+++ Selamat Datang di Biro Kerja Sama, Hukum dan Hubungan Masyarakat +++
Sosialisasi Program “Quick Wins” Polri
Ditulis oleh bkhh   
Kamis, 15 Juli 2010 03:38

Jakarta, 15 Juli 2010. Kepolisian Republik Indonesia menyelenggarakan pertemuan Bakohumas dalam rangka menyebarluaskan informasi produk kebijakan Divisi Humas Polri bertema “Sosialisasi Program Quick Wins Polri Pada Renstra Tahap II Tahun 2010-2014”, Rabu, 14 Juli 2010, di Wisma Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta.

Quick Wins merupakan Program Akselerasi dan Transformasi Polri dalam rangka membenahi Polri sesuai dengan tugas pokok, peran, dan fungsinya. Polri menetapkan Grand Strategi Polri 2005-2025 yang terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu 2005-2010 trust building, 2010-2015 partnership building, dan 2015-2015 strieve for excellence. “Sejalan dengan sudah habisnya waktu pelaksanaan tahap pertama menuju tahap kedua, kami berupaya untuk mempercepat pencapaiannya melalui Program Akselerasi dan Transformasi Polri mulai dari keberlanjutan program, peningkatan kualitas kerja dan komitmen terhadap organisasi dalam upaya membangun Polri yang mandiri, professional, dan dipercaya masyarakat dengan program Quick Win” kata Drs. Edward Aritonang, MM, Kadiv Humas Polri dalam pidato sambutan menggantikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dr Bambang Hendarso Danuri, MM.

Sosialisasi yang dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta Bakohumas dari berbagai instansi pemerintah, para pejabat Polri dan wartawan media massa ini menekankan Quick Win yang ingin dicapai Polri dalam empat program, yaitu Quick Respon Samapta Polri atau ketanggap segeraan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, transparansi pelayanan SIM, STNK dan BPKB, transparansi penyidikan dan transparansi recruitment anggota Polri. Empat program tersebut kemudian dikembangkan menjadi 21 program yang salah satunya menekankan pada Strategi Perpolisian Masyarakat di Desa. ”Program ini disamping sebagai filosofi perpolisian yang ingin mewujudkan adanya kesetaraan antara Polri dan masyarakat, serta kebersamaan dalam pemecahan masalah keamanan sebagai salah satu ciri pilihan perpolisian yang berbasiskan kepada masyarakat” jelas Drs. Edward.

Quick Win juga menekankan pada program fungsi lalu lintas pada tahun 2010, yaitu transparansi pelayanan SSB, mewujudkan akses transparansi online, mewujudkan iptek kepolisian online, perangkat informasi teknologi kepolisian (perintek), mewujudkan hukum kepolisian online, implementasi strategis polmas terhadap masyarakat/ komunitas, ketanggapsegeraan (quick response), dan penanganan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. “Perpanjangan SIM dapat dilakukan dalam 15 menit, dan perpanjangan STNK dalam 15 menit dan tanpa calo” imbuh  Kombes Firman Santyabudi yang menggantikan Dirlantas Babinkam Polri, Drs. Susilo, SH, M.Si. Pelayanan SIM antara lain dilakukan dengan menyediakan SIM keliling dengan sisitem online.

Program Quick Wins sejalan dengan visi Indonesia 2014 yaitu terwujudnya Indonesia yang sejahtera, demokrasi, dan berkeadilan. “Maka, visi Polri pada tahap kedua ini adalah terwujudnya pelayanan kamtibmas prima, tegaknya hukum dan keamanan dalam negeri yang mantap serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif” jelas Drs. Edward (tnt).

 
Gallery
Favorit
Biro Kerjasama, Hukum dan Hubungan Masyarakat
Jl. Kuningan Barat , Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Copyright © BKHH 2009