Untitled Document
.::: Profil Biro Perencanaan

Biro Perencanaan sesuai peraturan Kepala BATAN NO. 392/ KA/XI/ 2005 tanggal 24 Nopember 2005, merupakan unit kerja dibawah  Sekretariat Utama  yang mempunyai tugas  melaksanakan perencanaan, penyusunan anggaran, dan evaluasi pelaksanaan program penelitian, pengembangan dan perekayasaan, diseminasi serta manajemen kelembagaan. 

Biro Perencanaan dipimpin oleh seorang pejabat eselon II yang membawahi 3 (tiga) bagian setingkat eselon III yaitu Bagian Perencanaan Program, Bagian Penyusunan Anggaran, dan Bagian Evaluasi Program.  Biro Perencanaan sesuai dengan fungsinya melakukan perencanaan terhadap program-program BATAN, menganggarkan, dan mengevaluasi, maka Biro Perencanaan selalu memperhatikan berbagai perubahan yang ditimbulkan oleh kondisi internal maupun eksternal.

Kondisi internal merupakan kondisi di dalam lingkungan Biro Perencanaan yang memberi kontribusi secara langsung pada pencapaian tujuan dan sasaran antara lain terdiri dari tupoksinang, SDM, sarana, prasarana, dan jejaring kerja. Kondisi eksternal meliputi berbagai pihak yang berkaitan dengan perencanaan program, penganggaran serta evaluasi dan pelaporan program. Perubahan yang mempengaruhi lingkungan stratejik berupa peraturan dan perundang-undangan dalam bidang perencanaan, penganggaran dan sistem serta sikap dan perilaku masyarakat terhadap tuntutan "Good Governance" yang menginginkan adanya sikap keterbukaan, akuntabilitas dan keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan nasional.

 

.::: Visi dan Misi

VISI  :
“Terwujudnya Sistem Perencanaan Program dan Anggaran Berbasis Kinerja untuk Meningkatkan Keberhasilan Program BATAN.”
MISI   :
1. Melakukan pengembangan sistem perencanaan program dan anggaran BATAN.
2. Melakukan penyusunan anggaran BATAN berbasis kinerja. 
3. Melakukan pengembangan sistem monitoring, evaluasi dan pelaporan BATAN.

 

.::: Tugas Pokok dan Fungsi

Sesuai dengan Peraturan Kepala BATAN Nomor 392/KA/XI/2005, maka Tugas Pokok dan Fungsi dari Biro Perencanaan adalah sebagai berikut :

Tugas Pokok Biro Perencanaan

Biro Perencanaan mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan Perencanaan Program
  2. Penyusunan Anggaran
  3. Evaluasi Pelaksanaan Program Penelitian, Pengembangan dan Perekayasaan, Diseminasi serta Manajemen Kelembagaan.

Fungsi Biro Perencanaan

Biro Perencanaan dalam melaksanakan Tugasnya menyelenggarakan Fungsi :

  1. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional di bidang penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan tenaga nuklir.
  2. Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BATAN.
  3. Pelancaran dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan tenaga nuklir.
  4. Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, perlengkapan dan rumah tangga serta pendidikan dan pelatihan.

Biro Perencanaan memiliki 3 Bagian yang masing - masing memiliki tugas antara lain :

  1. Bagian Perencanaan Program, mempunyai tugas melaksanakan perencanaan program pemelitian, pengembangan dan perekayasaan, diseminasi, dan manajemen kelembagaan serta urusan tata usaha biro.
  2. Bagian Penyusunan Anggaran, mempunyai tugas melaksanakan penyusunan anggaran program penelitian, pengembangan dan perekayasaan, diseminasi serta manajemen kelembagaan
  3. Bagian Evaluasi Program, mempunyai tugas melaksanakan evaluasi pelaporan pelaksanaan program penelitian, pengembangan dan perekayasaan, diseminasi, manajemen kelembagaan serta urusan dokumentasi

 

