pnbp alur
bimbingan1
pkl1
pnbp1

(Bogor, 10/10/2019) Seiring dengan dikeluarkannya peraturan pemerintah terkait kendaraan listrik (PP55/2019) masalah baterai mencuat menjadi issu utama. Baterai lithium-ion dengan berbagai kelebihannya dipandang memiliki peran penting dalam pengembangan kendaraan listrik.  Maka sangat penting untuk mengetahui prinsip dasar baterai lithium-ion dan status penelitiannya di Indonesia saat ini.  PSTBM-BATAN bersama tim konsorsium yang terbentuk di bawah pendanaan kementrian riset dan teknologi telah berhasil mengembangkan baterai lithium ion untuk aplikasi lampu penerangan jalan umum (PJU).  Dalam rangka menyebarluaskan pengetahuan dan membentuk jaringan yang lebih luas, Sebagai pusat unggulan iptek baterai dan magnet PSTBM-BATAN bersama team konsorsium dan perkumpulan Masyarakat Riset Material Indonesia (MRS-INA) telah menyelengarakan workshop internasional baterai lithium ion (1st International Workshop on lithium Ion battery) di Sentul, Bogor pada tanggal 8 Oktober 2019 sampai  9 Oktober 2019. 

Workshop yang diselenggarakan di tengah acara International conference on Advanced Material Technology (ICAMT) bersama dengan International Conference of Multidisciplinary Research (ICMR) tersebut diikuti oleh 46 orang peserta yang berasal dari 21 institusi, yang diantaranya dari industri (21 orang), lembaga litbang (12 orang)  dan perguruan tinggi (13 orang).  Kehadiran narasumber nasional maupun internasional telah memberikan daya tarik tersendiri bagi para peserta selama acara 2 hari teersebut. Narasumber nasional diantaranya presiden institut Otomotif Indonesia (Ir I Made Tangkas, MSi), direktur eksekutif lembaga penelitian Mining and Minerals Industry Institute (MMII) (Dr. Ratih Amri), Kepala Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) (Budhi Santoso, M.Sc.), para praktisi baterai seperti Prof Dr Evvy Kartini (BATAN), Dr. Agus Purwanto (UNS), Dr. Choirul Hudaya (UI) serta team teknis dari BATAN dan LIPI. Adapun narasumber internasional diantaranya Dr Alexey Glushenkov (Australia National University) dan Prof. Alan Drew (Queen Mary University of London).  Sesi praktikum yang menjelaskan tentang teknik pembuatan dan pengujian bateraii lithium ion dengan alat peraga dari laboratorium baterai terpadu PSTBM-BATAN, mendapatkan apresiasi dari peserta karena sangat membantu dalam memahami prinsip dasar baterai lithium-ion.  Workshop internasional yang menghadirkan narasumber nasional dan internasional tersebut telah menjadi wadah tukar menukar pengetahuan (knowledge sharing) riset-riset terbaru dan terdepan terkait teknologi baterai lithium-ion. (SY)