pnbp alur
bimbingan1
pkl1
pnbp1

Riau, 9 Agustus 2018, Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-23 diselenggarakan pada tanggal 9 Agustus 2018 sampai dengan 11 Agustus 2018 dan dipusatkan di di Komplek Gubernuran Provinsi Riau, Kota Pekanbaru yang berpredikat Riau sebagai salah satu lumbung energi nasional dan penyangga utama kebutuhan pangan di Pulau Sumatra. Hakteknas ini dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) RI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman dan Presiden RI ke-3 Prof. Dr. B.J. Habiebie. Hakteknas tahun ini bertemakan “Inovasi untuk Kemandirian Pangan dan Industri” dengan sub tema “Sektor Pangan dan Energi di Era Revolusi Industri 4.0”, serta tagline “Inovasi Membangun Negeri”.

Pada rangkaian kegiatan Ritech Expo Pameran Inovasi Anak negeri yang dilaksanakan pada 9 sampai dengan 11 Agustus 2018, Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan PT. Sigma Utama Paint, PPET – LIPI, dan Dislitbang TNI-AL turut berperan aktif dalam pameran inovasi dan hasil riset berupa Produk Cat Anti Deteksi Radar dalam mendukung Pertahanan Nasional yang dikemas dalam wadah KONSORSIUM Inovasi Industri Program Insentive Inovasi Industri Kemenristek-Dikti. Kemampuan cat ini dalam menghindari deteksi radar adalah berasal dari bahan smart magnetik yang dibuat dari bahan baku berbasis oksida besi dan oksida logam tanah jarang. Bahan baku ini sangat melimpah di Indonesia. Oksida besi berasal dari mineral pasir besi yang terbentang luas dari Sabang sampai Merauke. Sementara oksida logam tanah jarang sangat melimpah dari mineral monasit yang berada di Pulau Bangka Belitung.   

(Bogor, 26 Juli 2018), Dalam rangka memperluas kerjasama dengan lembaga litbang, akademisi dan industry, pada hari Kamis 26 Juli 2018 telah dilakukan koordinasi dan penandatangan kerja sama antara Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) dengan PT. Sigma Utama Paint, UNJANI (Universitas Jenderal Achmad Yani) dan BBLM (Balai Besar Logam dan Mesin) Kementerian Perindustrian. Dalam sambutannnya Kepala PSTBM Prof. Dr. Ridwan menegaskan kembali bahwa koordinasi dan kerjasama yang dilakukan ABG (Academician, Business, Government)  ini adalah tentunya dilandasi keinginan luhur bersama untuk bersama-sama bersinergi dalam rangka berkontribusi dan memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk nusa dan bangsa. Hal ini tentunya akan terwujud salah salah satunya dengan adanya saling kepercayaan dan keterbukaan sebagai tujuan utama pertemuan ini.

Bogor, 25 Juli 2018, Ppenandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) BATAN dengan Asosiasi Pengelasan Indonesia/Indonesian Welding Society. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala PSTBM, Prof. Dr. Ridwan dan Presiden API, Ir. Achdiat Atmawinata dengan disaksikan oleh Sekjen API - Ir. Anjar Niryawan, wakil Akademisi API - Prof. Winarto, staf ahli API, serta jajaran struktural dan para peneliti PSTBM. Acara penandatanganan diawali dengan sambutan Kepala PSTBM. Dalam sambutannya Kepala PSTBM menyampaikan beberapa hal terkait PKS ini yakni bahwa PSTBM BATAN memiliki fasilitas berkas neutron yang dapat digunakan untuk kegiatan Non-Destructive Test pada material teknik khususnya bahan lasan. Selain itu, cukup banyak topik-topik litbang di BATAN yang berkorelasi dengan aktivitas API. Kepala PSTBM berharap PKS ini dapat direalisasikan dengan melakukan aksi-aksi ril seperti penyusunan proposal kegiatan bersama, utilisasai fasilitas PSTBM oleh para mahasiswa S2 dan S3. Kepala PSTBM pun berharap, API dapat menjadi penghubung antara PSTBM dengan para stakeholder maupun anggota API khususnya dari kalangan industri. Selanjutnya, Presiden API menyampaikan sambutannya yang antara lain menekankan pentingnya realisasi atau implementasi dari PKS, serta perlunya segera menyusun fokus dan prioritas kegiatan yang dapat dilakukan bersama.

Serpong, 23 Mei 2018. Dalam rangka penyiapan masukan untuk penyusunan Rencana Litbang Utama pada Renstra 2020-2024, Kepala Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) Prof. Dr. Ridwan mengumpulkan beberapa doktor muda PSTBM yang sesuai dengan usia dan masa kerjanya akan banyak mengambil peran dalam rentang waktu pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) tersebut. Sebagai peneliti yang telah diberi kesempatan untuk mendapatkan pendidikan tinggi, Kepala PSTBM menantang para doktor  yang hadir untuk berfikir “out of the box” dan berani membuat inovasi-inovasi yang cemerlang dengan mempertimbangkan dengan cermat peluang dan kendala ke depan baik terkait ketersediaan anggaran litbang dari DIPA yang makin terbatas, tuntutan akan hasil-hasil litbang yang makin terukur dan jelas pemanfaatannya untuk masyarakat serta kebijakan-kebijakan strategis pemerintah dalam pengalokasian anggaran dan penetapan program nasional. Para doktor-peneliti PSTBM ini diharapkan mulai mempersiapkan diri untuk mandiri secara anggaran yang tidak hanya bergantung pada suplai anggaran DIPA.

Serpong, 18 Mei 2018, Bertempat di Gedung 43 Pusat Sains Teknologi Bahan Maju (PSTBM) telah diselenggarakan assesmen awal pranata litbang PSTBM oleh Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) yang berlangsung selama 2 hari, 17-18 Mei 2018.  Dalam sambutannya pada acara pembukaan assesmen, Kepala PSTBM, Prof. Dr. Ridwan menyatakan bahwa akreditasi KNAPPP merupakan salah satu target PSTBM tahun 2018 setelah tahun sebelumnya dinyatakan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI). PSTBM sangat berterima kasih atas kadatangan para assesor KNAPPP yang akan memberikan masukan positif terhadap pelaksanaan sistem manajemen litbang PSTBM. Bapak Budi Priyono sebagai assesor kepala dari KNAPPP mengatakan bahwa apabila terdapat ketidaksesuaian maka tindakan perbaikan yang dilakukan haruslah yang bersifat peningkatan tidak sekedar memperbaiki kesalahan yang lalu.