03/2019). Tahun ini, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) memasuki tahun terakhir Rencana Strategis (Renstra) 2015 – 2019. Untuk Renstra 2020 - 2024, BATAN ingin lebih hadir ditengah masyarakat, salah satunya melalui perbaikan varietas padi lokal. BATAN menargetkan 12 varietas padi lokal dapat diperbaiki dalam 5 tahun kedepan. Hal ini disampaikan Deputi Kepala BATAN bidang Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir, Efrizon Umar, saat Media Briefing, di Rumah Makan Roemah Nenek, Bandung, (08/02).

Ia menceritakan, saat mengadakan pertemuan dengan stakeholders beberapa bulan lalu di Yogyakarta, banyak pemerintah daerah, seperti Kabupaten Musi Rawas - Sumatera Selatan, Kabupaten Agam – Sumatera Barat, Banten, Bali, Kalimantan, hingga Polewali Mandar - Sulawesi Barat,  yang menyatakan ketertarikan agar varietas padi lokalnya dapat diperbaiki dengan teknologi nuklir.  “Kabupaten Klaten dengan varietas lokal Rojolele misalnya, sangat menunggu kapan perbaikan varietas lokalnya dapat segera dirilis oleh Kementerian Pertanian (Kementan),” ungkapnya.

(Jakarta, 22 Januari 2019), Di awal tahun 2019, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) –BATAN mengadakan kuliah umum bagi mahasiswa yang melaksanakan penelitian di PAIR.  Sebanyak 34 dari 40 mahasiswa  dari berbagai Universitas di Indonesia yang melaksanakan penelitian di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN antara lain : IPB, UGM, UI., Univ. Muhammadiyah Jakarta, Univ. Surya, Univ. Airlangga , Univ. Veteran Jawa Timur, UNTIRTA, UNPAD, Univ. Al Azhar dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadir dalam acara kuliah umum yang diselenggarakan PAIR- BATAN pada tanggal 22 Januari 2019 bertempat di Ruang Pertemuan Utama PAIR.  Tema kuliah umum kali ini mengangkat kegiatan di bidang Pertanian yaitu tentang “Teknologi Radiasi untuk Pemuliaan Mutasi Tanaman”.  Tujuan diadakan kuliah umum ini adalah untuk memperkenalkan serta menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan dan hasil  penelitian dan pegembangan (litbang) PAIR khususnya di Bidang Pertanian kepada para mahasiswa yang melakukan penelitian di PAIR.

(Jakarta, 22 Januari 2019), Di awal tahun 2019, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) –BATAN mengadakan kuliah umum bagi mahasiswa yang melaksanakan penelitian di PAIR.  Sebanyak 34 dari 40 mahasiswa  dari berbagai Universitas di Indonesia yang melaksanakan penelitian di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN antara lain : IPB, UGM, UI., Univ. Muhammadiyah Jakarta, Univ. Surya, Univ. Airlangga , Univ. Veteran Jawa Timur, UNTIRTA, UNPAD, Univ. Al Azhar dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta hadir dalam acara kuliah umum yang diselenggarakan PAIR- BATAN pada tanggal 22 Januari 2019 bertempat di Ruang Pertemuan Utama PAIR.  Tema kuliah umum kali ini mengangkat kegiatan di bidang Pertanian yaitu tentang “Teknologi Radiasi untuk Pemuliaan Mutasi Tanaman”.  Tujuan diadakan kuliah umum ini adalah untuk memperkenalkan serta menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan dan hasil  penelitian dan pegembangan (litbang) PAIR khususnya di Bidang Pertanian kepada para mahasiswa yang melakukan penelitian di PAIR.

(Serpong, 21/02/2019), Iradiator Gamma Merah Putih kedatangan tamu Departement of Agriculture and Water Resources (DAWR) Australia Mr. Douglas Kerruish dan Mr. Ives Henon. Kunjungan mereka didampingi oleh beberapa perwakilan dari Kementerian Pertanian,  Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati (KTHN), Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian (BUTTMKP), Direktorat Jenderal Hortikultura), dan PT. Alamanda Sejati Utama.