Serpong, 11 Desember 2017, Pusat Sains Teknologi Bahan Maju (PSTBM) pada tanggal 11 – 15 Desember 2017 telah melakukan kegiatan Audit Internal tahun 2017. Audit Internal dilakukan secara rutin untuk menilai kesesuaian penerapan sistem manajemen terintegrasi di seluruh lini kegiatan PSTBM, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala PSTBM dengan pesan bahwa audit tahun ini akan menjadi tolok ukur kesiapan PSTBM dalam pengajuan akreditasi KNAPPP dan KAN, sehingga temuan ketidak sesuaian yang di dapat agar ditindak lanjuti oleh para manager teknis dengan sungguh sungguh. dengan susunan auditor sebagai berikut  :

Serpong, 27 Desember 2017, Dalam rangka pemeliharaan kesinambungan, kesesuaian dan efektivitas pengelolaan sistem manajemen di Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM), telah dilaksanakan kegiatan Kaji Ulang Manajemen yang di hadiri oleh seluruh Eselon II, III, IV, para penanggung jawab kegiatan, Ketua KPTF dan Ketua Tim Jurnal Sains Materi (JUSAMI) PSTBM. Prof. Dr. Ridwan selaku Kepala PSTBM membuka secara resmi kegiatan ini. Beliau juga menekankan pentingnya acara Kaji Ulang Manajemen ini yang merupakan tolok ukur dari pelaksanaan Sistem Manajemen tahun 2017, Para Manager Teknis diminta untuk serius memperhatikan temuan temuan ketidak sesuaian dan tindak lanjutnya, mengingat tahun 2018 PSTBM akan mengakreditasi dan sertifikasi KNAPPP dan KAN untuk mendukung PUI yang telah diterima PSTBM. Pimpinan Puncak PSTBM berkomitmen terlaksananya penerapan sistem manajemen yang lebih baik.

Bogor, 28 Desember 2017, Sebagai salah satu bentuk komitmen peningkatan kualitas litbang, telah dilakukan Focussed Group Discussion (FGD) sebagai monitoring dan evaluasi kegiatan insinas baterai lithium, untuk memperkuat manajemen internal litbang baterai lithium di PSTBM. FGD yang dilaksanakan satu hari penuh di Bogor tersebut dihadiri oleh perwakilan peneliti baterai lithium, jajaran manajemen di PSTBM, Kepala Biro Perencanaan beserta staf dan Kepala Biro Umum, BATAN. Acara FGD dibuka oleh kepala PSTBM, Prof. Dr Ridwan, yang mengawali dengan arahan tentang pentingnya sistem mutu, dan keselamatan kerja. Diharapkan kegiatan litbang baterai lithium dapat mencerminkan litbang PSTBM dan menjadi kebanggaan BATAN. Selanjutnya evaluasi kegiatan meliputi kegiatan administrasi yang dilaporkan oleh kepala BTU-PSTBM, dan laporan kegiatan teknis yang dilaporkan oleh Prof. Dr. Evvy Kartini selaku peneliti utama insinas. Meskipun ada catatan administrasi yang perlu disempurnakan, secara umum kegiatan insinas baterai lithium di PSTBM telah dilaksanakan dengan sangat baik dilihat dari capaian yang sesuai bahkan melebihi target. Dr. Sudaryanto selaku penanggungjawab kegiatan DIPA litbang baterai lithium juga memaparkan roadmap litbang lithium di PSTBM serta sinergi antara kegiatan yang didanai dari DIPA Batan dan kegiatan insinas konsorsium yang didanai dari program insentif kemenristekdikti.

Untuk mengetahui kelayakan sarana penanggulangan kebakaran yang ada, maka perlu diadakan inspeksi dan pemeliharaan secara berkala. Adapun fungsi dari inspeksi peralatan kebakaran (khusunya Hydrant) meliputi : mengecek sistem deteksi alarm kebakaran dan sistem komunikasi suara darurat, mengecek sistem kondisi hydrant yang terpasang, mengecek sistem sprinkler otomatik,  mengecek selang hydrant agar tidak ruwet ketika akan digunakan dan untuk mengetahui kondisi selang hydrant apakah masih berfungsi dengan baik atau sudah mengalami kebocoran dll. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan fungsi optimum dari peralatan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No : 26 Tahun 2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.

Budaya keselamatan di BATAN merupakan cerminan tata nilai yang terdapat dalam semua tingkatan dalam organisasi dan didasarkan pada keyakinan bahwa keselamatan adalah penting dan menjadi tanggung jawab setiap individu. Nilai-nilai tersebut menjadi panduan individu dalam melakukan kegiatan untuk menghadapi permasalahan keselamatan dan merupakan usaha terintegrasi dalam organisasi.Untuk menjaga budaya keselamatan dilingkungan kerja PSTBM sesuai dengan PERKA BATAN No 200/KA/X/2012 tentang Budaya Keselamatan di BATAN, maka pimpinan PSTBM melakukan penilaian diri (self assement) bagi seluruh pegawai PSTBM dari level yang paling atas sampai dengan level paling bawah.