Serpong, 22 November 2017, Kualitas data merupakan hal utama yang sangat penting dalam kegiatan litbang. Data yang dihasilkan tersebut tentunya bergantung pada kinerja alat dan fasilitas yang ada. Terkait hal tersebut telah diselenggarakan Workshop dengan tema  ”Kinerja Alat Litbang dan Kualitas Data Laboratorium Material Maju – Bidang Sains Bahan Maju BSBMdi Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju PSTBM pada tanggal 22 November 2017 yang diikuti oleh pegawai PSTBM. Di awal kegiatan, penanggungjawab kegiatan yaitu Kepala BSBM sekaligus Manajer Teknis Laboratorium Sains Bahan Maju Dr. Abu Khalid Rivai, M.Eng. menekankan bahwa kegiatan workshop yang baru pertama kali diadakan di BSBM PSTBM ini diselenggarakan dalam rangka mengevaluasi kegiatan laboratorium khususnya alat dan fasilitas serta merumuskan agenda ke depannya dalam rangka mencapai hasil-hasil litbang yang berkualitas dan unggul tingkat nasional, regional dan internasional. Dalam sambutannya sekaligus membuka acara workshop ini Kepala PSTBM Prof. Dr. Ridwan menekankan pentingnya standarisasi dan sertifikasi alat dan laboratorium di PSTBM sebagai target utama ke depan. Lebih lanjut beliau menekankan bahwa alat dan fasilitas yang ada di PSTBM harus dapat sinergis dan dapat memecahkan permasalahan yang ada di BATAN.

Serpong, 14 November 2017, Publikasi di jurnal internasional merupakan salah satu indikator tingkat produktifitas riset dan keilmiahan serta eksistensi sebuah bangsa dalam peradaban dunia. Lebih lanjut lagi, publikasi di jurnal internasional juga menunjukkan kualitas para pelaku riset sebuah lembaga maupun negara di tingkat dunia. Terkait hal tersebut telah diselenggarakan Workshop dan Coaching dengan tema   ”Kiat Sukses Menulis dan Tembus Jurnal Internasional Dengan Impact Factor” di Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju PSTBM pada tanggal 14-15 November 2017 yang diikuti oleh pegawai PSTBM. Di awal kegiatan, Plh. Kepala PSTBM, yang juga Kepala BSBM sekaligus penanggungjawab kegiatan ini Dr. Abu Khalid Rivai, M.Eng. menjelaskan bahwa kegiatan Workshop dan Coaching yang baru pertama kali diadakan di PSTBM ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi jurnal internasional dari hasil-hasil litbang PSTBM. Sejalan dengan itu, diingatkan bahwa berdasarkan data tahun 2010-2016 publikasi Internasional Indonesia di Scopus masih jauh di bawah Malaysia maupun Thailand.  Peningkatan publikasi internasional dari PSTBM tentunya akan berkontribusi mengangkat BATAN maupun Indonesia di tingkat regional dan internasional. Lebih lanjut lagi, arah tersebut tentunya akan memberikan umpan balik yang positif dalam meningkatkan kualitas litbang yang dilakukan di PSTBM. Agar kegiatan Workshop dan Coaching efektif maka kegiatan ini diselenggarakan khusus peserta PSTBM yang membawa draft makalah jurnal internasional.

Serpong, 24 Oktober 2017, Biomaterial merupakan salah satu material maju yang sangat pesat dikembangkan di dunia. Litbang dan industri biomaterial di Indonesia sangat perlu dimulai dan  ditingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya baik dari sisi riset ilmiah maupun produknya. Terkait hal tersebut telah diselenggarakan FGD (Focused Group Discussion) dengan tema ”Peningkatan Kualitas Riset dan Publikasi di Jurnal Internasional” bersama Prof. Dr. rer. nat. Anwar Kasim yang merupakan Wakil Dekan I Fakultas Teknologi Pertanian sekaligus Kepala Laboratorium Rekayasa Proses Hasil Pertanian Universitas  Andalas pada tanggal 24 Oktober 2017 yang ini diinisiasi serta sekaligus sebagai tuan rumah oleh Kelompok Bionanomaterial Bidang Sains Bahan Maju (BSBM) - Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM).

Serpong, 22 November 2017, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sebagai salah satu anggota Forum for Nuclear Cooperation in Asia(FNCA), tahun ini diberi kepercayaan menjadi tuan rumah untuk menyelenggarakan FY 2017 FNCA Joint workshop  on Research Reactor Utilization (RRU) project and Neutron Activation Analysis (NAA) project,  yang diagendakan selama tiga hari dari tangal 21 November 2017 sampai dengan 23 November 2017.   Acara diawali dengan Open Seminar yang diselengarakan  pada Seminar Nasional Pendayagunaan Teknologi Nuklir (SENPATEN) 2017  di Gedung 720 Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi, Puspiptek Serpong.

Acara dilanjutkan dengan workshop RRU dan AAN yang diselenggarakan di Ruang Meeting Hotel Grand Zuri.  Workshop diikuti oleh sebelas anggota FNCA Australia, Bangladesh, China, Indonesia Jepang, Kazakstan, Malaysia, Mongolia, Phillipine, Thailand,  Vietnam, sedangkan Korea tidak bisa hadir pada workshop tahun ini.  Pada pembukaan workshop Dr. Hendig Winarno selaku  FNCA Koordinator Indonesia menyampaikan harapan kedepan  adanya peningkatan kerjasama  dalam pemanfaatan reaktor di bidang produksi radioisotop, penelitian dan analisis aktivasi neutron.

Workshop ini melibatkan dua grup proyek  FNCA, yaitu RRU dan AAN. Setiap group membahas hasil-hasil kegiatan FNCA yang telah dicapai selama 12 bulan tearkhir, mendiskusikan capaian dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi dan mencoba memberikan solusi terhadap kesulitan tersebut. Pada prinsipnya sharing pengetahuan diantara peserta berjalan dengan baik.  Dua topik yang dibahas di RRU adalah mengenai produksi radioisotop dan new Research Reactor.  Sementara untuk group AAN melaporkan dan membahas tentang REE intercomparation dan Air Particulate Matter.

Serpong, 26 Oktober 2017,Temu Pelanggan Pelayanan PNBP (Pendapatan Negara Bukan pajak) Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju berupa Jasa layanan karakterisasi yang sangat dibutuhkan oleh perguruan tinggi, para peneliti dalam lingkungan lembaga litbang pemerintah dan swasta, serta pihak Industri. misalnya analisis fasa dengan XRD, struktur dan komposisi mikro bahan dengan SEM/EDS, kekerasan bahan, sifat magnetik dengan VSM, ketahananan korosi, analisis unsur kelumit dengan metoda AAN. Temu Pelanggan ini bertujuan untuk mensosialisasikan jenis jenis peralatan di PSTBM yang dikomersialisasikan melalui program PNBP dan juga tata cara pemanfaatan peralatan tersebut di atas oleh konsumen, menjalin kerjasama antara instansi pemberi jasa dan konsumen/pengguna dan menjadi wadah masukkan dari konsumen kepada instansi pemberi jasa.