.::: Kepala Biro Perencanaan

Ir. Falconi Margono, MM.Pada tanggal 16 Mei 2007 secara resmi bapak Ir. Falconi Margono, MM. dilantik oleh Kepala BATAN, Bpk. Dr. Hudi Hastowo untuk menduduki jabatan Kepala Biro Perencanaan - Badan Tenaga Nuklir Nasional menggantikan ibu Dra. Ratri W. Pratiwi. Sebelum menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan, beliau menduduki posisi Kepala Bagian Perencanaan Program pada Biro Perencanaan BATAN sejak tahun 2002.Pesan beliau yang pertama disampaikan pada saat rapat perdana di Biro Perencanaan mengungkapkan beberapa isu yang berkaitan dengan pelaksanaan kerja di lingkungan Biro Perencanaan seperti isu - isu pengorganisiran kegiatan, pelaksanaan kegiatan serta SDM pelaksana, dan beliau juga menyampaikan beberapa rencana kerja yang akan diusung selama masa kepemimpinan beliau kedepan.Beliau memiliki pendapat mengenai isu - isu yang harus diperhatikan dalam mengorganisir kegiatan yang berlangsung di Biro Perencanaan berkenaan dengan pelaksanaan kinerja BATAN, antara lain :
1. Perlunya memperhatikan arah kegiatan dari BATAN itu sendiri seperti berorientasi pada "BATAN in Corporated" (BATAN sebagai Kesatuan Kerja).
2. Harus memiliki pandangan terhadap kegiatan sebagai "Big View NOT Small Many" dan dengan demikian seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan akan lebih terstruktur dalam pencapaian hasil akhir yang diinginkan.
3. Mekanisme kegiatan akan lebih optimal jika dilaksanakan Lintas Bidang, Lintas Pusat / Biro, Lintas Lembaga dan Lintas Negara.
4. Pelaksanaan kegiatan akan jauh lebih efisien jika dilaksanakan secara berkelompok.
5. Kegiatan yang dilaksanakan harus sesuai dengan Tugas, Fungsi dan Kewenangan dari unit kerja masing-masing.

Selain itu beliau juga berpendapat bahwa di dalam pelaksanaan suatu kegiatan sebaiknya memperhatikan isu-isu pelaksanaan kegiatan yang antara lain :
  • Dalam melaksanakan kegitan harus selalu memiliki nilai innovasi dan improvement.
  • Menjadikan bidang / sub bidang sebagai tempat "Learning Organization".
  • Pelaksanaan setiap kegiatan hendaknya dijadikan ajang pengasahan kompetensi tiap personel (Knowledge Base Economic).
  • Pengambilan keputusan sesuai dengan Kewenangan untuk menghindari tumpang tindih kebijakan.
  • Tanggungjawab sesuai dengan struktural dan rincian tugas yang dimiliki.

Dalam pelaksanaan kegiatan akan selalu berkembang isu - isu yang berasal dari SDM sebagai pelaku kegiatan - kegiatan tersebut. Untuk itu diperlukan beberapa sarana penunjang untuk meningkatkan kinerja dari SDM itu sendiri melalui beberapa cara, antara lain dengan menciptakan Worker who has Knowledge and Function in work, melakukan pembinaan terhadap staf (khususnya para karyawan baru), merencanakan career path bagi setiap staf dalam rangka peningkatan karir, mendorong tumbuhnya staf fungsional (khususnya dilingkungan Biro Perencanaan dengan adanya Fungsional Perencana), mengasah kultur Biro Perencanaan (Planning Culture) menjadi modal organisasi, melaksanakan komitmen manajemen untuk menciptakan kinerja yang lebih optimal, serta mengaitkan disiplin kerja karyawan dengan output yang dihasilkannya. Diharapkan dengan diterapkannya beberapa isu - isu tersebut akan dapat meningkatkan kinerja dan efektifitas para karyawan dalam bekerja dan menumbuhkan tanggung jawab kerja bagi tiap personel.Beliau telah menyiapkan program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan selama masa jabatan beliau selaku Kepala Biro Perencanaan, antara lain
1. Menggalakkan program "Legal Operating System" pemerintah dengan melakukan pe-migrasian Sistem Operasi yang selama ini digunakan di Biro Perencanaan ke Sistem Operasi yang berbasis Open Source, serta mengadakan Lisensi resmi untuk beberapa komputer yang membutuhkan Sistem Operasi Windows.
2. Merencanakan Program Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bagi Karyawan Biro Perencanaan untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan dari personel.
3. Perluasan penggunaan Sistem Informasi Perencanaan (SIP) yang telah dihasilkan untuk tujuan pelaksanaan sistem On-Line bagi kegiatan Perencanaan, Penganggaran serta Pelaporan bagi semua unit kerja BATAN.
4. Pengkreasian Program dan Kegiatan oleh Biro Perencanaan meliputi peninjauan kembali Program Sasaran Utama / Landmark BATAN serta melakukan persiapan Usulan RPJM (Rencana Pemerintah Jangka Menengah) dengan merinci Renstra (Rencana Strategis) BATAN lebih mendalam.
5. Mengikut-sertakan Pakar dan FDG (Forum Discussion Group) dalam pembahasan permasalahan yang menyangkut .....
6. Perencanaan yang di dukung SDM untuk menciptakan optimalisasi pencapaian hasil dan efektifitas kinerja.
7. Penginventarisasian masalah di Pusat dan merangkum masalah - masalah tersebut menjadi Program Kerja.
8. Kebijakan Satu Pintu Kegiatan Pelayanan untuk menghindari kerumitan Birokrasi.
9. Pelaksanaan audit / evaluasi pengetahuan dan SDM.

admin : bp@batan.go.id
Copyright © Biro Perencanaan