Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

Hari Jum’at 23 Januari 2015 bisa jadi merupakan hari bersejarah bagi BATAN, khususnya bagi PAIR. Pada hari itu Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA), HE. Dr. Yukiya AMANO berkunjung ke PAIR untuk memberikan pidato dalam rangka pengukuhan penunjukan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre untuk Research and Development and Capacity Building in Nondestructive Dianostics, Testing and Inspection Technologies. Dalam pidatonya, Dr. Amano menyatakan “Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang NDTIT dan (2) kerjasama yang saling menguntungkan antara BATAN dengan IAEA yang sudah berlangsung lama”. Dengan ditetapknya BATAN sebagai collaborating centrenya IAEA, BATAN yang saat ini didukung oleh SDM dengan keahlian yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam memberi layanan kepada industri tidak di dalam negeri, tetapi juga untuk kawasan regional bahkan lebih dari itu, demikian lanjutnya.


Dalam kunjungannya ke PAIR, Dr. Amano disambut oleh Ka BATAN, Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto didampingi Ka. PAIR, Dr. Hendig Winarno. Dalam penyambutan ini hadir juga Sestama, Deputi SATN, Deputi TEN, Para pejabat eselon II BATAN, pejabat dari BAPETEN dan awak media yang meliput. Rangkaian acara kunjungan DG IAEA ke PAIR, didahului pidato selamat datang oleh Ka. BATAN yang menyatakan “Penetapan BATAN sebagai collaborating centrenya IAEA tidak hanya merupakan suatu kehormatan melainkan juga suatu pengakuan bahwa kemampuan BATAN saat ini baik itu yang menyangkut SDM dan fasilitas sudah memadai dan dapat disejajarkan dengan apa yang berlaku negara maju”. Dengan demikian, ini akan meningkatkan rasa percaya diri dan BATAN berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang prima kepada pengguna, lanjutnya. Dalam rangkaian acara kunjungan ini juga, Deputi Kepala BATAN bidang Sain dan Aplikasi Teknik Nuklir (SATN), Dr. Ferhat Azis memberikan presentasi tentang fasilitas, lingkup kegiatan dan pusat-pusat yang terlibat dalam collaborating centre.

Acara puncak kunjungan DG IAEAdi ditandai dengan penandatanganan prasasti kunjungan oleh beliau sendiri, dilanjutkan dengan melihat-lihat fasilitas yang ada gedung laboratorium NDT yang pembangunannya didedikasikan untuk Collaborating Centre. Nantinya prasasti ini akan disandingkan dengan dua prasasti lainnya yang sudah ditandatangani terlebih dahulu oleh Kepala BATAN dan oleh DDG NA Mr. Aldo Malavasi. Acara kunjungan DG IAEA diakhiri dengan konferensi press dan tanya jawab dengan awak media elektronik maupun cetak. (H-R=O)