+++ Selamat Datang di Biro Kerja Sama, Hukum dan Hubungan Masyarakat +++
Artikel
RADIASI ALAM

sudi ariyanto

Oleh: Sudi Ariyanto

Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua menyatakan bahwa radiasi adalah pemancaran dan perambatan gelombang yang membawa tenaga melalui ruang atau antara, misal pemancaran dan perambatan gelombang elektromagnetik, gelombang bunyi; gelombang lenting; penyinaran. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa radiasi bukan hanya radiasi nuklir, tetapi juga radiasi lain seperti gelombang radio, gelombang televisi, pancaran sinar matahari, dll.

Banyak orang beranggapan bahwa radiasi hanya terkait dengan reaktor nuklir atau bom nuklir.

Selengkapnya...
 
Masa Depan Nuklir Dunia
Ferhat Aziz
Kepala Biro Kerja Sama, Hukum dan Hubungan Masyarakat,
Badan Tenaga Nuklir Nasional

Lebih dari setengah abad Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengordinasikan kerja sama dalam pengembangan dan pemanfaatan energi nuklir untuk kesejahteraan umat manusia dan tujuan damai. Selama itu pula dunia telah merasakan manfaatnya di berbagai bidang, seperti kesehatan, energi, pangan, dan industri. Ke depan peran nuklir ini diyakini akan menjadi semakin penting dalam mengatasi tantangan pemenuhan kebutuhan pokok manusia yang bertambah banyak, sementara kebijakan anggaran ketat yang diterapkan terhadap IAEA akhir-akhir ini telah berakibat berkurangnya sumberdaya yang diperlukan. Lalu bagaimana masa depan nuklir dunia?
Selengkapnya...
 
Masa Depan Energi Nuklir
Jumat, 24 April 2009 04:32

Ian Facer, Sekretaris Ilmiah pada ‘Konferensi Internasional tentang Lima Puluh Tahun PLTN--Lima Puluh Tahun Berikutnya’ yang diselenggarakan pada 27 Juni-2 Juli 2004 di Moskow (dan Obninsk), Rusia.

Dua puluh dua dari 31 PLTN baru yang siap disambungkan ke jala-jala listrik Dunia telah dibangun di Asia, yang digerakkan oleh pertumbuhan ekonomi, kelangkaan sumber daya alam dan peningkatan pertumbuhan penduduk. Dari 27 PLTN-PLTN baru yang saat ini sedang dibangun, 18 berada di Asia, sementara perkembangan mengalami pelambatan di negara-negara Eropa Barat dan Amerika Utara dengan program energi nuklir yang pasif, menurut Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Selengkapnya...
 
Nuklir, Energi Masa Depan
Jumat, 24 April 2009 04:26

Tiga perempat penduduk dunia hidup di negara berkembang. Sejumlah besar masih hidup dengan standar yang sangat rendah. Mereka hanya memiliki cukup makanan untuk bisa bertahan, sedikit perabot dan sangat rentan terhadap bencana alam kekeringan dan penyakit. Produksi pangan sering masih bergantung pada kekuatan otot manusia atau pada tenaga hewan. Mereka mengkonsumsi energi sangat sedikit, hanya sekitar seperempat energi global dan seperlima listrik yang diproduksi dunia. Sebagian besar mereka menggunakan kayu api sebagai sumber energinya yang sangat vital.

Selengkapnya...
 


Gallery
Favorit
Biro Kerjasama, Hukum dan Hubungan Masyarakat
Jl. Kuningan Barat , Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Copyright © BKHH 2009