pnbp alur
bimbingan1
pkl1
pnbp1

Laporan Kinerja (Lakin) Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) tahun 2018 disusun sebagai salah satu bentuk pertanggung jawaban yang sekaligus menunjukkan tingkat keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan kegiatan dalam pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi organisasi.

Lakin Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju ini merupakan laporan tahun keempat pelaksanaan Renstra Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju tahun 2015-2019. Lakin memuat hasil analisis pencapaian target dalam Perjanjian Kinerja Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju di Tahun 2018, sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju . Laporan Kinerja ini ditujukan sebagai bahan untuk mengevaluasi kinerja Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju selama satu tahun agar dapat meningkatkan kinerja di tahun berikutnya, baik dari aspek perencanaan, pengorganisasian, manajemen keuangan maupun koordinasi pelaksanaan kegiatan. Lakin ini diharapkan dapat dimanfaatkan juga oleh pihak-pihak terkait sebagai informasi mengenai hasil kinerja Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju .

(Serpong, 11/02/2019) PUI Pusat Unggulan Iptek “Sains dan Teknologi Baterai dan Magnet” Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju - PSTBM menerima kunjungan dari PUI Pusat Unggulan Iptek “Keramik” Balai Besar Keramik - BBK Kementerian Perindustrian - Kemenperin Republik Indonesia pada hari Senin 11 Februari 2019. Tujuan pertemuan ini adalah untuk penjajakan kerjasama dalam pengembangan baterai  lithium ion berbasis eletrolit padat (baterai padat - solid battery). Dalam pembukaannya, Dr. Abu Khalid Rivai, M.Eng. selaku Kepala Bidang Sains Bahan Maju sekaligus Plh Kepala PSTBM menyambut baik tujuan kerjasama tersebut dengan harapan dari pertemuan ini akan ada rencana kerja nyata detil dimulai tahun 2019 ini sebagai implementasi penjajakan kerjasama ini. Lebih lanjut lagi dipaparkan secara umum kegiatan litbang dan fasilitas keseluruhan di PSTBM termasuk  fasilitas teknologi berkas neutron yang sangat berkaitan erat dengan penelitian baterai lithium ion di PSTBM.

(Jakarta, 04/11/2018), Bertempat di Pulau Dewata, tepatnya di Kuta, Indonesia dipercaya sebaga tuan rumah penyelenggaraan 19th International Conference in Asia-International Union of Materials Research Societies (ICA-IUMRS), Rabu (30/10). Konferensi yang dihadiri 200 peserta dari 20 negara ini bertujuan unntuk membahas berbagai hal yang terkait dengan pekembangan penguasaan tekologi material maju di dunia.

Peneliti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sekaligus sebagai President MRS-Indonesia, Prof. Evvy Kartini mengatakan, material maju saat ini sangat dibutuhkan oleh industri. Di Indonesia penguasaan teknologi ini masih pada tahap pengembangan ilmu material maju, kebanyakan masih pada tahapan penelitian.

Serpong 31 Oktober 2018 Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) mengadakan Focus Group Discussion: Budaya Keselamatan,Penyegaran Proteksi dan Keselamatan Radiasi, Nuclear Knowledge Management  dan Sosialisasi Website e-maju. Budaya keselamatan adalah budaya yang terbentuk baik secara individu maupun sistem yang mengutamakan pertimbangan keselamatan dalam setiap tugas dan kegiatan yang dilakukan. Tujuan FGD budaya keselamatan adalah agar setiap individu memiliki pengetahuan dan memahami pola implementasi keselamatan dalam skala individu dan manajemen.  FGD budaya keselamatan perlu dilakukan agar setiap individu di PSTBM ikut berkomitmen mewujudkan keselamatan dalam setiap kegiatan di PSTBM. Penerapan budaya keselamatan selaras dengan amanah reformasi birokrasi dengan sasaran mengubah pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture-set). Perubahan perilaku ini akan memberi dampak pada meningkatnya produktivitas kerja organisasi secara keseluruhan. Kegiatan Penilaian Diri merupakan bagian dari pengukuran tingkat budaya keselamatan yang sudah berjalan dan diterapkan di PSTBM. Penilaian diri Budaya Keselamatan merupakan Upaya yang dilakukan oleh Manajemen Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) dalam rangka pemenuhan Peraturan Kepala BATAN No. 200/KA/X/2012, tentang Pedoman Pelaksanaan Penerapan Budaya Keselamatan. Penilaian diri budaya keselamatan dilakukan oleh seluruh pegawai PSTBM, untuk memperoleh informasi tentang penerapan budaya keselamatan pada tataran individu sampai tingkat manajemen yang merupakan cerminan dari tingkat budaya keselamatan di PSTBM.

Serpong, 18 Oktober 2018 Pusat Sain dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM) mengadakan Workshop Good Laboratory Practice dan Pengenalan Sistem Aplikasi Pengelolaan Bahan Kimia untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pegawai PSTBM tentang keselamatan kimia dalam bekerja di laboratorium. Selain itu PSTBM juga memperkenalkan apliaksi sistem pengelolaan bahan kimia agar lebih efektif dan efisien karena PSTBM adalah salah satu pusat di BATAN dimana tugas pokoknya adalah menyelenggarakan penelitian, dimana dalam penelitian tersebut tidak luput menggunakan bahan kimia oleh pegawai/peneliti. Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja telah mengeluarkan KeputusanMenteri Tenaga Kerja tentang pengendalian bahan kimia berbahaya di tempat kerja wajib mengendalikan bahan kimia berbahaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.