pnbp alur
bimbingan1
pkl1
pnbp1

(Serpong, 12 Juli 2019) Bahan baterai lithium saat ini menjadi perhatian banyak negara di dunia, baik negara industri maju seperti Jepang, Cina, Korea, Amerika Serikat serta negara-negara di Eropa dan lainnya maupun di negara berkembang seperti Indonesia. Banyak kolaborasi nasional maupun internasional dilakukan dalam rangka mendukung tercapainya industri mobil listrik (electric vehicle­-EV) nasional yang berstandar internasional. Telah dilakukan kunjungan ke Laboratorium Baterai Lithium Terintegrasi BSBM PSTBM - BATAN oleh tim konsultan Nomura Research Institute (NRI) Jepang cabang Thailand yaitu Hajime Yamamoto dan Thavinee Virankabutra yang didampingi oleh perwakilan Komite Industri Nasional (KINAS) Kementerian Perindustrian RI yaitu Farah. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengetahui perkembangan litbang baterai nasional serta potensi kerjasama. Prof. Dr. rer. nat. Evvy Kartini selaku Peneliti Ahli Utama litbang baterai menjelaskan perkembangan litbang baterai di Indonesia dan peluang-peluang ke depannya. Hajime Yamamoto menjelaskan tentang perlunya standarisasi dari hasil litbang menuju dunia industri yang saat ini menjadi hal utama pemerintah Jepang dalam membangun industri mobil listrik. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa hal ini merupakan peluang dibentuknya kerjasama dengan Jepang yang salah satunya melalui skema kerjasama dengan JICA yang harapannya akan difasilitasi oleh Bappenas.

Selanjutnya Prof. Dr. rer. nat. Evvy Kartini bersama Dr. Sudaryanto, M.Eng. serta didampingi PLI BATAN Dr. Salim Mustofa mendampingi mengunjungi fasilitas laboratorium baterai lithium terintegrasi yang ada di Gedung 71 BSBM BATAN Kawasan Puspiptek. Dalam kesempatan kunjungan ini rombongan tamu juga diterima oleh Kepala BSBM Dr. Abu Khalid Rivai, M.Eng. Kepala BSBM menjelaskan tentang keterlibatan litbang BSBM PSTBM – BATAN dalam Program Riset Nasional (PRN) 2020-2024 khususnya terkait Teknologi Baterai Lithium baik di Fokus Bidang Energi maupun Fokus Bidang Transportasi untuk kendaraan litrik. Lebih lanjut, Kepala BSBM menyampaikan harapannya agar kunjungan ini bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasaman dan kerja nyata litbang bilateral. (SM)